close

NASIONAL

NASIONAL

Soroti Langsung Kondisi Pemasyarakatan, Lapas Kelas I Medan Terima Kunjungan Pengawasan Anggota DPR RI Komisi XIII

Jelajahnegeriku.id,Medan-Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan menerima kunjungan pengawasan dari Anggota DPR RI Komisi XIII, Kombes Pol (Purn) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., Rabu (13/05) di Lapas Kelas I Medan.

Kegiatan kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka Program Pengawasan Mitra DPR RI pada Komisi XIII guna melihat secara langsung kondisi Pemasyarakatan serta memperkuat pengawasan, koordinasi, dan sinergi terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan di wilayah Sumatera Utara.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau berbagai sarana dan program pembinaan yang ada di lingkungan Lapas Kelas I Medan, termasuk pelaksanaan pembinaan kemandirian, pelayanan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan, serta kondisi lingkungan Lapas secara umum.

Kegiatan berlangsung dengan penuh keterbukaan dan komunikasi yang baik antara jajaran Pemasyarakatan dengan rombongan DPR RI sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan di lingkungan Pemasyarakatan.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan Fonika Affandi menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh Anggota DPR RI Komisi XIII terhadap pelaksanaan tugas Pemasyarakatan di Lapas Kelas I Medan.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan dukungan terhadap berbagai program pembinaan, pelayanan, serta penguatan tugas Pemasyarakatan yang humanis dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, serta pelaksanaan tugas Pemasyarakatan secara profesional, akuntabel, dan humanis.(fi)

Selengkapnya
NASIONALBUDAYA

 Wali Utama Komunitas Tanjak Langkat, Sambut Menteri Kebudayaan di Tanjungpura 

Jelajahnegeriku.id, Langkat- kunjungan kerja dilakukan oleh Fadli Zon selaku Menteri Kebudayaan Republik Indonesia ke Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat pada Sabtu (07/03/2026). Kedatangan menteri tersebut disambut langsung oleh Wali Utama Komunitas Tanjak Langkat, Nawawi atau yang akrab disapa Bang Nawi, bersama sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Kunjungan ini difokuskan untuk meninjau sejumlah situs budaya serta menjalin silaturahmi dengan komunitas masyarakat dan pegiat budaya di kawasan bersejarah tersebut. Pemerintah berharap perhatian terhadap warisan budaya di Langkat dapat terus ditingkatkan melalui dukungan kementerian.

Rombongan Menteri Kebudayaan tiba sekitar pukul 11.00 WIB di kompleks Jam’iyah Mahmudiyah yang berada di Kelurahan Pekan Tanjung Pura. Kedatangan tokoh nasional itu disambut hangat oleh unsur Forkopimda Langkat, tokoh masyarakat, serta kalangan akademisi dari yayasan pendidikan setempat.

Prosesi penyambutan dilakukan secara adat Melayu dengan pemasangan tanjak sebagai simbol kehormatan kepada tamu agung. Tradisi ini mencerminkan penghormatan masyarakat Melayu terhadap tamu yang datang serta menjadi bagian dari kekayaan budaya daerah.

Dalam agenda kegiatan tersebut, Menteri Kebudayaan juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada komunitas masyarakat di Makhtab Jam’iyah Mahmudiyah. Bantuan itu diharapkan dapat mendukung kegiatan pelestarian budaya serta aktivitas pendidikan yang berlangsung di lingkungan lembaga tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Bang Nawi selaku Wali Utama Komunitas Tanjak Langkat turut menyerahkan pin kebesaran Komoditas Tanjak Langkat kepada Menteri Kebudayaan sebagai tanda penghargaan dan persahabatan antara komunitas budaya dengan pemerintah pusat.

Dengan penampilan khas Melayu, Bang Nawi terlihat mengenakan busana adat lengkap dengan tanjak kebesaran Melayu. Ia juga mendampingi Menteri Kebudayaan meninjau beberapa lokasi peninggalan sejarah di kawasan Tanjung Pura.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Kolam Raja yang merupakan salah satu aset sejarah penting di daerah tersebut. Selain itu, rombongan juga melakukan ziarah di area makam Masjid Azizi yang dikenal sebagai salah satu masjid bersejarah di Sumatera Utara.

Turut mendampingi kunjungan tersebut antara lain Asisten II Pembangunan dan Perekonomian Kabupaten Langkat Dr. H. Hermansyah, M.IP., Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Langkat Hj. Nur Elly Heriani Rambe, MM., serta jajaran civitas akademika dari Yayasan Pendidikan dan Institut Jam’iyah Mahmudiyah.

Dalam kesempatan itu, Bang Nawi menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kebudayaan yang dinilai telah banyak mendukung para pegiat seni dan budaya melalui program pelestarian budaya di Sumatera Utara.(hj)

Selengkapnya
NASIONAL

Ratu Morayya Fonaentin Wakili Bangkinang Kota di Ajang Puteri Pelajar Riau 2026 dengan Advokasi Kesehatan Mental Anak

Jelajahnegeriku.id,Bangkinang-Ratu Morayya Fonaentin, siswi SMA Negeri 1 Bangkinang Kota, resmi mengikuti ajang Puteri Pelajar Riau 2026 yang akan digelar pada awal Februari mendatang. Keikutsertaannya dalam ajang bergengsi ini menjadi langkah awal untuk menunjukkan potensi generasi muda Riau di tingkat provinsi hingga nasional.

Sebagai pelajar yang aktif dan berprestasi, Ratu Morayya membawa semangat untuk menjadi representasi positif bagi pelajar di daerahnya. Ia tidak hanya berfokus pada penampilan dan kemampuan berbicara, tetapi juga pada nilai kepedulian sosial yang menjadi bagian penting dalam ajang Puteri Pelajar.
Dalam kompetisi ini, Ratu Morayya mengusung advokasi bertajuk #RatuBerAksi, sebuah gerakan yang mengangkat isu kesehatan mental pada anak. Advokasi ini berangkat dari kepeduliannya terhadap meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental pada anak dan remaja yang sering kali kurang mendapat perhatian serius.
Melalui #RatuBerAksi, Ratu Morayya berupaya mengedukasi masyarakat, khususnya pelajar dan orang tua, tentang pentingnya kesadaran akan kesehatan mental sejak dini. Ia berharap advokasinya dapat menjadi wadah dukungan, edukasi, serta pencegahan terhadap dampak buruk masalah mental health pada anak.
Anak sulung dari pasangan Rahman azmi SE dan Reni Sri Anggraini M.E. juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan dan support agar ia dapat meraih hasil terbaik dalam ajang Puteri Pelajar Riau 2026. Dukungan tersebut menjadi motivasi besar baginya untuk terus berjuang dan memberikan yang terbaik di setiap tahapan seleksi.
Jika berhasil meraih gelar pemenang, Ratu Morayya berharap dapat membawa nama Riau dan Langkat ke tingkat nasional. Ia ingin membuktikan bahwa pelajar daerah mampu bersaing, berprestasi, dan membawa perubahan positif melalui kepedulian terhadap isu-isu sosial yang relevan dengan generasi masa kini.(hj)
Selengkapnya
NASIONAL

“Tersentuh Video Viral, Istri Bupati Langkat Hj. Endang Syah Afandin Janji Sekolahkan Korban Bully Hingga Tamat SLTA

Jelajahnegeriku.id, Langkat-Istri Bupati Langkat, Ny. Hj. Endang Syah Afandin, menunjukkan kepeduliannya yang mendalam terhadap dunia pendidikan dan nasib anak-anak korban perundungan. Jiwa keibuan Endang terpanggil setelah melihat video viral yang memperlihatkan seorang anak menjadi korban bullying di Desa Cempa, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Bersama timnya, ia langsung menyambangi rumah korban tersebut untuk memberikan dukungan moral sekaligus bantuan nyata.

Kedatangan istri orang nomor satu di Kabupaten Langkat itu disambut hangat oleh keluarga korban, Kepala Desa Cempa, Sekcam Hinai, serta sejumlah warga yang turut hadir di kediaman keluarga korban. Suasana haru menyelimuti pertemuan tersebut, terutama saat Hj. Endang menyalami dan menatap penuh kasih kedua anak korban bullying itu.

Dalam kesempatan itu, Hj. Endang yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Langkat menanyakan langsung kronologis kejadian yang sempat menghebohkan dunia maya. Ia mendengarkan dengan seksama penuturan kedua anak tersebut tentang apa yang sebenarnya terjadi hingga video perundungan itu viral. Wajah keibuan Hj. Endang tampak jelas menunjukkan empati mendalam terhadap keduanya.

Setelah mendengar kisah dari korban, Hj. Endang menyampaikan pesan menyejukkan agar kejadian itu dijadikan pelajaran berharga. “Sudah ya, dengan adanya kejadian ini, kita ambil hikmahnya. Jangan ada dendam, jangan juga ada rasa ingin membalas. Jadikan ini pengalaman untuk menjadi anak yang lebih kuat dan bijak,” ujarnya lembut di hadapan keluarga korban.

Lebih lanjut, Hj. Endang berpesan agar anak-anak selalu berkomunikasi dengan orang tua atau keluarga sebelum mengambil keputusan apa pun. “Setiap kali kamu ingin melakukan sesuatu, bicarakan dulu dengan orang tua, nenek, atau paman. Supaya tidak terjadi hal-hal seperti ini lagi di kemudian hari,” tambahnya penuh nasihat.

Mendengar bahwa salah satu korban ternyata putus sekolah karena kedua orang tuanya merantau ke Malaysia, Hj. Endang langsung mengambil sikap tegas. Ia berjanji akan menanggung biaya pendidikan anak tersebut hingga tamat SLTA. “Kamu harus sekolah ya, Nak. Janji sama Ibu, mau sekolah lagi?” ucap Endang sambil menggenggam tangan anak itu dengan penuh kasih.

Momen haru pun terjadi ketika Hj. Endang dan sang anak saling mengaitkan jari kelingking sebagai tanda janji untuk terus bersekolah demi meraih cita-cita. “Ini janji ya, kamu harus sekolah, kejar impianmu. Di usia kamu ini, waktunya belajar dan menuntut ilmu. Jangan menyerah, masa depan kamu masih panjang,” tutur Endang dengan mata berkaca-kaca.

Sebelum berpamitan, Hj. Endang kembali menegaskan harapannya agar kedua korban bullying tersebut tetap semangat menjalani hidup dan tidak kehilangan kepercayaan diri. “Ibu ingin kalian jadi anak-anak yang sukses, yang bisa membanggakan orang tua kalian nanti,” pesannya dengan penuh kasih. Aksi nyata Hj. Endang Syah Adandin ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat setempat, yang menilai langkahnya mencerminkan sosok ibu yang peduli dan berhati mulia.(Hj)

Selengkapnya
DAERAHNASIONAL

Syah Afandin Raih TPAKD Awards 2025, Langkat Dinobatkan Kabupaten Terbaik se-Sumatera

Jelajahnegeriku.id,Jakarta –Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH kembali menorehkan prestasi membanggakan bagi Kabupaten Langkat. Pada ajang TPAKD Awards Tahun 2025, Langkat berhasil meraih Kategori TPAKD Terbaik Tingkat Kabupaten/Kota Wilayah Sumatera, yang diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Ballroom Dana Rote – Balai Kartini Jakarta, Jumat (10/10/2025).

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPAKD 2025, yang turut dihadiri oleh Menteri Pariwisata, Wakil Menteri Dalam Negeri, Kepala OJK, serta para kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Bupati Syah Afandin menyampaikan rasa syukur atas apresiasi nasional yang diberikan kepada Kabupaten Langkat.

“Capaian ini merupakan hasil kerja nyata TPAKD Langkat dalam mempercepat akses keuangan daerah dengan tetap berpihak pada masyarakat. Ini bukti konsistensi Pemerintah Kabupaten Langkat dalam memperluas inklusi dan literasi keuangan masyarakat,” ujar Syah Afandin.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari OJK Sumatera Utara, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, serta seluruh perangkat daerah terkait.

Sejumlah program unggulan disebut menjadi faktor kunci kemenangan Langkat, antara lain Implementasi Program Skema Pengembangan Jagung Rakyat Tangguh (SEJAGAT), ketepatan penyampaian laporan triwulanan dan tahunan, serta realisasi program kerja TPAKD yang mencapai 100 persen.

“Penghargaan ini bukan akhir, tetapi menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat peran sektor keuangan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Langkat turut didampingi oleh Sekda Langkat Amril, S.Sos., M.AP., Kepala BPKD Langkat Drs. M. Iskandarsyah, Kepala Badan Pendapatan Daerah Dra. Muliani S., Kepala Dinas Kominfo Wahyudiharto, S.STP., M.Si., Kabag Perekonomian dan SDA Indri Nugraheni, SE., MM., Akt., serta Kabag Protokol Winanda Akbar, S.STP.

Dengan penghargaan ini, Langkat semakin mengukuhkan diri sebagai daerah yang progresif dalam memperluas akses keuangan inklusif, sekaligus memperkuat posisi kepemimpinan Syah Afandin dalam membangun fondasi ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.

Selengkapnya
DAERAHNASIONAL

Syah Afandin Dorong Legalitas Sumur Minyak Rakyat dan Kolaborasi Daerah untuk Ketahanan Energi Nasional

Jelajahnegeriku.id,Jakarta –Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH kembali menunjukkan komitmen kuat dalam memperjuangkan legalitas dan penataan pengelolaan sumur minyak rakyat di Kabupaten Langkat. Setelah sebelumnya menghadiri rapat koordinasi di Kementerian ESDM pada 29 Juli 2025, kali ini Bupati Afandin kembali hadir dalam Rapat Tim Gabungan Penanganan Sumur Minyak Masyarakat yang digelar oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, pada Kamis, 9 Oktober 2025 di Ruang Sarulla, Gedung Kementerian ESDM, Jakarta Pusat.

Rapat ini dipimpin langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional, dan dihadiri oleh para kepala daerah penghasil minyak rakyat, termasuk Kabupaten Langkat. Pertemuan tersebut membahas tindak lanjut inventarisasi nasional sumur minyak masyarakat, serta penyusunan mekanisme pembinaan, pendampingan, dan pengawasan pengelolaan sumur minyak rakyat di seluruh Indonesia.

Dalam arahannya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral menegaskan bahwa hasil inventarisasi menunjukkan terdapat sekitar 45.000 potensi sumur minyak rakyat di berbagai daerah. Pengelolaan sumur-sumur tersebut, kata Menteri, akan dilakukan dengan pola dari bawah, dimulai dari bupati dan wali kota hingga ke tingkat provinsi.

“Pola kerjanya sudah kita susun bersama SPK Migas. Sekitar 45 ribu potensi sumur yang selama ini dikelola rakyat akan kita serahkan kepada daerah, kepada masyarakat, melalui operasi BUMD, koperasi, dan UMKM,” jelas Menteri.

Ia menegaskan, pelaksanaan program ini akan memperhatikan aspek keselamatan kerja dan lingkungan, dengan pendampingan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Pertamina sebagai KKKS. Pertamina dan KKKS lainnya akan memberikan bimbingan teknis dan memastikan implementasi kegiatan berjalan aman, terstandar, dan ramah lingkungan.

“Seluruh hasil produksi dari sumur rakyat nantinya akan dibeli oleh Pertamina atau KKKS lain dengan harga sekitar 80% dari Indonesian Crude Price (ICP). Tujuannya agar rakyat memiliki kepastian baik siapa yang membeli, maupun berapa harganya,” ujar Menteri menegaskan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Laode Sulaeman, menyampaikan bahwa hasil inventarisasi nasional telah rampung. Hanya sumur-sumur yang telah terdata dan memenuhi ketentuan hukum serta teknis yang dapat beroperasi kembali, dengan masa pembinaan selama empat tahun sebagai tahap penataan awal.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menyambut positif langkah pemerintah pusat dalam menata pengelolaan energi rakyat. Ia menegaskan, kebijakan ini menjadi momentum penting bagi daerah penghasil minyak seperti Langkat untuk memperkuat tata kelola energi berbasis masyarakat yang legal, aman, dan berkelanjutan.

“Langkat memiliki banyak sumur minyak rakyat yang selama ini dikelola secara tradisional. Dengan adanya inventarisasi dan pendampingan dari Kementerian ESDM serta Pertamina, kami berharap kegiatan ini bisa berjalan sesuai regulasi, menjamin keselamatan kerja, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Afandin.

Bupati Afandin juga menegaskan kesiapan Pemkab Langkat dalam melakukan pendataan dan verifikasi sumur eksisting di wilayahnya. Ia berharap, skema kemitraan dengan BUMD dan UMKM lokal bisa segera dijalankan agar masyarakat dapat merasakan manfaat ekonomi secara langsung dari sumber daya energi daerahnya.

“Yang kami harapkan, kebijakan ini tidak memberatkan masyarakat, tetapi memberikan kepastian hukum, perlindungan, dan peluang ekonomi bagi warga lokal. Ini langkah maju untuk energi rakyat yang lebih tertib dan berkeadilan,” tegasnya.

Diketahui, Kabupaten Langkat memiliki sejumlah titik bekas wilayah konsesi yang masih aktif digunakan masyarakat untuk kegiatan pengeboran minyak tradisional. Namun sebagian besar belum memiliki izin resmi dan belum memenuhi standar keselamatan kerja. Karena itu, Pemkab Langkat berkomitmen menjadi bagian dari solusi nasional dengan memastikan seluruh aktivitas pengelolaan minyak rakyat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan sinergi lintas sektor, Bupati Syah Afandin optimistis bahwa penataan dan legalisasi sumur minyak rakyat akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat Langkat.

“Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat dalam menata pengelolaan sumur minyak rakyat secara legal, aman, dan berkelanjutan. Ini bukan hanya tentang energi, tapi juga tentang kesejahteraan masyarakat Langkat,” pungkas Afandin(hj)

Selengkapnya
DAERAHNASIONAL

IJTI Rayakan HUT ke-27, Nyonya Syah Apandin Endang: Jadilah Jurnalis Jujur dan Amanah

Jelajahnegeriku.id,Langkat-Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) hari ini merayakan hari jadinya yang ke-27 tahun. Selama lebih dari dua dekade, IJTI telah menjadi salah satu garda terdepan dalam menyajikan pemberitaan yang akurat, aktual, dan terpercaya bagi masyarakat melalui media elektronik. Sebagai wadah profesional jurnalis televisi, IJTI konsisten menjaga kualitas informasi yang disajikan kepada publik.

Momen perayaan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari Nyonya Syah Apandin H. Endang. Melalui salah satu status di akun chat pribadi timnya, ia menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi IJTI ke-27 tahun. Ucapan tersebut juga dibagikan ke sejumlah grup WhatsApp di Kabupaten Langkat, sehingga menjadi sorotan di kalangan insan pers setempat.

Dalam pesannya, istri orang nomor satu di Kabupaten Langkat ini menyampaikan doa dan harapan bagi para jurnalis televisi Indonesia. “Jadilah jurnalis yang jujur dan amanah, serta hilangkan berita setingan dan framing yang bisa menghilangkan nilai-nilai fundamental jurnalistik,” tulisnya.

Sosok yang dikenal sederhana dan merakyat ini menilai bahwa di tengah derasnya arus informasi, jurnalis televisi memiliki peran penting untuk menjaga kepercayaan publik. Menurutnya, hanya dengan menjunjung tinggi integritas dan etika jurnalistik, media dapat terus menjadi sumber informasi yang dapat diandalkan oleh masyarakat.

HUT ke-27 IJTI ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat profesionalisme para anggotanya. Selain itu, momen ini juga menjadi ajang introspeksi, mengingat tantangan dunia jurnalistik di era digital semakin kompleks, mulai dari maraknya berita bohong hingga tekanan kepentingan tertentu yang dapat mempengaruhi independensi media.

Dengan semangat perayaan ulang tahun ini, IJTI diharapkan tetap solid sebagai corong informasi yang kredibel. Dukungan dan pesan moral dari tokoh-tokoh publik seperti Nyonya Syah Apandin H. Endang menjadi penyemangat tersendiri bagi para jurnalis televisi untuk terus berkarya, menyajikan berita yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan berimbang.(hj)

Selengkapnya
1 2 3 9
Page 1 of 9