close

NASIONAL

DAERAHNASIONAL

Bupati Syah Afandin dan Wabup Tiorita Tepung Tawari 460 Jamaah Calon Haji Langkat

Jelajahnegeriku.id,Langkat –Sebanyak 460 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Langkat tahun 2025 M/1446 H mendapatkan tepung tawar dan doa restu dari Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH, didampingi Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti, SH, bersama unsur Forkopimda Langkat di Pendopo Jentera Malay, Rumah Dinas Bupati Langkat, Jumat (25/4/2025).

Pemberangkatan para JCH tahun ini mengusung semangat melalui tema “Menuju Haji yang Mabrur, Kunci Kesuksesan dalam Ibadah Haji”. Tema ini dipilih sebagai wujud harapan agar seluruh jamaah mampu menjalani ibadah dengan ilmu, mandiri, dan penuh kebersamaan. Manasik haji sekaligus menjadi momen silaturahmi untuk saling mengenal antarjamaah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Dalam sambutannya, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menekankan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji. “Ibadah haji adalah ibadah fisik. Jaga stamina dan kesehatan. Rajinlah bertanya, banyak membaca, agar semua rukun dan syarat haji terpenuhi,” ujarnya.

Beliau juga berpesan agar jamaah membekali diri dengan kesabaran dan keikhlasan untuk membantu sesama jamaah. “Berdoalah sepuasnya di tempat-tempat mustajab. Niatkan semua karena Allah,” lanjut Syah Afandin.

Menunjukkan kepedulian terhadap keluarga yang ditinggal, Bupati Syah Afandin menekankan kepada seluruh camat se-Kabupaten Langkat untuk memberikan perhatian khusus terhadap keluarga para jamaah. “Pastikan mereka terpantau dan terjaga, agar para jamaah tidak terbebani pikiran selama menunaikan ibadah,” tegasnya.

Jumlah JCH Kabupaten Langkat tahun ini sebanyak 460 orang, terbagi dalam Kelompok Terbang (Kloter) 6 dan 7, terdiri dari:
– 11 Ketua Rombongan (Karom).
– 46 Ketua Regu (Karu).
– 3 Petugas Haji Daerah (PHD).
– 4 petugas haji cadangan.

JCH tertua laki-laki adalah Pairan (86 tahun) dari Kecamatan Babalan, dan tertua perempuan adalah Baiyah (84 tahun) dari Kecamatan Pangkalan Susu. Sedangkan JCH termuda laki-laki adalah Mu’arif Abbas (18 tahun) dari Kecamatan Kutambaru, dan termuda perempuan adalah Ananda Ifrajiani Khair (23 tahun) dari Kecamatan Stabat.

Rencananya, Kloter 6 akan diberangkatkan pada Rabu 7 Mei 2025 pukul 06.00 WIB dari Alun-alun T. Amir Hamzah, Stabat, dan Kloter 7 akan diberangkatkan pada Kamis, 8 Mei 2025 pukul 07.00 WIB dari Serambi Jentera Malay, Rumah Dinas Bupati Langkat.

Acara tepung tawar tersebut turut dihadiri tokoh agama, OPD terkait, dan keluarga jamaah, berlangsung khidmat dan penuh haru sebagai simbol dukungan moril dan spiritual dari Pemerintah Kabupaten Langkat(hj)

Selengkapnya
NASIONAL

Dewan Pers Minta Pengalihan Penahanan Direktur Pemberitaan JakTV

Jelajahnegeriku.id,Dewan Pers memberi perhatian besar terhadap penetapan tersangka Direktur Pemberitaan JakTV, Tian Bahtiar, dalam kasus yang disebut Kejaksaan Agung sebagai permufakatan jahat untuk merintangi pemeriksaan perkara korupsi crude palm oil (CPO), timah, dan impor gula. Dewan Pers telah mengunjungi Kejaksaan Agung dan bertemu Jaksa Agung pada Selasa 22 April 2025. Kemarin, 24 April 2025, giliran Kejaksaan Agung yang mengunjungi Dewan Pers sekaligus menyerahkan berkas kasus yang melibatkan Tian Bahtiar tersebut.

Berkaitan dengan itu, Dewan Pers menyampaikan hal-hal sebagai berikut.

1. Dewan Pers pada hari Kamis 24 April 2025 telah menerima berkas-berkas dari Kejaksaan Agung yang disampaikan oleh Kapuspenkum, Harli Siregar, sehubungan dengan ditetapkannya Tian Bahtiar sebagai tersangka.

2. Ketua Dewan Pers meminta agar Kejaksaan Agung melakukan pengalihan penahanan terhadap Tian Bahtiar untuk memudahkan proses pemeriksaan di Dewan Pers.

3.Dewan Pers akan meneliti secara mendalam berkas-berkas dari Kejaksaan Agung tersebut. Meski perlu waktu yang memadai untuk meneliti sekaligus menganalisis kasus tersebut sesuai dengan prosedur operasi standar, namun Dewan Pers akan menyampaikan hasilnya pada semua pihak sesegera mungkin.

4.Dewan Pers dan Kejaksaan Agung sama-sama berkomitmen untuk menguatkan penegakan hukum dan penguatan kehidupan pers. Kedua belah pihak juga sama- sama saling menghormati kewenangan masing-masing.

5.Kapuspenkum Kejaksaan Agung telah menyatakan, bahwa kasus ini tidak ada kaitannya dengan produk jurnalistik.

Untuk meningkatkan sikap saling menghormati wewenang masing-masing, Dewan Pers akan meneruskan rencana menghidupkan nota kesepahaman dengan Kejaksaan Agung berkaitan dengan penanganan sengketa pemberitaan (produk jurnalistik) sebagaimana pernah dilakukan di masa lalu. Hal yang sama telah dilakukan oleh Dewan Pers bersama Polri dan Mahkamah Agung.(hj) 

Selengkapnya
NASIONAL

BRI Branch Office Medan Gatot Subroto Memberikan Apresiasi Kepada Nasabah Pasca Mudik dan Libur Panjang

Jelajahnegeriku.id,Medan – Usai menikmati momen kebersamaan di kampung halaman, masyarakat kini bersiap kembali ke aktivitas harian masing-masing. Namun, masa transisi pasca mudik kerap disertai tantangan dalam mengatur kembali kondisi keuangan.

Menanggapi kebutuhan ini, BRI Branch Office Medan Gatot Subroto selalu memberikan layanan terbaik bagi nasabah Wisnu Wirawan, Pimpinan BRI Branch Office (BO) Medan Gatot Subroto menyampaikan program ini merupakan bentuk apresiasi kepada nasabah yang telah mempercayai dan menjadi BRI sebagai mitra dan teman pada saat mudik dan libur panjang.

Melalui layanan digital BRImo salah satunya, yang memiliki beragam pilihan transaksi mulai dari online on boarding baik dari dalam maupun luar negeri, pembayaran, pembelian, investasi, asuransi, hingga pencatatan keuangan.

Sehingga memudahkan nasabah dalam bertransaksi, keberhasilan BRI sampai saat ini tentu saja karena dukungan seluruh nasabah yang telah mempercayakan transaksi perbankannya di BRI.

“Oleh karena itu, kami senantiasa berusaha memahami kebutuhan nasabah dan terus menerus melakukan inovasi untuk meningkatkan layanan kepada nasabah di BRI BO Medan Gatot Subroto,” tegasnya.

Wisnu Wirawan juga memastikan bahwa kebutuhan dan kepuasan pelanggan akan tetap menjadi pilar utama perseroan dan menjadi salah satu pilar budaya kerja Bank BRI khusus di BRI BO Medan Gatot Subroto Sebagai bank dengan jaringan layanan terluas di Indonesia, BRI berkomitmen menghadirkan layanan keuangan yang aman, andal, dan mudah diakses di seluruh wilayah.(hj)

Selengkapnya
NASIONAL

BRI Peduli Kantor Cabang Medan Thamrin Melaksanakan Pemberian Paket Sembako Untuk Masyarakat Kurang Mampu Melalui Yayasan Santri Berbuat Indonesia

Jelajahnegeriku.id,Medan – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Medan Thamrin melalui Program BRI Peduli menggelar bakti sosial (baksos). Dengan BRI Peduli, baksos dilakukan dengan menyalurkan paket sembako untuk masyarakat kurang mampu yang diberikan melalui Yayasan Santri Berbuat Indonesia.

Tarmizi selaku Pimpinan Cabang BO Medan Thamrin yang menyelenggarakan acara tersebut menerangkan bahwa aksi baksos kepada masyarakat kurang mampu tersebut merupakan wujud kepedulian BRI.

“Melalui program BRI Peduli dari KC Medan Thamrin ini kita berbagi senang hati terhadap sesama. Sebab BRI menjadi bagian dari negara dan menyentuh langsung lapisan masyarakat yang tidak hanya melayani kebutuhan keuangan dan perbankan tetapi BRI memiliki kepekaan sosial,” kata Tarmizi seperti diterima Senin (21/4/2025).

Seperti dijelaskan Tarmizi bahwa BRI merupakan bank milik pemerintah yang terbesar dan tersebar di Indonesia. Berdiri sejak tahun 1895 hingga saat ini Bank BRI memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian nasional.

“Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Bank BRI turut melaksanakan Program Tanggung Jawab Sosial atau Corporate Sosial Responsibility (CSR), terutama melalui pelaksanaan Program Bina Lingkungan yang dikenal dengan nama BRI Peduli,” jelasnya.

“BRI Peduli melalui Pilar Sosial merupakan upaya pemenuhan hak dasar manusia yang berkualitas secara adil dan setara untuk meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.(fi)

Selengkapnya
NASIONALRAGAM

Kemenimipas Laksanakan Panen Perdana Program Ketahanan Pangan di Nusakambangan

Jelajahnegeriku.id,NUSAKAMBANGAN – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menyelenggarakan panen perdana dalam rangka pelaksanaan program ketahanan pangan nasional yang dilaksanakan di Pulau Nusakambangan, Kamis (17/4).

Kegiatan ini merupakan bagian dari 13 Program Akselerasi yang telah dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, sebagai implementasi dukungan terhadap visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Panen perdana dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Nusakambangan, di mana Menteri Agus Andrianto turut hadir dan melakukan panen padi varietas inpari yang ditanam di atas lahan seluas dua hektare. Proyek ini melibatkan 18 Warga Binaan dan diperkirakan menghasilkan panen sebesar tujuh ton.

“Panen perdana ini dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi atas kesiapan pelaksanaan program akselerasi yang telah dicanangkan, yang rencananya akan diluncurkan secara nasional pada bulan Juli atau Agustus mendatang,” ungkap Menteri Agus.

Menteri Agus juga menjelaskan bahwa program ini tidak hanya ditujukan untuk mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan keahlian praktis sehingga mereka dapat lebih siap kembali ke masyarakat setelah menjalani masa pembinaan.

Selain itu, melalui regulasi yang mewajibkan Lapas membeli minimal 5% kebutuhan bahan pangan dari hasil program ini, diharapkan terjadi sinergi antara produksi dan konsumsi internal.

“Seluruh Lapas di Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan, tidak hanya dalam bidang pertanian, tetapi juga pada sektor perikanan dan peternakan,” tambahnya.

Selain panen padi, Menteri Imipas juga melakukan panen jagung varietas hibrida di Lapas Gladakan seluas 2,4 hektare. Ia turut meninjau berbagai unit usaha pembinaan di Nusakambangan seperti peternakan domba di Lapas Kembangkuning, peternakan ayam arab di Lapas Permisan, lahan pertanian padi di Lapas Batu, peternakan ayam petelur, serta kolam ikan nila dan bawal di Lapas Terbuka Nusakambangan.

Kunjungan ini juga mencakup pemantauan pembangunan kolaboratif Nusakambangan Berdaya, tempat pemrosesan akhir sampah di Lapas Kembangkuning, dan tambak udang di Lapas Pasir Putih.

Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, Menteri Agus juga meresmikan Training Center Lapas Batu Nusakambangan, yang merupakan hasil kerja sama antara Kemenimipas dan Yayasan Penerimaan Internasional Indonesia bersama Pemerintah Jepang.

“Pendirian pusat pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang Pemasyarakatan, khususnya bagi petugas yang bertugas di wilayah Nusakambangan,” tandas Agus.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi, menegaskan bahwa seluruh Rumah Tahanan (Rutan) dan Lapas, sebanyak 532 unit, wajib mengoptimalkan lahan maupun ruang yang tersedia untuk pelaksanaan program ketahanan pangan. Bagi Rutan dan Lapas yang tidak memiliki lahan, pendekatan urban farming melalui penggunaan polybag menjadi solusi alternatif yang efektif.

“Program ini mencakup bidang pertanian, perikanan, hingga produk UMKM yang berpotensi untuk diekspor. Banyak hasil produksi Rutan dan Lapas yang dibutuhkan baik di pasar domestik maupun internasional,” jelas Mashudi.

Mashudi menambahkan bahwa salah satu tantangan utama dalam pembinaan adalah bagaimana menyiapkan Warga Binaan agar memiliki keterampilan dan mampu mandiri setelah bebas. Pelatihan-pelatihan yang diberikan telah menunjukkan dampak positif, di mana sejumlah Warga Binaan kini telah menguasai keterampilan baru seperti konveksi dan pertanian, bahkan ada yang memilih tetap tinggal untuk bekerja meskipun masa hukumannya telah berakhir.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap proses pembinaan membuka potensi Warga Binaan untuk dapat diterima dan berkontribusi secara positif di tengah masyarakat,” tegas Mashudi.

Terkait pemanfaatan limbah batu bara jenis Fly Ash and Bottom Ash (FABA) dari PLN, Kemenimipas juga telah menjalin kerja sama untuk mengelolanya. FABA dimanfaatkan oleh Warga Binaan untuk memproduksi barang bernilai ekonomi seperti paving block, batako, dan penyekat air laut yang ditujukan bagi konsumen di wilayah Cilacap dan Purwokerto.

Rangkaian kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kemenimipas, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenimipas, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, serta para pejabat tinggi pratama di lingkungan Kemenimipas.

Selengkapnya
NASIONALRAGAM

“Pesta Pernikahan Putri Sultan Langkat Digelar Selama Sebulan: Sebuah Kemegahan yang Belum Pernah Terjadi”

Jelajahnegeriku.id,Langkat-Meski kejayaannya telah runtuh pada tahun 1946 akibat revolusi sosial di Semenanjung Tanah Melayu, cerita tentang kehebatan dan kekayaan Kesultanan Langkat masih tetap hidup dalam ingatan dan percakapan masyarakat hingga kini. Salah satu kisah yang paling sering dikenang adalah pesta pernikahan putri Sultan Abdul Azis, Tengku Lailan Sapinah, dengan anak Raja Bulungan dari Kalimantan, Tengku Bungsu Syed Ariv.

Pesta pernikahan agung itu dilangsungkan di Tanjungpura, Langkat, pada tahun 1926 dan disebut-sebut sebagai resepsi termewah sepanjang abad. Acara ini menghadirkan kemegahan luar biasa yang belum pernah tertandingi hingga saat ini, bahkan oleh pesta pernikahan selebritas papan atas sekalipun.

Bagaimana tidak, seluruh Kesultanan di Sumatra Timur hadir dalam perhelatan tersebut, bahkan turut serta para tamu kehormatan dari negara tetangga, termasuk Raja-Ratu dari Malaka, Thailand, hingga Ratu Belanda Wilhelmina. Peristiwa ini menjadikan pesta pernikahan tersebut sebagai simbol kejayaan dan kebesaran Kesultanan Langkat pada masanya.

Yang lebih mengagumkan, pesta ini tidak hanya berlangsung sehari atau seminggu, namun selama satu bulan penuh. Ada pesta rakyat, hiburan, dan upacara adat yang terus berlangsung dari pagi hingga malam hari, menciptakan euforia yang menyelimuti seluruh wilayah Langkat.

Tengku Ony, cucu dari Sultan Mahmud, membenarkan kisah ini. Ia menyebut bahwa lokasi pesta membentang luas dari kawasan yang kini menjadi Kantor Camat hingga ke kompleks istana Darul Aman dan Darussalam. Ia mendengar cerita ini dari ibunya yang langsung menyaksikan bagaimana wilayah itu dipenuhi oleh para undangan dan masyarakat yang turut bersukacita.

“Bahkan kapal besar berhias kepala naga dibawa dari Bulungan Kalimantan sebagai mahar perkawinan. Itu menunjukkan betapa serius dan megahnya pernikahan tersebut,” ujar Tengku Ony mengenang kemegahan masa silam itu.

Menurutnya, pesta tersebut merupakan bukti nyata kekayaan dan kejayaan Kesultanan Langkat. “Sampai hari ini saya belum pernah dengar ada orang yang menikah dengan pesta sebulan penuh. Bahkan Raffi Ahmad yang disebut-sebut sebagai Sultan Andara pun belum sampai ke level itu,” tambahnya dengan nada bangga.

Kisah pernikahan ini menjadi bukti bahwa Kesultanan Langkat bukan sekadar legenda, tapi kenyataan sejarah yang pernah begitu berpengaruh dan megah. Meski masa kejayaannya telah berlalu, warisan budaya dan kebesaran sejarahnya tetap hidup dalam cerita dan kenangan masyarakat.(ijrah)

Selengkapnya
PENDIDIKANNASIONAL

Syah Afandin Dukung Sekolah Rakyat: Perluas Akses Pendidikan untuk Warga Miskin di Langkat

Jelajahnegeriku.id,Medan – Bupati Langkat, H. Syah Afandin, SH, menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi Pembentukan Sekolah Rakyat serta Dialog Pilar-Pilar Sosial bersama Menteri Sosial Republik Indonesia, Drs. Saifullah Yusuf, yang digelar di Aula Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, pada Jumat (11/4/2025).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Nasution, SE, MM, para Bupati dan Wali Kota se-Sumatera Utara, Kepala Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten/Kota, pendamping PKH, Tagana, TKSK, dan PSM. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membentuk Sekolah Rakyat sebagai lembaga pendidikan non-formal yang fokus memberdayakan masyarakat marjinal, khususnya di daerah tertinggal.

Dalam sambutannya, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul menyampaikan harapannya agar setiap kabupaten/kota di Indonesia memiliki minimal satu Sekolah Rakyat. Sasaran utama program ini adalah anak-anak dari keluarga miskin yang masuk dalam kategori Desil 1 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sekolah Rakyat akan mengusung konsep asrama dan memberikan pendidikan gratis, mulai dari kebutuhan tempat tinggal, pakaian, hingga perlengkapan sekolah.

“Sekolah Rakyat ini akan dimulai tahun ini dengan melihat situasi dan kondisi daerah. Pemerintah akan menanggung seluruh pembiayaannya,” ujar Gus Ipul.

Ia menambahkan, pemerintah tengah melakukan konsolidasi dengan kepala daerah untuk menginventarisasi aset atau lahan yang dapat dijadikan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Untuk tahap awal, ditargetkan sebanyak 200 sekolah didirikan, separuh oleh pemerintah dan separuh oleh swasta, dengan Sumatera Utara termasuk prioritas pelaksanaan.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyampaikan apresiasi terhadap program ini dan menegaskan komitmen Provinsi Sumatera Utara untuk mendukung pembentukan Sekolah Rakyat. Dari 33 kabupaten/kota di Sumut, sebanyak 21 daerah telah mengusulkan pembentukan Sekolah Rakyat.

Sementara itu, Bupati Langkat, H. Syah Afandin, SH, menyatakan dukungannya secara penuh terhadap program tersebut. Ia menyebut Sekolah Rakyat sejalan dengan visi Kabupaten Langkat dalam meningkatkan akses pendidikan yang merata dan adil.

“Ini adalah langkah konkret dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya di daerah kami. Kami siap mendukung dan melaksanakan program ini di Langkat,” tegas Syah Afandin.

Lebih lanjut, Syah Afandin menilai program ini sangat penting dalam upaya memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan berkualitas. Ia menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Langkat untuk mengalokasikan aset daerah sebagai lahan pendirian Sekolah Rakyat.

Acara ini juga diisi dengan diskusi interaktif dan pemaparan strategi implementasi program Sekolah Rakyat di masing-masing kabupaten/kota, serta peran pilar-pilar sosial dalam mendukung keberlanjutan program. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun kolaborasi nasional demi menciptakan pendidikan yang inklusif dan merata untuk seluruh lapisan masyarakat.(hj)

Selengkapnya
1 2 3 4 5 9
Page 3 of 9