close

POLITIK

DAERAHPOLITIK

DPD BKPRMI Langkat Siap Bersinergi dengan Wakil Ketua DPRD Sumut Ricky Anthony

Jelajahnegeriku.id,Langkat– Dewan Pimpinan Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Langkat bersilaturrahmi dengan Pimpinan DPRD Sumut Ricky Anthony, Kamis (11/6/2026) lalu. Ormas Islam ini, menyatakan kesiapannya bersinergi dengan tokoh politik tersebut.

Seperti yang disampaikan Ricky, bahwa ramaja dan pemuda sangat berperan dalam mendukung program-program pemerintah. Politisi muda dari Partai NasDem ini, juga mendukung saran dari DPD BKPRMI Langkat untuk hal-hal yang positif.

“Saya sangat mendukung saran rekan-rekan dari DPD BKPRMI Langkat. Terlebih kepada hal yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan remaja dan pemuda-pemuda yang positif,” tutur Wakil Ketua DPRD Sumut yang akrab disapa RA ini.

Tak hanya itu, RA juga berharap agar BKPRMI turut serta dalam hal pencegahan terhadap penylahgunaan narkotika. Khususnya bagi ramaja dan pemuda di Negeri Bertuah.

“Sudah saatnya untuk saling bersinergi melakukan pencegahan peredaran narkotika. Sehingga, remaja dan pemuda bisa terhindar dari penyalahgunaan barang telarang itu. Supaya generani penerus bangsa ini tidak terkontaminasi,” ujar RA.

Sementara, Ketua DPD BKPRMI Langkat Agus Salim menyatakan siap bersinergi dengan RA. Organisasi yang dipimpinnya, akan terus melakukan pembinaan kepemudaan dan syi’ar Islam di Kabupaten Langkat.

“Kami siap bersinergi dalam hal-hal positif. Khususnya dalam hal yang bisa membentengi remaja dan pemuda dari penyalahgunaan narkotika. Dalam hal ini, sangat dibutuhkan langkah konkret untuk melakukan pencegahan dari peredaran dan penyalahgunaannya,” ungkap Agus. (Hj)

Selengkapnya
POLITIK

Berobat ke Luar Negeri, Rico Waas Pakai Biaya Pribadi dan Izin Kemendagri

Jelajahnegeriku id, Medan –Kepergian Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas ke luar negeri gunakan biaya pribadi dan sudah melapor/izin ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Karena selama ini komunikasi dengan Pemprov Sumut dinilainya belum berjalan optimal.

“Benar bahwa saya sedang berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan. Jauh-jauh hari saya sudah merencanakan berobat, tapi waktunya tidak dapat. Kebetulan ini ada waktu libur, makanya saya berangkat dan sudah lapor kepada Mendagri untuk agenda tersebut,” ujarnya menjawab wartawan lewat sambungan seluler, Minggu (17/5/2026).

Perjalanan ke luar negeri Rico Waas untuk berobat tidak menggunakan dana APBD. “Ya, saya tidak menggunakan APBD dalam perjalanan ini, dan murni menggunakan dana pribadi,” tegasnya.

Rico Waas mengungkapkan, pihaknya berangkat ke luar negeri untuk berobat sekaligus mengambil obat-obatan yang sudah habis di konsumsi.

“Jadi, saya berangkat ke luar negeri khusus untuk berobat sekaligus mengambil obat yang sudah habis saya konsumsi. Saya mohon maaf dalam hal ini,” ujarnya.

Politisi muda Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini menambahkan, selama menjalani pengobatan selalu memonitor ibu kota Provinsi Sumatera Utara lewat para pimpinan perangkat daerah. Khususnya kepada camat dan lurah serta kepling untuk terus memantau wilayahnya agar tetap aman dan kondusif.

“Selama berobat setiap waktu saya juga memonitor Kota Medan, dan meminta kepada para pimpinan OPD terus berkomunikasi dan berkoordinasi terkait perkembangan Kota Medan,” ujarnya.

Rico Waas mengatakan, Pemko Medan sangat mendukung semua program strategis nasional yang ada di Kota Medan.

“Kami menyadari bahwa dibutuhkan sinergitas dan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, untuk menyejahterakan masyarakat kita,” pungkasnya.(hj)

Selengkapnya
BUDAYAPOLITIK

Silaturahmi Lebaran, Zuriat Sultan Langkat Jalin Kerja Sama dengan DPC Hanura Langkat

Jelajahnegeriku.id,Langkat-Momen Lebaran tahun ini dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi oleh zuriat Sultan Langkat dengan mengunjungi Sekretariat DPC Partai Hanura Kabupaten Langkat di Stabat. Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Ketua Muhammad Rasid Panen beserta jajaran pengurus partai.

Kedatangan zuriat Sultan Machmud tidak hanya sekadar bersilaturahmi, tetapi juga membawa misi penting untuk berdiskusi mengenai kondisi Kabupaten Langkat saat ini. Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas berbagai persoalan terkait masyarakat adat yang dinilai perlu dirangkul dan diperkuat keberadaannya di berbagai wilayah.

Suasana perbincangan berlangsung hangat dan penuh keakraban meski kedua pihak baru pertama kali bertemu. Hal ini mencerminkan adanya kesamaan visi dalam upaya membangun Langkat yang lebih baik melalui pelestarian adat dan budaya.

Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Langkat, Muhammad Rasid Pane, menyampaikan dukungannya terhadap berbagai gagasan yang disampaikan oleh pihak zuriat kesultanan. Ia menilai langkah tersebut penting untuk menjaga warisan budaya Melayu di tanah Langkat.

Menurutnya, pelestarian adat budaya serta penguatan masyarakat adat merupakan langkah strategis dalam mengembalikan kejayaan Melayu di wilayah bekas Kesultanan Langkat. Ia juga menegaskan komitmen partai untuk mendukung program-program tersebut ke depan.

Rombongan zuriat Sultan Machmud hadir bersama tim yang terdiri dari sejarawan, konsultan, tim pemetaan, serta perwakilan masyarakat adat dari Desa Kwala Gebang. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan dalam merancang langkah konkret bagi penguatan adat dan budaya.

Kunjungan ini tidak hanya dimaknai sebagai silaturahmi, tetapi juga sebagai langkah awal membangun kerja sama antara kedua pihak. Tujuannya adalah mengembalikan kejayaan Langkat di masa lalu melalui penguatan nilai-nilai adat dan budaya.

“Alhamdulillah kita kedatangan tamu dari zuriat Kesultanan Langkat. Ini suatu kehormatan bagi kami sebagai pimpinan Partai Hanura di Kabupaten Langkat,” ujar Panen.

Ia menambahkan bahwa pembahasan terkait budaya dan masyarakat adat menjadi fokus utama dalam pertemuan tersebut. Pihaknya menyatakan kesiapan untuk mendukung dan mengembangkan program pelestarian adat ke depan.

Panen juga mengungkapkan rasa hormatnya terhadap budaya Melayu, terlebih kepada keturunan pemimpin Langkat di masa lalu.

Ia menyebut pertemuan ini sebagai momentum yang sangat berharga.

“Apa pun bentuk kegiatan yang bertujuan mengembalikan harkat dan martabat Melayu, kami dari Partai Hanura Kabupaten Langkat siap mendukung,” tegasnya.

Sementara itu, Tengku Ony selaku cucu Sultan Machmud Djalil Rachmad Syah menyampaikan rasa syukur atas pertemuan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya telah direncanakan beberapa agenda pertemuan, dan akhirnya dapat terlaksana pada hari ini.

Menurutnya, pertemuan dengan Ketua Muhammad Rasid Pane memberikan kesan yang sangat positif. Ia menilai Panen sebagai sosok yang santun, menghormati adat, serta memiliki kepedulian terhadap warisan budaya.

Dalam perbincangan singkat tersebut, kedua pihak sepakat untuk bersama-sama melestarikan adat, budaya, serta memperkuat peran masyarakat adat di Kabupaten Langkat. Harapannya, kolaborasi ini dapat membawa dampak nyata bagi masyarakat.

Tengku Ony juga berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar upaya tersebut dapat berjalan dengan baik. Ia optimistis bahwa dengan kerja sama yang solid, masyarakat Melayu di Langkat dapat kembali bersatu dan berkembang lebih kuat di masa depan.(hj)

Selengkapnya
NASIONALPOLITIK

Bupati Langkat Terima Kunjungan Komisi III DPR RI, Perkuat Singergitas Untuk Kamtibmas Daerah

Jelajahnegeriku.id,Langkat – Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti kunjungan kerja Anggota Komisi III DPR RI, DR. Hinca P. Panjaitan, S.H., M.H., A.C.C.S., ke Rumah Dinas Bupati Langkat. Kunjungan ini disambut langsung oleh Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH, sebagai bagian dari agenda pengawasan terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Langkat.

Dalam pertemuan yang berlangsung pada Jumat (11/4/2025), Bupati H. Syah Afandin menyampaikan apresiasi atas perhatian Komisi III DPR RI terhadap kondisi Kamtibmas di Langkat. Ia menjelaskan secara ringkas kondisi terkini wilayahnya serta berbagai langkah strategis yang telah dilakukan pemerintah daerah bersama Forkopimda untuk menciptakan stabilitas dan kenyamanan warga.

“Alhamdulillah, kondisi Kamtibmas di Langkat relatif aman dan kondusif. Namun kami tetap siaga terhadap potensi gangguan, baik dari sisi sosial maupun kriminal. Kami terus menjalin sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, Kejaksaan, dan masyarakat guna menjaga ketertiban di Langkat,” ujar Bupati.

Menanggapi hal tersebut, DR. Hinca P. Panjaitan, yang membidangi hukum, keamanan, dan hak asasi manusia, menyatakan bahwa Langkat memiliki posisi strategis yang membutuhkan perhatian lebih, khususnya dalam konteks penegakan hukum dan perlindungan HAM.

“Langkat adalah daerah yang penting secara geografis maupun sosial. Kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan hukum dan pemeliharaan ketertiban di sini dilakukan secara profesional dan sesuai dengan prinsip hak asasi manusia. Dukungan pemerintah daerah sangat vital dalam menyukseskan tugas aparat di lapangan,” tegas Hinca.

Pertemuan juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan pejabat daerah lainnya, termasuk Letkol Arh Fx. Ibnu Hardiyanto, SE (Dandim 0203/LKT), H. Amril, S.Sos., M.AP (Sekretaris Daerah), dr. Juliana, MM (Kadis Kesehatan), serta Wahyudiharto, S.STP, M.Si (Kadis Kominfo). Dialog yang berlangsung berlangsung produktif dan menghasilkan sejumlah masukan strategis yang nantinya akan disampaikan ke tingkat pusat.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga situasi keamanan yang kondusif di Langkat, serta menjadi komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang berkeadilan dan menjunjung tinggi hak-hak warga negara.

Sebelumnya diketahui DR. Hinca P. Panjaitan juga mengunjungi Polres Langkat dalam agenda yang sama. Ia bertemu dengan Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, SH, S.I.K, M.Si, untuk berdialog terkait situasi keamanan wilayah serta pelaksanaan tugas-tugas kepolisian dalam menjaga ketertiban dan penegakan hukum. Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian kunjungan kerja Komisi III di Langkat untuk memastikan sinergi antara TNI-Polri, eksekutif dan legislatif berjalan harmonis serta optimal.(hj)

Selengkapnya
DAERAHPOLITIK

Pelantikan Gubernur/Wakil Gubernur Aceh Lebih Cepat dari Provinsi Lain, Haji Uma: Bukti Pusat Hargai kekhusususan Aceh

Jelajahnegeriku.id,Banda Aceh – Pasangan Muzakir Manaf dan Fadhlullah akan dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2025 – 2030 oleh Mendagri Tito Karnavian pada Rabu, 12 Februari 2025.

Pelantikan akan berlangsung dihadapan Ketua Mahkamah Syariah Aceh dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). Hal ini sesuai ketentuan Pasal 69 huruf c UU Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintah Aceh.

Sementara itu, 505 kepala daerah lainnya di Indonesia termasuk gubernur, bupati, dan wali kota hasil Pilkada Serentak 2024 akan dilantik secara serentak 20 Februari 2025 di Istana Negara oleh Presiden Prabowo Subianto.

Menyikapi hal tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dapil Aceh, H. Sudirman Haji Uma, S.Sos mengapresiasi keputusan Pemerintah pusat atas proses pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh yang lebih cepat dari daerah lain.

Menurut senator yang akrab disapa Haji Uma, hal itu menunjukan jika pemerintah pusat menghargai kekhususan Aceh yang diatur dalam UU Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintah Aceh.

“Keputusan tersebut merupakan indikasi dan menunjukkan jika pemerintah pusat menghargai kekhususan Aceh sesuai yang diatur dalam Pasal 69 huruf c UU Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintah Aceh yang berlaku lex specialist”, ujar Haji Uma.

Haji Uma melanjutkan, permohonan dari Mendagri yang disetujui Presiden terhadap proses pelantikan Mualem – Dek Fadh yang lebih cepat dan sesuai UU Pemerintah Aceh juga dapat menjadi modal positif bagi relasi Aceh – Jakarta kedepan dalam konteks pembangunan dan realisasi kekhususan Aceh kedepan di era Presiden Prabowo Subianto.

“Tentunya ini modal positif hubungan Aceh dengan Pemerintah Pusat di masa jabatan Mualem – Dek Fadh dalam konteks realisasi pembangunan dan kekhususan Aceh kedepannya”, pungkas Haji Uma.

Diakhir penyampaiannya Haji Uma juga menyampaikan jika keputusan Presiden dalam hal ini juga tidak terlepas dari upaya pendekatan yang dilakukan Mualem dan Dek Fadh dengan Pemerintah Pusat dalam upaya menjaga kekhususan Aceh.(Mauliddin)

Selengkapnya
DAERAHPOLITIK

Hj.Endang: Peran Istri Calon Bupati, Langkat yang Menjadi Simbol Kekuatan Wanita dan Merakyat

Menjelang pemilihan Bupati Langkat yang hanya tinggal beberapa hari lagi, ketegangan politik semakin terasa. Kedua kubu calon bupati saling berlomba-lomba menyampaikan visi misi mereka, berupaya menarik dukungan masyarakat sebanyak-banyaknya untuk menentukan siapa yang akan memimpin Kabupaten Langkat dalam lima tahun ke depan.

Berbagai strategi dan taktik politik digunakan oleh kedua belah pihak dalam upaya meraih simpati publik. Namun, ada sesuatu yang menarik perhatian banyak orang, khususnya di kubu 01. Istri dari calon bupati Syah Apandin, Hj Endang, turut berperan aktif dalam mengkampanyekan suaminya.

Hj Endang, yang dikenal sebagai sosok yang sederhana, ramah, dan penyayang, telah menunjukkan dedikasinya dalam mendampingi perjalanan politik suaminya. Meskipun bukan seorang politisi, Hj.Endang tidak segan-segan turun ke pelosok daerah Langkat untuk bersilaturahmi dengan masyarakat dan memperkenalkan nama Syah Apandin sebagai calon bupati yang layak dipercaya.

Sebagai ibu dua orang anak, Hj Endang dikenal sangat dekat dengan masyarakat, khususnya kaum ibu rumah tangga. Ia menjadi sosok yang mudah diterima oleh berbagai lapisan masyarakat karena kesederhanaan dan ketulusannya dalam berbicara dan berinteraksi dengan orang banyak.

Melalui silaturahmi langsung ke masyarakat, Hj Endang terus menyuarakan dukungan terhadap suaminya. Ia tidak hanya hadir dalam kampanye terbuka, tetapi juga aktif dalam mengunjungi pengajian, majelis ibu-ibu, dan komunitas perempuan di seluruh penjuru Langkat. Peranannya semakin memperkuat posisi Syah Apandin di mata masyarakat yang menilai bahwa ia memiliki pasangan yang tangguh dan mendukung sepenuhnya ambisi suaminya.

Menurut maria Ulfa,Strategi yang dijalankan Hj. Endang sangat tepat, karena ia mampu merangkul kelompok ibu-ibu dan pengajian yang memiliki pengaruh besar dalam menentukan pilihan politik di tingkat lokal. Kehadiran sosoknya di tengah-tengah masyarakat memberikan warna baru dalam pemilihan bupati kali ini.

Ketangguhan dan semangat yang ditunjukkan oleh Hj.Endang semakin memperkokoh citra positif Syah Apandin sebagai calon yang tidak hanya memiliki kapasitas kepemimpinan, tetapi juga didukung oleh seorang istri yang peduli terhadap kesejahteraan rakyat. Sosok istri ini menjadi pelengkap yang kuat dalam perjuangan politik sang suami, ” ucapnya Maria Ulfa. 

Di kalangan masyarakat Melayu Langkat salah satunya Muslim melihat, peran Hj.Endang di samping suaminya sering dibandingkan dengan sosok Masturah, istri dari Sultan Musa, pemimpin Langkat yang sangat dihormati pada masa lalu. Lanjutnya Masturah dikenal sebagai wanita hebat yang mendampingi suaminya memajukan Langkat hingga dikenal di Asia dan mancanegara.

Dibawah kepemimpinan Sultan Musa, Langkat menjadi pusat pendidikan dan agama yang terkenal. Masturah mendatangkan guru-guru dari Arab dan Kairo, serta mengundang ulama-ulama besar untuk mengajarkan ilmu agama di Langkat. Ini mengangkat Langkat menjadi kota pendidikan dan pusat keagamaan di kawasan Asia Tenggara, “ucap Muslim. 

“Sama halnya dengan Masturah, Hj. Endang kini menjadi simbol kekuatan wanita di samping suaminya. Ia tidak hanya mendampingi, tetapi juga aktif terlibat dalam memajukan daerah dan memberikan warna baru dalam dunia politik Langkat. Keberadaannya memberi kesan bahwa pemimpin yang kuat didampingi oleh sosok wanita yang juga tangguh dan peduli terhadap rakyat.

Peran Hj. Endang yang dekat dengan masyarakat Langkat, dianggap sebagai figur yang sangat merakyat. Ia mewarisi sifat-sifat kepemimpinan yang ditunjukkan Masturah, yang dikenal sangat dekat dengan masyarakat. Masyarakat Langkat merasa ada ikatan emosional yang kuat dengan Endang, karena ia tidak hanya sekadar pendamping suami, tetapi juga seorang wanita yang peduli terhadap kemajuan daerahnya, “terang Muslim. 

Maka, tidak mengherankan jika banyak warga Langkat yang semakin yakin untuk memberikan suara mereka kepada Syah Apandin. Karena mereka tahu, di samping calon bupati tersebut ada seorang istri yang tidak kalah hebat dan berperan aktif dalam membangun Langkat. Bagi masyarakat Langkat, dukungan kepada Syah Apandin berarti dukungan kepada sosok wanita hebat yang mendampinginya, “tegas Muslim. 

Selengkapnya