close

NASIONAL

RAGAMNASIONAL

“Pulang Kampung ke Tanjungpura, Pj Bupati Magetan Nizhamul Ziarah ke Makam Ulama, Tengku Amir Hamzah, Kenang Masa Kecil di Masjid Azizi”

Jelajahnegeriku.id,,Langkat – Penjabat (Pj) Bupati Magetan, Nizhamul, SE, MM, memanfaatkan kunjungannya ke kampung halaman di Tanjungpura, Kabupaten Langkat, dengan berziarah ke makam para ulama, Sultan Langkat, dan Tengku Amir Hamzah di kompleks pemakaman Masjid Azizi, Sabtu (18/1/2025).

Ziarah ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap para tokoh besar yang telah berjasa bagi kemajuan Langkat pada masanya. “Para ulama dan tokoh-tokoh ini telah mendedikasikan diri mereka sehingga membuat nama Langkat besar, bahkan dikenal hingga Asia Tenggara,” ujar Nizhamul.

Mantan Pj Bupati Labura ini didampingi Sekretaris Pengurus Besar Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (PB ISMI), Dato Prof. Dr. H. Ilmi Abdullah, M.Sc, yang juga Ketua Organizing Committee, serta Sekretaris Steering Committee, Dato Dr. H. Yanhar, M.AP. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari agenda pribadinya dalam mengenang jasa para leluhur dan tokoh Melayu.

Mengenang Masa Kecil di Masjid Azizi

Dalam keterangannya, Nizhamul menyampaikan bahwa kunjungannya ke Masjid Azizi membangkitkan kenangan masa kecilnya. “Saya sudah tidak asing lagi dengan tempat ini. Dulu, waktu kecil, saya sering bermain banjir di sekitar Masjid Azizi. Momen ini membawa saya kembali ke masa puluhan tahun lalu,” kenangnya.

Ia juga menegaskan pentingnya menanggalkan atribut jabatan saat pulang ke kampung halaman. “Saat pulang ke kampung, kita buang atribut pangkat dan jabatan. Jadilah rakyat biasa di tengah masyarakat kampung, agar kita bisa lebih meresapi kebersamaan,” ungkapnya.

Kecintaan pada Tanah Leluhur

Meskipun saat ini bertugas sebagai Pj Bupati di Magetan, Nizhamul menegaskan bahwa kecintaannya pada tanah leluhurnya, Langkat, tak pernah pudar. “Saya sangat cinta dan sayang kepada Langkat. Meskipun saya bertugas di tempat lain, Tanjungpura adalah sejarah yang tidak bisa saya lupakan,” ujarnya dengan penuh haru.(hj)

Selengkapnya
NASIONAL

Nizhamul, SE, MM, Digadang Jadi Calon Tunggal Ketum PB ISMI

Jelajahnegeriku.id,Langkat – Nizhamul, SE, MM, putra asli Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menjadi sorotan menjelang Musyawarah Besar (MUBES) ke-5 Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI). Nama Nizhamul disebut-sebut sebagai calon tunggal Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar ISMI (PB ISMI) periode mendatang.

Pada Sabtu (18/1/2025), Nizhamul terlihat berziarah ke Masjid Azizi, Tanjung Pura. Ia mengunjungi makam para ulama besar Melayu, seperti makam Syekh Muhammad Yusuf dan Tengku Amir Hamzah. Setelah berziarah, ia melaksanakan sholat Ashar di masjid bersejarah tersebut, sebagai bagian dari agenda pulang kampungnya.

Dalam kapasitasnya sebagai Penjabat (Pj) Bupati Magetan, kunjungan Nizhamul didampingi Sekretaris PB ISMI, Dato Prof. Dr. H. Ilmi Abdullah, M.Sc, yang juga Ketua Organizing Committee, serta Sekretaris Steering Committee, Dato Dr. H. Yanhar, M.AP. Kegiatan ini menjadi rangkaian persiapan MUBES ke-5 ISMI yang akan digelar pada Minggu, 19 Januari 2025, di Aula Pancasila Gedung BPMP Sumut, Kota Medan.

Komitmen untuk Memajukan Masyarakat Melayu

Dalam keterangannya, Nizhamul menyampaikan Saat dimintai keterangan terkait misinya jika terpilih sebagai Ketum PB ISMI, Nizhamul menyampaikan bahwa keterlibatannya adalah panggilan jiwa untuk memajukan masyarakat Melayu, khususnya di Pantai Timur Sumatera dan di seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah, saya sebagai putra asli Langkat, merasa terpanggil untuk membawa masyarakat Melayu lebih maju. ISMI adalah wadah tempat kita berdiskusi, berinovasi, dan berbuat untuk kemajuan kaum Melayu,” ujarnya.

Nizhamul juga menyoroti banyaknya cendekiawan Melayu yang berprestasi, seperti Prof. Djohar Arifin Husin, putra asli Tanjung Pura. Ia berharap ISMI dapat menjadi motor penggerak untuk menjadikan masyarakat Melayu lebih modern, moderat, dan bermanfaat bagi semua kalangan.

“Ini adalah tantangan besar bagi kami untuk lima tahun ke depan. Insya Allah, jika terpilih, kami ingin membawa gagasan bagaimana Melayu berdiri di atas kaki sendiri, kuat dan mandiri,” tambahnya.

Lebih lanjut, Nizhamul menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan terus berkontribusi bagi daerah asal, di manapun seseorang berada dan berkarir. “Perbuatan baik tidak terbatas pada tempat, tetapi menjadi pengikat untuk memperhatikan daerah masing-masing,” tutupnya. (Hj) 

Selengkapnya
NASIONAL

SMSI Langkat Desak Polres Segera Tangkap Pembacok Wartawan POSMETRO

Jelajahnegeriku.id,Langkat-Enam (6) bulan pasca laporan pembacokan wartawan POSMETRO, Lisa Ardi di Polres Langkat, pelaku belum tertangkap benar mengecewakan insan pers.

“Kenyataan ini benar – benar menyakiti hati dan mengecewakan kami, juga mengancam perlindungan kebebasan pers di Langkat,” sebut Ketua SMSI Langkat, Anoriyan Yusuf, Senin (13/1/2025) di Stabat.

Menurut Riyan panggilan akrabnya, enam bulan pelaku belum tertangkap menyiratkan keanehan dan spekulan liar terkait kinerja Polres Langkat.

Apakah upaya penangkapan pelaku dilakukan secara serius? Ataukah Polres Langkat merasa gamang?

Diduga pelaku adalah suruhan bandar narkoba inisial RN. Dikenal bandar kelas kakap di Kecamatan Babalan, yang menguasai peredaran narkoba jenis sabu melalui barak/pondok beroperasi 24 jam.

Riyan pun mendesak Polres Langkat bergerak cepat segera menangkap pelaku, serta menyarankan Kapolres Langkat untuk mengundurkan diri jika merasa tidak mampu meringkus pelaku.

“Namun jika mampu, buktikan, segera tangkap pelaku dan bandar yang diduga memberikan perintah kriminalisasi ke korban, agar segera diadili sesuai hukum,” tegas Riyan.

“Kami yakin Polri memiliki integritas tinggi yang mampu melindungi dan memberikan keamanan bagi kebebasan insan pers,” tandasnya.

Pelaku Belum Tertangkap Siratkan Kejanggalan

Lanjut Riyan, belum tertangkapnya pelaku meski sudah ditetapkan tersangka menyiratkan kejanggalan besar.

Alasannya, pihak Polres Langkat mengakui tengah menyelidiki keberadaannya pelaku. Seakan begitu sulitnya mencari keberadaan pelaku sampai setengah tahun lamanya belum tertangkap.

Sementara info yang diterima, beberapa waktu lalu kedua pelaku masih sering terlihat berada di Kecamatan Babalan, bahkan pelaku juga beberapa kali bertemu korban dan sempat memberikan ancaman.

“Kami merima laporan, Lisa Ardi diancam oleh salah satu pelaku dan masih sering berpapasan dengan pelaku lainnya di jalan. Tapi disisi lain, Polres Langkat masih mencari keberadaan pelaku hingga kasus bergulir enam bulan belum tertangkap,” sebut Riyan heran.

Peryataan Kapolres Langkat

Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo menjelaskan, status perkara sudah tahap penyidikan dan penetapan status tersangka terhadap terduga inisial B dan W alias P. Kini pihaknya tengah berupaya keras mencari dan mengejar pelaku untuk ditangkap.

“Saat ini penyidik sedang berupaya melakukan upaya pencarian, pengejaran dan penangkapan terhadap terduga inisial B dan W als P tsb,” ujar Kapolres Langkat melalui pesan whatsapp, Minggu (12/1/2025). Sembari memohon doa restu agar kasus ini segera dapat dituntaskan.

Sebelumnya diberitakan, dua pelaku pembacokan Lisa Ardi, wartawan POSMETRO di Langkat, masih bebas menghirup udara segar pasca dilaporkan setengah tahun lalu di Polres Langkat.

Sesuai dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/329/VII/2024/SPKT/POLRES LANGKAT/POLDA SUMATERA UTARA, tanggal 07 Juli 2024.

Kronologi Kebrutalan Bandar Sabu Bacoki Wartawan

Lisa Ardi dibacoki kepalanya hingga bersimbah darah oleh dua orang diduga kuat suruhan bandar sabu di Babalan, inisial RN.

Lokasi pembacokan depan sebuah warung berada di jalan (Dusun) Alur Rejo, Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan, Jumat (5/7/24) sekitar pukul 02.15 WIB lalu.

Akibatnya Ardi mengalami luka serius, darah segar terus mengucur deras dari kepalanya hingga pihak Puskesmas Securai pun tidak sanggup menangani.

Ardi harus dilarikan ke RSU Mahkota Bidadari di Kecamatan Gebang, Langkat untuk mengobati (menjahit) dua luka robek di kepala akibat bacokan.

Pembacokan Ardi Kuat Diduga Direncanakan

Diketahui, pembacokan Ardi kuat diduga direncanakan bandar sabu RN. Dimulai dari pemberitaan maraknya peredaran narkotika di Desa Securai Utara, Kecamatan Babalan, Langkat terbitan Sabtu (29/6/2024).

Pemberitaan itu membuat bandar sabu RN terusik. RN pun semakin berang, akibat pemberitaan pondok-pondok (barak) sabunya digerebek pihak berwajib kala itu.

Informasinya, lokasi penggerebekan di sekitar pabrik getah yang sudah tutup di Dusun II Securai Pasar pada Kamis (4/7/2024) lalu.

Dari situ, kuat diduga RN mengirim dua orang kaki tangannya untuk menculik Ardi. Dua kaki tangan itu, memiliki panggilan BARIK warga Desa Palumanis, Kecamatan Gebang.

Rekannya, sering dipanggil WANDI alias PAEH. Pria sebatangkara yang tinggal di Titi Panjang Securai Pasar, Dusun Alur Rejo, Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan.

Informasi itu dari pengakuan Ardi saat ditemui di ruang IGD RSU Mahkota Bidadari, Jumat (5/7/24) lalu.()

Editor=Tim Redaksi

Selengkapnya
PERISTIWANASIONAL

Enam Bulan Pembacok Wartawan di Langkat Belum Ditangkap, Pelaku: Semua Sudah Dikondisikan 

Jelajahnegerikuid,Langkat-Dua pelaku pembacokan wartawan POSMETRO Lisa Ardi, di Langkat, masih bebas menghirup udara segar pasca dilaporkan setengah tahun lalu di Polres Langkat.

Sesuai dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/329/VII/2024/SPKT/POLRES LANGKAT/POLDA SUMATERA UTARA, tanggal 07 Juli 2024.

Parahnya bukan saja belum ditangkap, salah satu pelaku (Wandi) beberapa kali terus mengancam keselamatan Ardi berserta keluarga, jika Ardi tidak mencabut laporan atas dirinya di Polres Langkat.

“Dia (pelaku) minta aku cabut laporannya bang, katanya (Wandi) percuma laporan ku di Polres Langkat tidak akan pernah ditanggapi, karena semua sudah dikondisikan,” ungkap Ardi saat ditemui di Securai Utara, Kecabatan Babalan, belum lama ini.

“Jadi kalau laporan itu gak dicabut, dia bilang hati hati dengan keselamatan ku dan keluarga aku. Apalagi sempat dia masuk penjara karena laporan ku, lepas dari penjara dia akan balas, sasarannya aku dan keluarga. Ancaman ini dua kali disampaikan ke aku saat jumpa di jalan bang,” tambah Ardi.

Dirinya pun sangat berharap Polres Langkat segera menangkap para pelaku pembacokan dan bandar narkoba (RN) yang kuat diduga sebagai otak pelaku. 

Sebab menurutnya, hasil visum sudah ada, istrinya salah satu saksi dan peristiwa terjadi di depan warung kedai milik warga, dimana pemilik warung melihat peristiwa itu.

“Artinya jika pihak Polres Langkat serius menangani kasus ini, dua unsur alat bukti semuanya sudah bisa tercukupi dan pelaku masih sering terlihat di Securai, jadi sudah dapat segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” harapnya.

Dikonfirmasi soal itu, Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Dedi Mirza menjelaskan pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan pihaknya tengah melakukan penyelidikan keberadaan pelaku. Sambil memohon informasi keberadan tersangka.

“Kami sudah menetapkan, saat ini sedang berupaya melakukan penyelidikan keberadaan TSK. Jika ada informasi tersebut kami sangat berterimakasi,” jawabnya melalui pesan whatsaap, Minggu (12/1/2025).

#Kronologi Keberutalan Bandar Sabu Bacoki Wartawan

Peredaran narkotika jenis sabu dinilai marak di wilayah hukum Polsek Pangkalan Brandan jajaran Polres Langkat. 

Sangking maraknya dari informasi sumber, para bandar bebas mengedarkan barang haram itu tanpa tersentuh hukum. Mereka sesuka hati mendistribusikan sabu meracuni masyarakat dan generasi emas bangsa. 

Parahnya lagi, para bandar sabu di wilayah Pangkalan Brandan Kecamatan Babalan dinilai beringas dan brutal. Keberadaan bandar ini benar-benar mengancam keselamatan warga sekitar. 

Mereka tidak segan menghabisi siapa pun yang mencoba ikut andil memberantas bisnis sabu nya. Seperti penganiayaan yang dialami wartawan POSMETRO di Kabupaten Langkat, Lisa Ardi. 

Ardi dibacoki kepalanya hingga bersimbah darah oleh dua orang diduga kuat suruhan bandar sabu di Babalan, inisial RN.

Lokasi pembacokan depan sebuah warung berada di jalan (Dusun) Alur Rejo, Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan, Jumat (5/7/24) sekitar pukul 02.15 WIB lalu. 

Akibatnya Ardi mengalami luka serius, darah segar terus mengucur deras dari kepalanya hingga pihak Puskesmas Securai pun tidak sanggup menangani.

Ardi harus dilarikan ke RSU Mahkota Bidadari di Kecamatan Gebang, Langkat untuk mengobati (menjahit) dua luka robek di kepala akibat bacokan. 

#Pembacokan Ardi Kuat Diduga Direncanakan

Diketahui, pembacokan Ardi kuat diduga direncanakan bandar sabu RN. Dimulai dari pemberitaan maraknya peredaran narkotika di Desa Securai Utara, Kecamatan Babalan, Langkat terbitan Sabtu (29/6/2024). 

Pemberitaan itu membuat bandar sabu RN terusik. RN pun semakin berang, akibat pemberitaan pondok-pondok (barak) sabunya digerebek pihak berwajib kala itu. 

Informasinya, lokasi penggerebekan di sekitar pabrik getah yang sudah tutup di Dusun II Securai Pasar pada Kamis (4/7/2024) lalu. 

Dari situ, RN mengirim dua orang kaki tangannya untuk menculik Ardi. Dua kaki tangan itu, memiliki pangilan BARIK warga Desa Palumanis, Kecamatan Gebang. 

Rekannya, sering dipanggil WANDI alias PAEH. Pria sebatangkara yang tinggal di Titi Panjang Securai Pasar, Dusun Alur Rejo, Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan.

#Diyakini Suruhan RN dari Pengakuan Pelaku

Sebelum membacok, kedua pelaku sempat berdialog dengan Ardi. Mereka diketahui sudah saling kenal. 

Ardi awalnya tengah mengendarai sepeda motornya untuk menjalani aktivitas jurnalistik. 

Ditengah perjalanan, kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor matic jenis yamaha mio menghentikan Ardi. 

Awalnya Ardi dihentikan dekat rel kereta api (KAI). Lantaran disekitar lokasi terlihat sunyi, Ardi pun berwaspada.

Setelah mengamati gerak gerik kedua pelaku yang mencurigakan, Ardi mengajak keduanya ke depan sebuah warung kedai milik warga sekitar. Tujuannya agar dekat dengan keramaian orang-orang. 

Dilokasi itu, ketiganya mulai melakukan perdialogkan sebelum terjadi pembacokan berutal. 

Barik menanyakan, ada persolaan apa antara Ardi dengan RN. Lalu Barik bertanya, kenapa masalahnya tidak diselesaikan. 

“Dia (Barik) tanyak, ada masalah apa dengan RN. Lalu ku jawab, soal pemberitaan sabu sudah tidak dilanjutkan,” ungkap Ardi.

Berita tidak dilanjutkan Ardi, demi menjaga keselamatan dan keamanan dirinya dan keluarga, sebab sudah mendapatkan ancaman sebelumnya. 

Lalu Barik mengatakan ke Ardi, bahwa dirinya sudah dua malam berpikir untuk melakukan intruksi menculik Ardi. 

“Barik bilang, dia dua malam mikirkan (mempertimbangkan) untuk menculik saya,” ujar Ardi. 

Selanjutnya, Barik meminta uang ke Ardi agar intruksi dari RN untuk melukai Ardi tidak dilakukannya. 

“Sini ada uang kau, biar aku gak apain (melukai) kau,” sebut Ardi menirukan perkataan Barik. 

Ardi pun menjawab, dirinya sama sekali tidak memiliki uang. Mendengar jawaban itu, tubuh Ardi langsung dipegang oleh Wandi (rekan Barik). 

Lalu Barik pun mengeluarkan parang pendek dari jaketnya dan membacoki kepala Ardi sebanyak dua kali. 

Senjata tajam itu, sejak awal sudah dipersiapkan Barik. Disimpan dibalik jaket yang dikenakan Barik, tepatnya dibagian perut depan Barik. 

Melihat Ardi bersimbah darah dan merintih kesakitan, kedua pelaku pun langsung tanjap gas, kabur melarikan diri mengendarai sepeda motornya. 

Ardi sambil menahan sakit, dan memegang kepala menahan aliran darah berupaya sekuat tenaga mengendarai sepeda motornya menuju rumah seorang mantri. 

Karena mantrinya tidak ada, Ardi kembali bersusah payah pergi menuju Puskesmas Securai dan akhirnya harus dirujuk ke RSU Mahkota Bidadari untuk mendapatkan perawatan medis, mengobati lukanya.

Informasi itu dari pengakuan Ardi saat ditemui di ruang IGD RSU Mahkota Bidadari, Jumat (5/7/24) lalu.(hj) 

Selengkapnya
NASIONAL

Polres Langkat Tangkap Dua Pria Diduga Pengedar Narkotika jenis Sabu

Jelajahnegetiku.id,Langkat-Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat menangkap dua orang laki laki diduga pengedar narkotika jenis sabu di Dusun I pasar 4 Desa Suka Jadi Kecamatan Hinai Kabupaten. Langkat pada hari Jum’at Tanggal 03 Januari 2025 sekira Pukul 17:00 Wib,

Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, MSi melalui Kasat Resnarkoba AKP Rudi Sahputra, SH, MH, dikonfirmasi pada hari Senin 06 Januari 2025 mengatakan kedua pengedar itu berinisial DS (31) Dusun III Desa Berdikari Stabat Lama Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat dan ES (41) Dusun III Desa Berdikari Stabat Lama Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat.

Dijelaskannya, penangkapan tersebut berawal adanya informasi masyarakat bahwa ada di Dusun I pasar 4 Desa Suka Jadi Kecamatan Hinai Kabupaten. Langkat.

Setelah dilakukan penyelidikan, pada hari Jum’at Tanggal 03 Januari 2025 sekira Pukul 17:00 Wib, Team Opsnal Sat Resnarkoba Polres Langkat menangkap kedua tersangka DS dan ES di Dusun I pasar 4 Desa Suka Jadi Kecamatan Hinai Kabupaten. Langkat.

Kemudian turut diamankan barang bukti berupa 20 (Dua puluh) buah Plastik klip bening kecil yang didalamnya diduga terdapat narkotika jenis Sabu dengan brutto 3,18(Tiga koma delapan belas)Gram, 3(Tiga) buah plastik bening kosong, 1(satu) buah sekop, 1 (satu) buah Hp merk Oppo berwarna hitam, 1 (satu) buah HP merk Vivo berwarna merah, 2 (dua) buah plastik klip bening besar kosong.

Kedua tersangka mengaku pemilik barang bukti yang ditemukan tersebut sehingga kedua tersangka beserta barang bukti diboyong ke ruangan Sat Resnarkoba Polres Langkat.

“Kedua tersangka, DS dan ES sudah ditahan di RTP Mako Polres Langkat,” Pungkas AKP Rudi Sahputra.(hj)

Selengkapnya
NASIONALBUDAYA

Keindahan Kolam Renang Sultan Langkat yang Tertinggal di Tengah Pemukiman Warga

Jelajahnegeri.id,Langkat-Di tengah kehidupan yang penuh keterbatasan pada abad ke-18, ketika informasi dan alat masih sulit didapatkan, Kesultanan Langkat pada masa itu berhasil menunjukkan kemewahan yang luar biasa. Salah satu bukti kejayaan tersebut adalah sebuah kolam renang yang megah dan indah yang dibangun jauh sebelum zaman modern seperti sekarang.

Kolam renang yang kini terletak di Jalan Syehk Muhammad Yusuf, Kelurahan Pekan Tanjungpura, Kabupaten Langkat ini menjadi saksi bisu kebesaran Kesultanan Langkat pada masanya. Meskipun saat ini kolam tersebut sudah tertutup rerumputan dan pohon pisang, bentuk dan ukuran kolam yang masih terlihat kokoh menggambarkan betapa luar biasanya desain yang dibuat pada masa itu. Kolam ini memiliki lebar 40 meter dan panjang 50 meter, menjadikannya sebagai salah satu kolam renang terbesar di jamannya.

Menurut informasi dari Tengku Ony Cucuk Sultan Machmud Sultan Langkat ke-III, kolam renang ini dibangun oleh Sultan Musa dan digunakan khusus untuk keluarga kerajaan serta kerabat terdekat Sultan Langkat. Kolam ini memang memiliki tempat yang sangat istimewa, dengan berbagai fasilitas yang menunjukkan kemewahan pada zaman itu.

Di masa kejayaannya, kolam renang ini menjadi tempat favorit bagi permaisuri dan anak-anak Sultan Langkat untuk mandi. Bahkan sebelum mereka memasuki kolam, permaisuri dan anak-anak Sultan akan mengenakan minyak wangi atau temuah-rempah wangi yang menyebar harum ke seluruh penjuru area sekitar kolam. Hal ini menambah kesan mewah pada suasana di sekitar kolam renang.

Tengku Ony mengenang masa lalu dengan penuh kekaguman, “Bayangkan, kolam renang ini bentuknya begitu indah, bahkan lebih indah dari kolam renang yang ada saat ini yang pernah saya lihat,” ujarnya. Ia menambahkan, bahwa bentuk kolam renang tersebut memiliki empat sisi yang sangat simetris dan bernilai sejarah tinggi, yang sangat sulit ditemukan pada zaman sekarang.

Pada bagian depan dan belakang kolam, terdapat tangga masuk yang semakin memperlihatkan kesan kemewahan dan keindahan kolam tersebut. Di bagian belakang kolam, terdapat sebuah ruang tunggu yang nyaman bagi mereka yang ingin bersantai menunggu para kerabat yang sedang mandi. Semua ini menunjukkan betapa besar perhatian Sultan Langkat terhadap kenyamanan dan kemewahan bagi keluarganya.

“Ini tidak bisa saya bayangkan, betapa hebatnya nenek moyang saya dulu yang dapat berpikir untuk membangun kolam renang yang sampai saat ini masih terlihat mewah, meskipun tidak lagi difungsikan seperti dulu,” tambah Tengku Ony dengan nada penuh kekaguman.

Kolam renang yang dulunya menjadi simbol kemewahan Kesultanan Langkat ini memang mencerminkan kejayaan kerajaan tersebut. Pada masa itu, segala sesuatunya serba terbatas, baik informasi maupun teknologi, namun Sultan Langkat mampu menciptakan sesuatu yang luar biasa dan menjadi kebanggaan pada jamannya.

Tengku Ony juga mengungkapkan, “Dulu ibu saya pernah mandi di kolam ini. Kata ibu saya, kolam ini memiliki kedalaman yang bervariasi, ada bagian yang dangkal untuk anak-anak dan ada juga bagian yang lebih dalam untuk orang dewasa.” Hal ini menunjukkan betapa canggihnya desain kolam renang tersebut, sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan penggunanya.

Kolam renang ini adalah bukti nyata bagaimana Kesultanan Langkat mampu menciptakan kemewahan dan kebesaran meskipun di tengah keterbatasan zaman. Keberadaan kolam ini memperlihatkan seberapa majunya pemikiran Sultan Langkat dalam membangun fasilitas yang tidak hanya bermanfaat, tetapi juga memiliki nilai estetika yang tinggi.

Namun, di balik keindahan dan kemewahannya, kolam renang ini kini terlupakan. “Sayangnya, kolam peninggalan ini tidak dirawat dengan baik dan dibiarkan begitu saja. Rasanya sangat disayangkan, karena ini adalah warisan sejarah yang sangat berharga,” ujar Tengku Ony dengan nada kesal.

Kolam yang dulunya menjadi pusat aktivitas keluarga Sultan Langkat kini hanya bisa dikenang. Masyarakat setempat sering melewatinya, namun tak banyak yang mengetahui sejarah dan keindahan yang tersimpan di balik kolam tersebut. Sebuah simbol kejayaan yang seharusnya dijaga dan dilestarikan agar bisa menjadi bagian dari sejarah yang tak terlupakan.

Kolam renang Sultan Langkat yang terlupakan ini adalah sebuah warisan sejarah yang patut mendapat perhatian lebih, agar generasi mendatang dapat merasakan dan menghargai kekayaan budaya yang pernah ada. Keberadaan kolam ini harus menjadi pengingat akan betapa majunya Kesultanan Langkat di masa lalu, dan betapa pentingnya untuk melestarikan warisan budaya yang telah ada.(hj)

Selengkapnya
NASIONAL

Catatan Akhir Tahun 2024

Peluang dan Tantangan Bisnis Media Lokal

Oleh Ilona Juwita
(Wakil Ketua Umum SMSI Bidang Pengembangan Bisnis dan Digital Media)

Jelajahnegeriku.id-Bisnis media digital di Indonesia bertumbuh secara signifikan selama tahun 2024. Salah satunya ditandai dengan pencapaian ekonomi digital Indonesia yang diperkirakan mencapai Gross Merchandise Value (GMV) sebesar $90 miliar, naik 13% dibandingkan tahun 2023, menjadikannya yang terbesar di Asia Tenggara, berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2024 yang disusun oleh Google, Temasek, dan Bain & Company (Sumber: Google Blog)

Meningkatnya konsumsi konten digital, game, dan layanan streaming menjadi salah satu faktor besar tumbuhnya bisnis media digital, dengan GMV diperkirakan tumbuh 12% dari $7 miliar pada tahun 2023 menjadi $8 miliar pada tahun 2024.

Pertumbuhan ini juga berjalan seiring dengan meningkatnya pengguna internet di Indonesia. Menurut data Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII), jumlah pengguna internet di Indonesia pada awal 2024 mencapai 221 juta jiwa, atau sekitar 79,5% dari total populasi. Angka ini meningkat 2,75% dibandingkan awal tahun 2023.

Meskipun ada pertumbuhan, media digital menghadapi tantangan dalam hal pendapatan iklan dan persaingan dengan platform global. Penurunan belanja iklan perusahaan untuk media massa dan dominasi platform media sosial global menekan pendapatan media lokal. Selain itu, perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) menambah kompleksitas dalam industri ini.

Bagaimana media digital terutama media massa menghadapi tantangan ini kedepan?

Media digital perlu mengadopsi strategi inovatif, seperti memanfaatkan data pengunjung untuk meningkatkan interaksi dan pengalaman pengguna, serta mengembangkan model bisnis yang lebih beragam. Kolaborasi dengan pemerintah dan komunitas lokal juga penting untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan relevansi di era digital.

Pemanfaatan Data Pengunjung perlu diawali dengan membangun infrastruktur teknologi yang memadai. Media perlu mengimplementasikan platform manajemen data pelanggan yang memungkinkan media untuk memiliki database yang lebih terstruktur sehingga memudahkan analisa dan segmentasi. Selanjutnya media perlu melakukan berbagai inisiatif agar dapat mulai melakukan pengumpulan data termasuk salah satunya mendorong pengunjung berinteraksi dengan fitur, form registrasi, konten, dll. Media juga harus memastikan patuh terhadap regulasi hukum privasi terutama bagaimana data pelanggan tersebut akan digunakan. Melalui serangkaian analisis dan segmentasi yang bisa dilakukan melalui data tersebut, media dapat memberikan pengalaman berkunjung yang lebih personal, menawarkan targeting iklan yang lebih presisi, dan penawaran konten premium melalui skema berlangganan.

Skema bisnis berlangganan menjadi salah satu model bisnis baru yang patut dilirik terutama ketika media sudah mampu memastikan kualitas konten yang diproduksi dan pengelolaan data pelanggan yang tepat. Model bisnis ini menjadi salah satu bentuk inovasi media digital untuk memastikan bisnis yang berkelanjutan.

Kolaborasi dengan pemerintah dan komunitas lokal akan mendorong pertumbuhan media digital lebih baik lagi. Pemerintah melalui support infrastruktur digital dan literasi yang lebih luas akan meningkatkan indeks masyarakat digital. Hal ini akan mendorong tumbuhnya kebutuhan akan konten digital yang lebih beragam. Komunitas lokal selanjutnya memiliki peranan penting dalam menghadirkan konten tersebut tentunya dengan pendekatan lokal yang memiliki relevansi lebih baik.

Selengkapnya
1 5 6 7 8 9
Page 7 of 9