Jelajahnegeriku.id,Medan-KK Migas melakukan kunjungan kehormatan ke Gubernur Sumatera Utara bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Sumatera Utara pada Senin, 11 Mei 2026, di Kantor Gubernur Sumatera Utara. Kunjungan ini disambut hangat oleh Wakil Gubernur Sumut, H. Surya, B.Sc., beserta beberapa kepala dinas terkait.
KKKS yang hadir dalam kunjungan ini antara lain EMP Gebang Limited (Japex-EMP), EMP Tonga, Pertamina EP Field Pangkalan Susu dan Field Rantau, serta APGWI. Hadir pula perwakilan dari SKK Migas Sumbagut, termasuk C.W. Wicaksono, Kepala SKK Migas Perwakilan Sumbagut, dan Julius Sebastian, Kepala Departemen Operasi SKK Migas Perwakilan Sumbagut.
Dari pihak KKKS, hadir Fuminori Kaneko, GM EMP Gebang Limited, serta Resha Ramadian, Deputy GM EMP Gebang Limited. EMP Tonga diwakili oleh Nita Apriyani selaku GM, APGWI diwakili oleh Mohammad Yasin Abdulfatah, GM, dan Pertamina EP Field Pangkalan Susu serta Rantau diwakili Edwin Susanto, Field Manager PEP Pangkalan Susu.
Melalui kunjungan ini, SKK Migas dan KKKS berharap dapat mempererat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, sehingga tercipta iklim investasi yang kondusif serta mendukung keberlanjutan operasi industri hulu migas di daerah. Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara industri hulu migas dan pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan energi nasional serta pembangunan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, dilakukan pembahasan terkait update operasional KKKS di Sumut. Salah satunya, EMP Gebang Limited (Japex-EMP) tengah mengembangkan Lapangan Secanggang di Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, yang rencananya akan melakukan pengeboran dua sumur mulai Agustus 2026. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus mendukung pasokan energi di wilayah Sumatera Utara.
Kunjungan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan industri hulu migas dalam menciptakan iklim investasi yang stabil, memastikan keberlanjutan operasional lapangan migas, serta memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi dan energi di Sumatera Utara. Sinergi ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pengembangan sektor migas di masa depan.(hj)





