close

NASIONAL

DAERAHNASIONAL

Zulkifli Aneuk Syuhada: Publikasi Penerima Rumah Layak Huni 2025, Langkah Transparansi Pemerintah Aceh

Aceh Timur 18 Desember 2024 – Tokoh muda Pante Bidari Aceh Timur, Zulkifli alias Aneuk Syuhada mengapresiasi  langkah Pj Gubernur Aceh yang telah menginstruksikan Plt Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Aceh untuk mempublikasikan daftar calon penerima rumah layak huni untuk tahun anggaran 2025. Ia menilai kebijakan ini sebagai langkah strategis menuju keterbukaan informasi publik, yang selama ini sangat dinantikan oleh masyarakat Aceh.

“Kami menyambut baik langkah yang diambil oleh Pj Gubernur Aceh. Publikasi daftar penerima rumah layak huni ini merupakan wujud nyata dari transparansi pemerintahan. Program ini tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah,” ujar Aneuk Syuhada sapaan akrabnya Zulkifli dalam pers rilis yang diterima media ini, Rabu 18 Desember 2024.

Menurut Aneuk Syuhada, keterbukaan seperti ini sangat penting, terutama untuk program-program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat kecil. Ia berharap kebijakan ini dapat menjadi acuan bagi semua program bantuan sosial lainnya di Aceh agar lebih akuntabel dan transparan.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa transparansi dalam publikasi daftar penerima tidak cukup jika tidak diiringi dengan proses verifikasi yang ketat dan akurat. “Kami sangat berharap kepada tim verifikasi nantinya untuk menjalankan tugas mereka dengan benar. Jangan sampai ada kesalahan, apalagi ketidaktepatan dalam menentukan siapa yang berhak menerima bantuan rumah layak huni ini,  tegas Aneuk Syuhada. 

Zulkifli Aneuk Syuhada juga menyoroti pentingnya memastikan bahwa penerima bantuan benar-benar layak, sesuai dengan kondisi sosial dan ekonomi mereka. “Tim verifikasi harus turun langsung ke lapangan dan melakukan pengecekan yang mendalam. Jangan asal-asalan. Jangan sampai yang tidak layak mendapatkan rumah, sementara mereka yang benar-benar membutuhkan malah terlewatkan. Apalagi bantuan dari pokok pikiran (Pokir) anggota dewan, itu juga harus diverifikasi secara ketat, katanya.

Ia menambahkan bahwa peran kepala desa sangat krusial dalam proses ini. Kepala desa diminta aktif membantu tim verifikasi agar data yang diperoleh benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. “Kami berharap kepala desa dapat bekerja sama dengan baik. Jika memang ada yang tidak memenuhi syarat, jangan ragu untuk mencoretnya dari daftar penerima. Jangan sampai program ini menjadi tidak tepat sasaran, Tambah Zulkifli Aneuk Syuhada yang sedang menyelesaikan S1 nya bidang hukum pidana islam di STIS Dayah Amal Aceh Timur.

Lebih lanjut, Zulkifli Aneuk Syuhada menegaskan bahwa program rumah layak huni harus benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat miskin yang memang berhak. Ia juga berharap agar pemerintah Aceh terus meningkatkan pengawasan dalam pelaksanaan program ini di lapangan.

“Langkah Pj Gubernur ini sudah sangat baik, tetapi kita harus mengawal bersama agar implementasinya tidak menyimpang. Jangan sampai program yang bertujuan membantu masyarakat miskin ini justru menimbulkan masalah baru karena data yang tidak valid atau ketidaktepatan penerima, Ujar Putra Pante Bidari tersebut. 

Aneuk Syuhada juga mengapresiasi masyarakat yang aktif mengawasi program-program bantuan seperti ini. Ia menyebut, partisipasi masyarakat dalam memberikan masukan dan informasi yang akurat akan sangat membantu pemerintah dalam memastikan keadilan sosial bagi seluruh warga Aceh.

“Keterbukaan informasi seperti ini adalah awal yang baik. Namun, kita harus pastikan bahwa pelaksanaannya benar-benar sesuai harapan. Dengan adanya transparansi dan kerjasama semua pihak, saya yakin program rumah layak huni ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat miskin di Aceh, tutup Aneuk Syuhada. 

Reporter:Mauliddin

Editor=ijrah

Selengkapnya
NASIONAL

Kapolsek Ranto Peureulak berasil Amankan Pelaku Penyalahgunaan Ganja siap edar.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Ranto Peureulak, Polres Aceh Timur, Polda Aceh Iptu Andi Ananta Grilya Utama, S.TrK memimpin langsung saat mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis ganja.

“Pelaku berinisial AL, 60 tahun, warga Kecamatan Ranto Peureulak,” ujar Ananta, Rabu, (13/11/2024).

Ananta mengatakan pengungkapan ini bermula informasi dari masyarakat yang menyebutkan pelaku (AL) sering melakukan transaksi dan mengedarkan narkotika jenis ganja di Desa Pasi Puteh, Kecamatan Ranto Peureulak.

“Informasi tersebut kami tindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan pengamatan tempat (lokasi) yang sering dijadikan tempat transaksi oleh AL dan pada hari Selasa, (12/11/2024) sekira pukul 12.30 WIB, anggota kami melihat AL berada di sebuah gubuk kebun milik masyarakat Desa Pasi Puteh kemudian AL kami amankan,” ungkap Ananta.

Setelah berhasil diamankan, lanjut Kapolsek dilakukan penggeledahan di lokasi tersebut dan ditemukan tas ransel yang didalamnya berisi paket narkotika jenis ganja berbagai ukuran.

“Kepada anggota kami, AL mengakui bahwa ganja tersebut adalah miliknya. Selanjutnya AL berikut barang bukti kami serahkan ke Satresnarkoba Polres Aceh Timur guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan,” kata Kapolsek.

Sejumlah barang bukti yang turut diamankan bersama AL diantaranya; 15 (lima belas) paket ganja kering ukuran kecil; 4 (empat) paket ganja kering ukuran besar; 2 (dua) kantong plastik berisi ganja kering; uang tunai Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah); 2 (dua) unit handphone; 1 (satu) buah dompet, 1 (satu) buah tas ransel dan 1 (satu) buah tas kecil.

Kapolsek juga mengapresiasi kepada warga yang turut mendukung pencegahan peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Ranto Peureulak dengan memberikan informasi terkait adanya tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Pemberantasan narkotika tidak hanya menjadi tugas Kepolisian semata, namun kewajiban kita bersama untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa.

Disamping itu menurut Kapolsek, pengungkapan ini sekaligus mendukung program Asta Cita, khususnya poin 7 yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Pada poin tersebut menitikberatkan pada reformasi politik, hukum, dan birokrasi dengan fokus utama pada pemberantasan korupsi dan narkoba.” Terang Kapolsek Ranto Peureulak Iptu Andi Ananta Grilya Utama, S.TrK. Ibu(hj/maulid)

edito=ijrah r

Selengkapnya
DAERAHNASIONAL

Akselerasi Pemberantasan Narkoba, Rutan Pangkalan Brandan Gelar Apel Bersama BNNK, TNI dan Polri

Jelajahnegeriku.id,Pangkalan Brandan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pangkalan Brandan menggelar apel pagi bersama dengan Badan Narkotika Nasinal Kabupaten (BNNK) Langkat, Kamis (07/11/2024).

Selain BNNK Langkat, apel pagi yang digelar di halaman Rutan Pangkalan Brandan ini juga turut di ikuti oleh sejumlah personel TNI dan Polri yang bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam rangka akselerasi pemberantasan narkoba.

Dalam kegiatan kegiatan apel pagi ini, turut dihadiri oleh Kepala Rutan Pangkalan Brandan, Erwin Siregar, Kepala BNNK Langkat, AKBP S. Bangko, S.H., M.B.A., serta perwakilan dari Koramil 13 Pangkalan Brandan, Polisi Militer (PM) Pangkalan Brandan, dan Polsek Pangkalan Brandan yang diwakili oleh anggota dari masing-masing instansi.

Apel bersama ini, merupakan bentuk komitmen dan sinergi antara berbagai lembaga dalam upaya memberantas peredaran narkoba di lingkungan Rutan.

Dalam kesempatan tersebut, Ka Rutan menegaskan pentingnya kerjasama lintas instansi demi mewujudkan lingkungan rutan yang bersih dari narkoba.

“Kegiatan ini merupakan awal dari keseriusan kita untuk mewujudkan lingkungan rutan yang bersih dari narkoba” kata Erwin.

Kegiatan apel diakhiri dengan penandatanganan ikrar “Rutan Bersih dari Narkoba (BENAR) bagi petugas Rutan Kelas IIB Pangkalan Brandan”.

Selengkapnya
DAERAHNASIONAL

Menindaklanjuti Asta Cita Presiden Dan Wakil Presiden, Rutan Tarutung Gelar Rapat 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan

Tarutung – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung menggelar sosialisasi mengenai Asta Cita Presiden Bapak Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Bapak Gibran Rakabuming Raka, serta rapat dinas penguatan tugas dan fungsi sebagai bentuk menindaklanjuti perintah harian dan 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kegiatan ini di hadiri pejabat struktural, staf dan regu pengamanan yang bertempat di aula Rutan, Sabtu (02/11/2024).

Dalam arahannya kepada seluruh pegawai, Kepala Rutan Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring menyampaikan pentingnya pemahaman akan Asta Cita Presiden RI Bapak Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Bapak Gibran Rakabuming Raka sebagai langkah konkret membangun komitmen pegawai.

“kita dituntut untuk meningkatkan pelayanan publik yang berbasis HAM, bebas dari narkoba, korupsi, dan pungli dalam mewujudkan visi dan misi pemerintahan yang baru sekaligus mewujudkan komitmen pelaksanaan tugas pemasyarakatan melalui Panca Carana Laksya sebagai panduan kita dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang lebih transparan dan profesional di lingkungan pemasyarakatan,” ujar Karutan.

Lebih lanjut Karutan menyampaikan Pemberantasan peredaran Narkoba merupakan salah satu program dari “13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan”.

“Narkoba musuh kita bersama maka dari itu perlu disusun dan dimantapkan kembali mitigasi resiko terkait peredaran Narkoba diantaranya melakukan Monitoring dan Evaluasi terhadap SOP pemeriksaan orang dan badan, pengawasan dan penempatan CCTV di area-area rawan.

Terkait Program Ketahanan Pangan Karutan menyampaikan pemanfaatan ruang di luar Rutan dengan program sarana asimilasi dan edukasi (SAE) untuk Pertanian dan area tembok dalam (brandgang) untuk lahan perikanan.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan setiap subseksi terkait program yang sudah berjalan dan yang akan dijalankan sebagai tindak lanjut terhadap 13 Program Akselerasi dan Perintah Harian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang dimulai dari Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, James Bond Naibaho, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Jonias B. Pakpahan dan Kasubsi Pengelolaan, Mian H.R. Simarmata.

Tutup rapat dinas, Karutan mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Rutan Tarutung yang sudah bekerja dan menjalankan tugas pokok dan fungsi selama ini dengan baik serta mengajak kepada seluruh jajaran untuk berkomitmen memberantas Narkoba serta menciptakan Warga Binaan yang lebih produktif selaras dengan 13 Program Akselerasi dan wujud Misi Asta Cita Presiden Republik Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045.

Selengkapnya
NASIONALDAERAH

Sosialisasi Pekerjaan Reklamasi dan Persiapan DSP EMP Gebang di Desa Bubun

Jejaknegeriku.id,Langkat-Kegiatan sosialisasi pekerjaan reklamasi dan persiapan DSP EMP Gebang yang diadakan pada Selasa sore, di aula kantor deda Bubun kecamatan  Tanjungpura Kab.Langkat, (29 Oktober 2024) 

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Camat Tanjung Pura Tengku Reza Aditia, Danramil Iman Batubara, Kapolsek AKP Zul Iskandar, serta kepala desa dari beberapa wilayah.

Sosialisasi ini bertujuan untuk menjalin komunikasi terbuka antara EMP Gebang dan masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Forkopimca menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proyek ini agar dapat memberikan masukan yang konstruktif. Masyarakat diharapkan dapat memahami detail pekerjaan reklamasi yang akan dilakukan.

Pemaparan mengenai proyek ini disampaikan oleh PT Aquanur, kontraktor pelaksana. Mereka menjelaskan langkah-langkah yang akan diambil dalam reklamasi serta dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat. Proyek ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup warga sekitar.

Dukungan dari Forkopimca sangat penting, mengingat proyek reklamasi ini merupakan bagian dari Objek Vital Nasional. Iman Batubara, Danramil Tanjung Pura, menyatakan, “Pekerjaan ini harus kita dukung secara penuh, karena akan memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah dan pendapatan negara.”

Masyarakat pun memberikan respon positif. Syahrial, salah satu warga Bubun, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas manfaat yang sudah dirasakan dari perataan jalan yang dilakukan EMP Gebang. “Semoga pekerjaan reklamasi ini juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Kontraktor PT Aquanur juga menambahkan bahwa proyek ini akan menyerap banyak tenaga kerja lokal, sehingga diharapkan dapat mengurangi pengangguran di daerah tersebut. Ini menjadi salah satu fokus dari EMP Gebang untuk memberdayakan masyarakat sekitar.

Kepala Desa Bubun, A. Mirwan P.A, menutup acara dengan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam sosialisasi ini. Ia mengajak masyarakat untuk tetap mendukung proyek ini demi kemajuan bersama.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama, yang menandai komitmen semua pihak untuk bekerjasama dalam mendukung proyek reklamasi ini. Dengan semangat kolaborasi, diharapkan proyek ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi Desa Bubun dan sekitarnya.(hj) 

Editor=ijrah

Selengkapnya
NASIONALDAERAH

Mirisnya Kehidupan Kisdi di Gubuk Tak Layak Huni di Langkat

Jelajahnegeriku.id,Langkat-Di Kabupaten Langkat, kisah memilukan seorang warga bernama Kisdi menjadi potret kehidupan yang terabaikan oleh perhatian pemerintah. Selama tiga tahun, Kisdi beserta keluarganya tinggal di gubuk berukuran dua kali dua meter, yang berdinding spanduk bekas dan beratapkan daun nipah. Dalam kondisi yang memprihatinkan ini, mereka terus berjuang untuk bertahan hidup.

Kisdi, yang tinggal di Desa Cure Utara, Kecamatan Babalan, kabupaten Langkat, mengaku harus berjuang keras di bawah teriknya matahari dan guyuran hujan. Bersama istri dan ketiga anaknya, mereka mengandalkan rumah yang tidak layak huni sebagai tempat berlindung. Meskipun lingkungan sekitar dikelilingi kebun sawit, kehidupan mereka jauh dari kata layak.

Sebagai kepala keluarga, Kisdi melakukan pekerjaan serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, penghasilan yang didapat tidak cukup untuk memperbaiki tempat tinggal mereka yang sangat minim. Keterbatasan ekonomi membuatnya pasrah dengan kondisi yang ada, meskipun terkadang hujan deras mengguyur gubuk mereka.

“Ketika cuaca buruk datang, gubuk yang kami huni goyang dan rentan roboh. Dalam situasi tersebut, saya terpaksa membawa anak-anaknya turun dari gubuk untuk mencari perlindungan. Kecemasan akan keselamatan keluarga selalu menghantui pikiran saya terutama saat angin kencang berhembus, “ucap. Kisdi. 

Tanah tempat mendirikan gubuk ini adalah warisan dari mertua saya, meskipun hanya beberapa rantai. Kami pernah berpindah-pindah dan merantau demi mencari kehidupan yang lebih baik, tetapi selalu berakhir di tempat yang sama. Kini, saya merasa terjebak dalam  kemiskinan yang sulit untuk diatasi.

Dengan segala keterbatasan yang ada, sata berharap ada pihak yang mau membantu keluarga saya.  “Saya sangat mengkhawatirkan masa depan anak-anaknya yang masih kecil, tinggal di pondok yang tidak aman. Harapan akan bantuan menjadi satu-satunya pegangan bagi saya agar bisa hidup lebih layak, ” Ungkapnya. 

Dari pantawan media, Kisdi dan keluarganya dalah contoh nyata dari banyak keluarga lain di Langkat yang hidup dalam kesulitan. Sudah saatnya perhatian dari pemerintah dan masyarakat diberikan untuk mengatasi permasalahan ini, agar tidak ada lagi kisah miris seperti ini di masa depan. Kesejahteraan masyarakat yang terpinggirkan harus menjadi prioritas agar mereka bisa hidup dengan aman dan layak.(hj)

editor=ijrah

Selengkapnya
1 7 8 9
Page 9 of 9