close

Ijra Lubis

DAERAH

Tingkatkan Sinergitas Antar APH, Rutan Kabanjahe Kunjungi Kejari dan BNN Karo

Jelajahnegeriku.id,Kabanjahe – Dalam rangka memperkuat sinergitas dan koordinasi antar-Aparat Penegak Hukum (APH), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabanjahe melaksanakan kegiatan koordinasi bersama Kejaksaan Negeri Karo dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karo, Rabu (16/09/2026) sore

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri oleh Karutan Kabanjahe Evan Yudha Putra Sembiring, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Bobby Garciya Sembiring dan Kasubsi Pelayanan Tahanan Johannes Sitepu.

Kepala Kejaksaan Negeri Karo Edmond Novvery Purba dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karo, Kompol Sahrial menyambut hangat kunjungan dari Kepala Rutan Kabanjahe dan Pejabat struktural di kantor nya masing-masing.

Koordinasi ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan kolaborasi yang semakin solid antar-APH, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

Melalui koordinasi dan sinergi yang berkelanjutan, diharapkan terjalin kerja sama yang efektif dalam menciptakan keamanan, ketertiban, serta mendukung penegakan hukum di wilayah Kabupaten Karo.

Karutan Kabanjahe, Evan Yudha Putra Sembiring, menyampaikan bahwa sinergitas antar-APH merupakan hal penting dalam menunjang pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

“Kolaborasi yang baik antara Rutan Kabanjahe, Kejaksaan Negeri Karo, dan BNN Kabupaten Karo diharapkan dapat terus ditingkatkan melalui komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang berkesinambungan,” ungkapnya

Rutan Kabanjahe sendiri, berkomitmen untuk terus memperkuat sinergitas dengan seluruh pemangku kepentingan dan APH guna mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang profesional, responsif, berintegritas, modern, dan akuntabel.

Kegiatan ini juga menjadi wujud dukungan Rutan Kabanjahe terhadap Program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, serta tindak lanjut atas arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, dan mendapat apresiasi Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, terhadap penguatan sinergitas dan kolaborasi antar-APH.(fi)

Selengkapnya
DAERAH

Soroti Isu DPRD Main Proyek, Ricky Anthony Harap KPK Tingkatkan Pengawasan

Jelajahnegeriku.id,Medan-Hal ini di sampaikan ricky saat menanggapi isu soal adanya oknum DPRD Sumut yang bermain proyek di Pemerintahan Provinsi.

Ricky menyampaikan walaupun DPRD ini lembaga pengawasan bukan berarti tidak bisa di awasi oleh institusi lain, APH sangat bisa mengawasi DPRD ini,

Kita sangat senang jika lembaga hukum seperti KPK bisa memberikan perhatian pengawasan lebih kepada lembaga DPRD ini, agar kita kerja pun nyaman dan terjaga tetap berada di jalur yang semestinya,

Misal terkait pokir, pokir itu sejati nya harus murni kita teruskan dari usulan suara masyarakat, isi nya ya apa apa yang di minta dan di butuhkan masyarakat, misal pembangunan jalan, ya kita DPRD ini berjuang bersuara agar jalan yang di minta masyarakat di perbaiki oleh Pemerintah, sampai di situ tugas kita, urusan siapa yang mengerjakan itu jelas bukan urusan kita,

Saya kira sudah jelas ya bahwa DPRD itu tidak boleh mengerjakan proyek, yang boleh itu mengusulan ada nya program, urusan siapa yang mengerjakan itu urusannya pemerintah dan pihak ke tiga,

Jadi kita harap jangan ada lah DPR yang masi main main menjadikan pokir sebagai alat kepentingan pribadi, pokir itu harus berdasarkan kepentingan masyarakat.(hj)

Selengkapnya
POLITIK

PKB-NasDem Walk Out dari Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota KPID Sumut

Jelajahnegeriku.id, Medan – Uji kelayakan dan kepatuhan calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut, Selasa (15/9/2026) diwarnai aksi walk put dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Fraksi partai NasDem. Hal ini sebagai protes terhaadap perubahan agenda yang dinilai dilakukan secara mendadak.

Kedua fraksi tersebut menilai, proses yang digelas di Gedung DPRD Sumut ini awalnya dijadwalkan hanya melakukan fit and proper test. Namun tiba-tiba, kegiatan diarahkan hingga ke tahap pemilihan dan penetapan calon anggota KPID Sumut.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut dari Fraksi PKB Zeira Salim Ritonga pun angkat bicara. Pihaknya menilai, terdapat persoalan prosedural dalam pelaksanaan pemilihan.

Dimana, genda yang sebelumnya telah disepakati untuk dilaksanakan selama dua hari, adalah uji kelayakan dan kepatutan. Namun, pada sore hari muncul perubahan agenda yang mengarah kepada pelaksanaan pemilihan.

“Agenda awal yang sudah disepakati itu adalah uji kelayakan dan kepatutan. Tiba-tiba sore harinya berubah menjadi agenda pemilihan. Kami mempertanyakan, kapan perubahan agenda itu dibahas dan diputuskan,” ujar Zeira.

Ia menambahkan, pihaknya juga mempertanyakan munculnya surat dari pimpinan DPRD Sumut yang berkaitan dengan proses pemilihan tersebut. Menurutnya, tidak ada penjelasan yang jelas mengenai kapan dan dalam forum apa perubahan agenda itu dibahas.

Bahkan, kata Zeira, ketika dirinya meminta penjelasan kepada pimpinan Komisi A, jawaban yang diberikan belum mampu menjelaskan dasar perubahan agenda tersebut.

Zeira kemudian meminta agar waktu, tanggal, dan jam pelaksanaan pemilihan disepakati terlebih dahulu melalui mekanisme yang sesuai. Namun, permintaan tersebut tidak mendapat kesepakatan.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat proses menjadi tidak kondusif. Karena itu, ia memilih untuk meninggalkan ruangan dan tidak ikut serta dalam proses pemilihan.

“Saya memilih WO karena saya tidak ingin ikut dalam proses yang menurut kami cacat secara prosedural. Kalau prosedurnya cacat, kemudian tetap dipaksakan untuk dilakukan, menurut saya itu tidak benar,” tegas Zeira.

Ia juga mengingatkan bahwa, terkait prosedur tersebut berpotensi menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari. Terlebih, undangan awal yang diterima peserta maupun anggota dewan hanya mencantumkan agenda uji kelayakan dan kepatutan, bukan agenda pemilihan atau penetapan.

“Kalau kemudian ada pihak yang keberatan, tentu bisa saja menggugat hasilnya. Karena undangan awal itu yang tercantum adalah uji kelayakan, bukan pemilihan,” ketusnya.

Sikap serupa juga diambil Fraksi NasDem. Anggota Komisi A DPRD Sumut, Berkat Kurniawan Laoli, mengatakan pihaknya melakukan WO karena mempersoalkan perubahan agenda yang dinilai tidak sesuai dengan hasil pembahasan Bamus.

Berkat menjelaskan, berdasarkan hasil rapat Bamus, agenda yang ditetapkan sebelumnya adalah pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan calon anggota KPID Sumut.

“Berdasarkan hasil Bamus awal, agenda kita adalah uji kelayakan dan kepatutan. Tetapi tiba-tiba pada hari yang sama muncul agenda pemilihan atau penetapan calon. Ini yang kami pertanyakan,” kata Berkat.

Menurut Berkat, persoalan tersebut semakin menjadi perhatian karena terdapat ketidaksinkronan antara hasil Bamus, surat undangan pimpinan DPRD Sumut, dan agenda yang kemudian dijalankan di lapangan.

“Surat undangannya juga yang kami terima itu hanya uji kelayakan dan kepatutan. Tidak ada agenda pemilihan. Kemudian tiba-tiba di lapangan ada pemilihan,” ujarnya.

Berkat juga menyebut, perubahan agenda itu bukan hanya dipersoalkan oleh anggota dewan. Sejumlah calon anggota KPID Sumut juga tidak mengetahui adanya perubahan agenda yang mengarah kepada pemilihan atau penetapan.

“Wakil Ketua Komisi A juga menyampaikan tidak pernah mengusulkan atau mengetahui adanya perubahan agenda itu. Jadi kami mempertanyakan dasar perubahan ini,” kata Berkat.

Atas kondisi tersebut, Fraksi NasDem memilih meninggalkan proses pemilihan sebagai bentuk penolakan. Berkat menegaskan, WO dilakukan bukan karena pihaknya menolak proses uji kelayakan calon KPID, melainkan karena mempertanyakan prosedur perubahan agenda.

“NasDem WO sebagai bentuk penolakan terhadap proses yang kami nilai cacat secara prosedural. Kami tidak ingin terlibat dalam keputusan yang sejak awal prosedurnya tidak jelas,” tegasnya.

Persoalan tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada Fraksi NasDem untuk menentukan langkah lebih lanjut. NasDem masih akan membahas secara internal, mengenai sikap dan langkah yang akan ditempuh terkait proses pemilihan calon anggota KPID Sumut tersebut.

“Kami tidak bisa mengatakan ada intervensi dari pihak luar, apakah itu gubernur atau Ketua DPRD. Tetapi yang kami pertanyakan adalah kenapa agenda yang sudah ditetapkan melalui Bamus tiba-tiba berubah dan tidak berjalan sesuai dengan agenda awal,” katanya.

Berkat menilai, proses pemilihan calon anggota KPID Sumut seharusnya dilaksanakan dengan mengikuti mekanisme dan tata tertib yang telah ditetapkan. Menurutnya, kepastian prosedur penting untuk memastikan hasil seleksi memiliki legitimasi dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. (hj)

Selengkapnya
DAERAH

Bangun Jejaring Lintas Sektor, Rutan Kabanjahe Kunjungi Polres hingga Damkar Karo

Jelajahnegeriku.id,Kebenjahe – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kabanjahe memperkuat koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan di Kabupaten Karo, Kamis (10/9/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan tugas pemasyarakatan berjalan aman, tertib, sekaligus mampu merespons berbagai kebutuhan di lingkungan rutan.

Rangkaian koordinasi dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Kabanjahe, Evan Yudha Putra Sembiring.

Salah satunya, kordinasi lintas sektor dilakukan dengan Kapolres Karo, AKBP Pebriandi Haloho. Pembahasan diarahkan pada penguatan kerja sama, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Kabanjahe.

Koordinasi kemudian berlanjut ke sektor perbankan. Karutan Kabanjahe bertemu dengan jajaran Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office Kabanjahe untuk membahas penguatan kerja sama yang berkaitan dengan pelayanan serta administrasi perbankan.

Tidak hanya itu, Rutan Kabanjahe juga melakukan pertemuan dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karo dan diterima Kepala BPN Kabupaten Karo Norha Herawaty Saragih. Pertemuan tersebut menjadi ruang koordinasi mengenai kebutuhan serta administrasi pertanahan yang berkaitan dengan Rutan Kabanjahe.

Tidak kalah penting, Rutan Kabanjahe menjalin koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Karo.

Pertemuan itu diterima langsung Kepala BPBD Karo Juspri M. Nadeak. Dalam pertemuan tersebut, Karutan membahas kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana seperti Erupsi Gunung Sinabung.

Sementara, pertemuan dengan Ka.Satpol PP, Jon Karnanta Sembiring, dan Kabid Pemadam Kebakaran, Budi Mulia Tarigan membahas tentang Mitigasi Kebakaran serta Kesiapsiagaan Petugas dalam menghadapai kebakaran.

Bagi Rutan Kabanjahe, kesiapsiagaan bencana dan Kebakaran menjadi bagian penting dari pengelolaan lingkungan pemasyarakatan. Rutan tidak hanya membutuhkan dukungan dalam aspek keamanan, tetapi juga perlu memiliki koordinasi dengan instansi yang memiliki kompetensi dalam penanganan keadaan darurat.

Kelima sektor tersebut memperlihatkan kebutuhan pemasyarakatan yang tidak berdiri sendiri. Keamanan membutuhkan kepolisian, administrasi keuangan dan pelayanan membutuhkan dukungan perbankan, persoalan aset membutuhkan koordinasi pertanahan, kesiapsiagaan bencana memerlukan komunikasi dengan BPBD dan Kesiapsiagaan kebakaran memerlukan kordinasi cepat tanggap dari Damkar.

Upaya tersebut juga mendukung program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dalam mewujudkan penyelenggaraan Pemasyarakatan yang semakin profesional, aman, dan responsif. Hal ini sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, agar seluruh jajaran Pemasyarakatan terus meningkatkan kesiapsiagaan, keamanan, serta membangun sinergi dengan stakeholder dalam pelaksanaan tugas.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, turut memberikan apresiasi atas langkah Rutan Kabanjahe dalam memperkuat koordinasi Stakeholder di Karo. Sinergi tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya membangun sistem kesiapsiagaan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai kemungkinan keadaan darurat.

“Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Kabanjahe berkomitmen untuk terus memperkuat mitigasi bencana, meningkatkan kemampuan respons terhadap kondisi darurat, memastikan aspek keamanan dan keselamatan di lingkungan Rutan dapat terjaga dengan baik serta akan dilaksanakan Simulasi Mitigasi  penanggulangan Bencana Alam dan Simulasi Mitigasi Kebakaran,” Ujar Karutan Kabanjahe, Evan Yudha Putra Sembiring.(fi)

Selengkapnya
DAERAH

Peduli Korban Erupsi Sinabung, Rutan Kabanjahe Salurkan Bantuan

Jelajahnegeriku.id,Kabanjahe- Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Sinabung, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabanjahe bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para pengungsi di Desa Kuta Tengah, Kabupaten Karo, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan yang mengusung semangat “Pemasyarakatan Peduli Erupsi Gunung Sinabung” ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Kabanjahe, Evan Yudha Putra Sembiring, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka.KPR) , Bobby Garciya Sembiring, Kasubsi Pengelolaan, Aziz Idris, serta Kasubsi Pelayanan Tahanan, Johannes Sitepu.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Rutan Kabanjahe menyalurkan sejumlah bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang berada di lokasi pengungsian. Bantuan yang diberikan berupa air mineral, mi instan, telur, makanan ringan untuk anak-anak, serta masker.

Kepala Rutan Kabanjahe, Evan Yudha Putra Sembiring, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian insan Pemasyarakatan terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi bencana.

“Kehadiran kami di tengah-tengah masyarakat pengungsi merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan para warga, khususnya selama berada di tempat pengungsian,” ujar Evan.

Selain memberikan bantuan kebutuhan pokok, pembagian masker juga menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap kondisi kesehatan masyarakat di tengah dampak erupsi Gunung Sinabung. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kesehatan serta mematuhi arahan dari pihak terkait selama berada di lokasi pengungsian.

Kegiatan kemanusiaan ini sejalan dengan program dan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang terus mendorong jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk hadir, peduli, serta memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana.

Gerakan kepedulian tersebut juga mendapat dukungan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, serta apresiasi dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang.

Bupati Karo, Antonius Ginting, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, serta Rutan Kelas IIB Kabanjahe atas kepedulian dan respons cepat dalam membantu masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Sinabung.

Kepala Desa Kuta Tengah, Joshua Ginting, turut menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Rutan Kelas IIB Kabanjahe atas kepedulian serta bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat terdampak erupsi Gunung Sinabung yang berada di lokasi pengungsian.

Melalui kegiatan Pemasyarakatan Peduli, Rutan Kabanjahe menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjalankan tugas dan fungsi Pemasyarakatan, tetapi juga hadir sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki rasa kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial terhadap sesama.

Dengan semangat Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel, jajaran Rutan Kabanjahe akan terus berupaya memberikan manfaat serta kontribusi positif kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi situasi bencana dan kondisi kemanusiaan.(fi)

Selengkapnya
DAERAH

PEDULI KESEHATAN WARGA, EMP GEBANG GELAR PELAYANAN KESEHATAN GRATIS

Jelajahnegeriku.id,Langkat-Kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat merupakan salah satu bentuk kepedulian SKK Migas – EMP Gebang Limited (EMPG) terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar area kerja.

Kegiatan dilaksanakan oleh Tim Medic EMPG dengan memberikan pelayanan kesehatan dasar secara langsung kepada masyarakat.

Pelayanan kesehatan dilaksanakan di beberapa desa sekitar area kerja, yaitu Desa Pekubuan, Desa Pematang Cengal, Desa Pantai Cermin, dan Desa Bubun.

Kegiatan dilaksanakan pada beberapa titik yang mudah dijangkau oleh masyarakat di masing-masing desa. Salah satu layanan utama yang diberikan adalah pemeriksaan tekanan darah (tensi) sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan dasar masyarakat.

Tim Medic EMPG juga melakukan pemeriksaan menggunakan oksimeter untuk mengetahui kondisi saturasi oksigen dan denyut nadi masyarakat.

Pemeriksaan kesehatan diberikan secara langsung kepada masyarakat sebagai upaya mendukung pemantauan kondisi kesehatan secara berkala. Selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga mendapatkan masker secara gratis sebagai bentuk dukungan terhadap penerapan perilaku hidup sehat.

Vitamin C turut dibagikan kepada masyarakat sebagai bagian dari dukungan dalam menjaga kondisi dan daya tahan tubuh. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.


Pelayanan kesehatan dasar tersebut juga diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi awal mengenai kondisi kesehatan masing-masing.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi SKK Migas – EMPG dalam mendukung kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Pelaksanaan kegiatan sekaligus menjadi sarana untuk mempererat hubungan dan komunikasi antara perusahaan dengan masyarakat di sekitar area kerja.

Kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat akan dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan di desa-desa sekitar wilayah operasional EMPG.

Pelaksanaan secara berkelanjutan diharapkan dapat memperluas jangkauan penerima manfaat serta memperkuat komitmen SKK Migas – EMP Gebang Limited (EMPG) dalam memberikan kontribusi positif terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan pelayanan kesehatan ini juga menjadi bentuk sinergi dan dukungan SKK Migas – EMP Gebang Limited (EMPG) terhadap program Pemerintah Kabupaten Langkat, khususnya dalam upaya meningkatkan akses pelayanan kesehatan dasar dan mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.

Dari perspektif SDGs dan ESG, kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian SDG 3: Good Health and Well-Being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) sekaligus memperkuat aspek Social (S) dalam ESG melalui pemberian akses layanan kesehatan dasar dan dukungan kesehatan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Kegiatan ini juga sejalan dengan nilai-nilai HSE (Health, Safety & Environment), khususnya aspek Health dan Safety, melalui upaya promotif dan preventif berupa pemeriksaan kesehatan, edukasi kesehatan, serta pembagian masker dan Vitamin C sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat.(hj)

Selengkapnya
DAERAH

Perkuat Sinergisitas Lintas Instansi, Karutan Tarutung dan Kalapas Siborongborong Temui Bupati Taput

Jelajahnegeriku. id,Tarutung– Guna memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan sinergisitas yang telah terjalin baik selama ini, Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIB Tarutung, Tisep Oven Harry, bersama Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Siborongborong, Jimri Anton Soritua Nababan, melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Bupati Tapanuli Utara, Selasa (1/9/2026) pagi.

Kedatangan dua pimpinan baru Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Tapanuli Utara ini disambut hangat oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, di ruang kerja pribadinya.

Kunjungan dinas bersama ini selain menjadi wadah perkenalan formal setelah adanya pergantian kepemimpinan, juga difokuskan untuk menyelaraskan berbagai program kerja strategis.

Fokus utama pembicaraan meliputi peningkatan optimalisasi pembinaan kemandirian serta kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), penguatan deteksi dini gangguan keamanan, hingga peningkatan kualitas layanan kesehatan di dalam rutan maupun lapas.

Dalam kesempatan tersebut, Karutan Tarutung Tisep Oven Harry menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan yang terus diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.

“Saya berharap agar pemda dapat terus menyokong program pelatihan keterampilan kerja agar para warga binaan memiliki bekal konkret saat kembali ke tengah masyarakat,” harapnya.

Senada dengan hal itu, Kalapas Siborongborong Jimri Anton S. Nababan menekankan bahwa keterlibatan aktif pemerintah daerah dan lintas sektor sangat krusial dalam menyukseskan program reintegrasi sosial dan menjaga kondusivitas wilayah hukum Tapanuli Utara.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Utara JTP Hutabarat menyambut baik komitmen dari kedua kepala instansi tersebut.

“Pemkab Tapanuli Utara menegaskan komitmen penuh untuk terus berkolaborasi dan mendukung program pemasyarakatan yang humanis demi kemajuan masyarakat dan daerah yang aman serta tertib,” ujarnya.

Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk saling mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi masing-masing lembaga demi pelayanan publik yang lebih prima.(fi)

Selengkapnya
1 2 3 75
Page 1 of 75