close

Ijra Lubis

DAERAH

Lapas Bagansiapiapi Gelar Sidang TPP Bahas Usulan Integrasi dan Pengangkatan Tamping

Jelajahnegeriku.id,Bagansiapiapi – Rabu, 08 Oktober 2025, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi melaksanakan kegiatan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) yang berlangsung di Lapangan Lapas Bagansiapiapi. Kegiatan ini membahas dua agenda penting, yakni usulan program integrasi bagi narapidana dan evaluasi pengangkatan tamping (narapidana pendamping).

Sidang TPP dipimpin langsung oleh Ketua Tim Pengamat Pemasyarakatan yang juga menjabat sebagai Kasi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Binadik), Dasrial. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bagansiapiapi, Asih Widodo, dalam rangka memastikan pelaksanaan pembinaan dan pemberian hak warga binaan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam pelaksanaan sidang tersebut, sebanyak 10 orang narapidana diusulkan untuk mendapatkan hak integrasi, yang meliputi Pembebasan Bersyarat (PB), dan Cuti Bersyarat (CB). Sementara itu, sebanyak 19 orang narapidana diusulkan untuk diangkat sebagai tamping di berbagai bidang kegiatan dalam Lapas.

Pengangkatan tamping ini mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, di antaranya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 1999, Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 1999, serta Peraturan Menteri Hukum dan HAM terkait remisi, asimilasi, dan tata cara pengangkatan tamping.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota Tim Pengamat Pemasyarakatan yang terdiri dari pejabat struktural dan staf terkait. Usulan dibahas secara seksama dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti kepribadian, perilaku, serta hasil asesmen dari Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Balai Pemasyarakatan.

Evaluasi bagi narapidana yang diusulkan menjadi tamping dilakukan dengan menilai sikap, perilaku, loyalitas, serta kemampuan dalam melaksanakan tugas di dalam Lapas.

Kegiatan sidang TPP ini menjadi bentuk komitmen Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi dalam menerapkan sistem pembinaan yang objektif dan transparan, guna memastikan setiap warga binaan mendapatkan hak dan kesempatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.(fi)

Selengkapnya
DAERAH

EMP GEBANG LTD GELAR PENYULUHAN BAHAYA NARKOBA BAGI SISWA MA AR RAHMAN DESA BUBUN

Jelajahnegeriku.id,Langkat-PT Energi Mega Persada (EMP) Gebang Limited melalui Program Pelibatan Masyarakat (PPM) Bidang Kesehatan menggelar kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba bertema “Generasi Bersih, Generasi Hebat Tanpa Narkoba”. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang kelas MA (Madrasah Aliyah) Ar Rahman, Desa Bubun, pada Rabu (8/10) pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Acara tersebut diikuti oleh sekitar 100 siswa-siswi MA Ar Rahman bersama Kepala Sekolah Abdillah, para guru, serta Kepala Yayasan Pendidikan Ar Rahman. Turut hadir juga perwakilan Pemerintah Desa Bubun dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bubun. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian EMP Gebang Ltd terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda di sekitar wilayah operasinya.

Sebagai narasumber, Ronny Lilipaly selaku Field Coordinator EMP Gebang Ltd menyampaikan penyuluhan secara interaktif mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan cara menolak ajakan untuk mencobanya. “Berani menolak ajakan penggunaan narkoba itu simple hanya satu kata sederhana ‘berani’, tapi butuh niat dan tekad yang kuat untuk menyebutkannya dan mempraktikkannya. Jangan sekali-kali kita tergiur untuk mencobanya,” tegas Ronny di hadapan para siswa.

Sesi penyuluhan berlangsung aktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Para siswa tampak bersemangat bertanya dan menjawab pertanyaan seputar dampak narkoba terhadap kesehatan dan masa depan. Sebagai bentuk apresiasi, EMP Gebang Ltd membagikan merchandise berupa kaos, buku notes, dan tumblr minuman kepada siswa yang paling aktif selama sesi berlangsung.

Kepala Sekolah MA Ar Rahman, Abdillah, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak EMP Gebang Ltd. “Kami sangat berterima kasih telah mempercayakan kegiatan ini di sekolah kami. Adapun kegiatan ini sangat penting untuk diikuti oleh siswa-siswi kami agar memahami bahaya narkoba sejak dini,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, EMP Gebang Ltd berharap dapat meningkatkan kesadaran generasi muda untuk hidup sehat, berprestasi, serta menjauhi narkoba. Program ini juga menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendukung terbentuknya generasi yang bersih, berkarakter positif, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara siswa, guru, perwakilan desa, dan tim EMP Gebang Ltd di ruang kelas MA Ar Rahman. Momen penutupan juga ditandai dengan penandatanganan komitmen siswa-siswi untuk tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, serta pembagian gantungan kunci sebagai simbol dukungan terhadap gerakan “Generasi Bersih Tanpa Narkoba.”(hj)

Selengkapnya
DAERAHNEWS

Razia Blok Hunian Rutan Tarutung, Petugas Amankan Sejumlah Benda Terlarang

Jelajahnegeriku.id, TARUTUNG– Dalam rangka memperkuat pengawasan serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung, jajaran petugas melaksanakan kegiatan razia di seluruh kamar hunian warga binaan pada Selasa (7/10/2025) siang.

Hasil razia periode Oktober 2025 pada tanggal 2 Oktober 2025 petugas berhasil menemukan 2 (dua ) unit handphone dan
tanggal 7 Oktober 2025 petugas kembali berhasil menemukan 2 (dua) unit handphone.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring Amd.IP, SH. didampingi oleh Plh. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Jonias B. Pakpahan, Kasubsi Pengelolaan, Mian H.R. Simarmata, regu pengamanan, staf KPR serta personil dari Kodim/0210 Tapanuli Utara dan personil dari Polres Tapanuli Utara.

Razia dilaksanakan sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib), serta bagian dari implementasi program “Zero Halinar” (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Petugas bergerak secara menyeluruh menyisir setiap blok dan kamar hunian warga binaan. Pemeriksaan dilakukan dengan sangat teliti, mulai dari tempat tidur, lipatan pakaian, hingga sudut-sudut ruangan yang berpotensi dijadikan tempat penyimpanan barang-barang terlarang.

Selama pelaksanaan kegiatan, warga binaan diminta untuk bersikap tenang dan kooperatif. Suasana razia berlangsung kondusif dan tertib hingga seluruh kamar selesai diperiksa.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas berhasil menemukan 2 (dua) handphone yang disembunyikan di salah satu kamar hunian dan pada hari kamis tanggal 2 Oktober yang lalu petugas juga berhasil menemukan dua handphone pada kegiatan razia. Barang bukti tersebut kemudian diamankan untuk dilakukan pendataan, pemeriksaan lanjutan, dan dijadikan bahan evaluasi bagi petugas pengamanan.

Kepala Rutan Tarutung dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan razia merupakan bagian dari komitmen Rutan Tarutung dalam menjaga integritas serta memastikan tidak ada barang-barang terlarang yang beredar di dalam Rutan.

“Kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Tarutung. Kami menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap keberadaan barang-barang terlarang, terutama handphone, pungutan liar, narkoba hingga minuman keras. Temuan ini akan kami tindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Kepala Rutan Tarutung.

Lebih lanjut, Karutan Tarutung menegaskan kegiatan razia ini bukti nyata dalam mendukung penuh program akselerasi yang digagas oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto serta atensi dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno dalam mewujudkan transformasi pelayanan Pemasyarakatan yang lebih modern, transparan, dan berintegritas.

“Dalam hal ini saya menegaskan kepada seluruh petugas Rutan Tarutung untuk tetap mendukung Program dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto dan melaksanakan arahan/perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Bapak Mashudi. Saya harap seluruh petugas harus merah putih dan tegak lurus terhadap pimpinan, kalau tidak bisa berprestasi jangan buat masalah seperti yang telah di amanatkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” tegas Karutan Tarutung.

Karutan Tarutung menambahkan bahwa setelah penemuan barang bukti, petugas segera melakukan pemeriksaan internal untuk menelusuri asal usul barang tersebut serta melakukan pendataan terhadap penghuni kamar.

“Kami telah melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap warga binaan di kamar tempat handphone ditemukan. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan evaluasi dan pembinaan lebih lanjut agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, pihak Rutan Tarutung akan memperketat prosedur pemeriksaan barang titipan, meningkatkan pengawasan di area rawan, serta melakukan razia secara berkala baik siang maupun malam hari. Selain itu, sosialisasi kepada warga binaan juga akan terus digencarkan untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya menaati tata tertib.

Kepala Rutan Tarutung menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga Rutan Tarutung sebagai lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan kondusif bagi proses pembinaan warga binaan.

Rutan Tarutung juga telah bekerja sama dengan Kodim 0210/ Tapanuli Utara, Polres Tapanuli Utara dan Sub Detasemen Polisi Militer I/2-2 Tarutung dalam hal bantuan pengamanan di Rutan Tarutung.

“Kami berharap seluruh jajaran terus meningkatkan kewaspadaan dan kedisiplinan, sementara warga binaan juga diharapkan untuk taat terhadap aturan yang berlaku. Kegiatan ini bukan sekadar penegakan disiplin, tetapi juga bagian dari pembinaan karakter menuju perubahan yang lebih baik,” pungkas Karutan.

Kepala Rutan Tarutung menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Komandan Kodim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon, SH., M.Han, Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak, S.H., S.I.K., Komandan Sub Detasemen Polisi Militer I/2-2 Tarutung, Kapten CPM Sukarto Sembiring beserta jajaran atas dukungan dan bantuan pengamanan yang diberikan di lingkungan Rutan Tarutung.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno turut mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Rutan Tarutung dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, kegiatan seperti ini adalah bentuk nyata pelaksanaan instruksi pimpinan untuk memastikan seluruh jajaran bekerja sesuai standar operasional dan nilai integritas.

“Kami memberikan apresiasi atas langkah Rutan Tarutung yang terus konsisten melakukan deteksi dini dan penguatan pengamanan. Ini merupakan bagian penting dari pelaksanaan program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam bidang Pemasyarakatan. Seluruh jajaran di Sumatera Utara harus bergerak cepat, berintegritas, dan menjaga kepercayaan publik terhadap Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara.

Dengan adanya kegiatan razia ini, diharapkan Rutan Tarutung semakin bersih dari barang-barang terlarang, serta mampu mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berintegritas tinggi.(hj)

Selengkapnya
DAERAH

Bung RA Minta Pemkab Langkat Selesaikan Peremajaan Pohon Perindang

Jelajahnegeriku.id,Langkat-Tak ingin warganya kembali jadi korban tertimpa pohon, Pimpinan DPRD Sumut Ricky Anthony (Bung RA) minta Pemkab Langkat serius menyelesaikan peremajaan pohon perindang di pinggir jalan sekitar kota Stabat.

“Segera selesaikan peremajaan pohon rawan tumbang di pinggir jalan, jangan sampai ada korban lagi,” tegas Bunga RA, Rabu (1/10/2025).

Beberapa waktu lalu, Bung RA bersama Bupati Langkat Syah Afandin meninjau langsung pemotongan pohon di jalan Wonosari Kelurahan Perdamaian Stabat.

Diketahui, masih banyak pohon berusia tua dengan cabang dan dahan lebat, rawan tumbang dan membahayakan pengguna jalan.

“Jadi harus segera dipotong keseluruhan. Ini keinginan banyak masyarakat lantaran sudah memakan korban,” pungkasnya.

Menurut Bung RA, Pemkab Langkat harus serius merealisasikan aspirasi masyarakat tersebut dengan melengkapi alat-alat dan hal lainnya terkait peremajaan pohon perindang.

“Jangan ada alasan lagi, jangan terlalu lama, jangan buat masyarakat geram. Jadi harus segera dilanjutkan dan diselesaikan, keterbatasan alat itu bukan alasan memolorkan peremajaan, ini persoalan keselamatan warga yang memiliki APBD Rp 2,6 Triliun,” tegas politisi muda NasDem itu.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Langkat, Erwin Bachari mengatakan peremajaan pohon perindang sudah berjalan, namun terkendala keterbatasan peralatan.

“Besok tim kami melanjutkan pekerjaan di Wonosari. Kendalanya memang peralatan, karena alat yang tersedia hanya satu dan harus dipakai di beberapa lokasi berbeda,” jelas Erwin saat dikonfirmasi.(hj)

Selengkapnya
DAERAH

Kakanwil Ditjenpas Sumut Temui Wakil Gubernur Sumut, Bahas Soal Kondisi Lapas Dan Rutan

Jelajahnegeriku.id,MEDAN – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jendral Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara, Yudi Suseno lakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya untuk membahas sejumlah kondisi Lapas dan Rutan di Sumut.

Pertemuan ini berlangsung di ruang Wakil Gubernur Sumut dengan didampingi beberapa pejabat lain seperti Kepala Biro Hukum Setdaprovsu, Aprilliah Siregar, serta Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprovsu, Ade Sofianita, Rabu (1/10/2025).

Dimana, dalam pertemuan yang dilakukan ini, Yudi Suseno menyampaikan secara langsung sejumlah permasalah terkait kondisi Lapas dan Rutan yang ada saat ini.

Selain itu, dirinya juga turut menyampaikan rencana pembangunan Unit Pelaksana Teknis (Upt) baru, yaitu Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Percontohan yang ada di Kabupaten Asahan dalam waktu dekat ini.

Pembangunan tersebut, rencananya akan direalisasikan di atas lahan seluar 10 hektar di Desa Pasar Lembu, Kecaatan Air Joman, Kabupaten Asahan.

Menanggapi hal it, Pemprov Sumut, melalui Wakil Gubernur, Surya pun menyambut baik rencana pembangunan Lapas Percontohan yang akan dilakukan.

“Seingat saya lahan itu akan dibuat lapas percontohan. Narapidana yang hanya tinggal hitungan bulan lagi mau bebas, akan ditempatkan di sana,” ujar Wagub Surya.

Surya menambahkan, saat dirinya menjabat sebagai Bupati Asahan, lahan tersebut ditanami dengan tanaman produktif. Karena itu, ia menyarankan agar pemanfaatan lahan untuk pembangunan Lapas sebaiknya disertai dengan surat resmi pemakaian lahan guna menghindari permasalahan di kemudian hari.

Dalam kesempatan tersebut, Surya juga menanyakan kondisi terkini Lapas dan Rumah Tahanan (Rutan) di Sumut. Menanggapi hal itu, Kakanwil Ditjenpas Sumut Yudi Suseno menjelaskan bahwa sertifikat lahan untuk pembangunan Lapas baru sudah selesai dan telah dilakukan serah terima.

Kakanwil Ditjenpas Sumut ini pun juga menyampaikan, jumlah penghuni narapidana dan tahanan di Sumut saat ini sekitar 32 ribu orang. Pihaknya juga sudah memindahkan 100 narapidana kategori risiko tinggi kasus narkoba dari Lapas dan Rutan di Sumut ke Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah.

“Kasus narapidana yang terbanyak adalah kasus Narkoba. Sumut menjadi pintu masuk peredaran Narkoba. Pemindahan ke Lapas Nusakambangan diharapkan menjadi efek jera,” pungkasnya.

Namun begitupun, saat ini Kanwil Ditjenpas Sumut tengah berupaya untuk terus memperkuat berbagai program pembinaan di dalam Lapas dan Rutan.

“Kami terus melakukan berbagai upaya pembinaan, baik itu melalui pelatihan kerja, pendidikan maupun kegiata keagamaan. Semua itu bertujuan untuk dapat membekali warga binaan agar dapat kembali ke masyarakat dengan baik,” Pungkasnya.(fi)

Selengkapnya
DAERAH

NELAYAN LANGKAT MINTA PENERTIBAN PUKAT KATROL LEWAT MEDIASI DI DINAS PERIKANAN

Jelajahnegeriku.id,Langkat – Masyarakat nelayan Kabupaten Langkat menggelar mediasi di Kantor Dinas Perikanan Langkat untuk membahas persoalan penggunaan alat tangkap hela berkantong atau pukat katrol. Mediasi ini turut dihadiri perwakilan Dinas Perikanan Langkat, HNSI Langkat yang diwakili Ahmad bersama sekretaris, serta Kasat Pol Airud Polres Langkat yang mewakili Kapolres Langkat.

Dalam pertemuan tersebut, para nelayan menyampaikan keluhan mereka terkait maraknya aktivitas pukat katrol di wilayah tangkap nelayan tradisional yang beroperasi di luar jalur yang di tentukan undang-undang kementerian perikanan kelautan. Menurut mereka penggunaan alat tangkap ini jelas melanggar regulasi Undang-Undang Perikanan dan Kelautan serta merugikan nelayan kecil yang bergantung pada hasil tangkapan tradisional.

Ketua HNSI Langkat, Ahmad, menegaskan pihaknya mendukung penuh aspirasi para nelayan. Ia menyebut praktik penangkapan dengan pukat katrol tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga merusak kelestarian ekosistem laut yang menjadi sumber penghidupan masyarakat nelayan.

Lanjutnya lagi, dirinya apresiasi kepada masyarakat nelayan yang memilih jalur mediasi dalam menyuarakan aspirasinya. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya siap melakukan pengawasan pelanggaran penggunaan alat tangkap terlarang di wilayah perairan Langkat bersama masyarakat, “Ujar Ahmad.

Masyarakat nelayan pun mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Langkat melalui perwakilan Kasat Pol Airud atas perhatian dan dukungannya dalam persoalan ini. Mereka berharap hasil mediasi dapat membawa solusi nyata sehingga keberlangsungan hidup nelayan tradisional dapat terjamin.(hj)

Selengkapnya
DAERAH

Gubsu Launching UHC Prioritas, Bung RA: Warga Sumut Berobat Cukup dengan KTP

Jelajahnegeriku.id,DELISERDANG –Gubernur Sumut Bobby Nasution resmi launching program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Lubukpakam, Deliserdang, Senin (29/9/2025).

Bobby pun meminta kepala daerah se-Sumut memastikan fasilitas kesehatan (Faskes) tidak ada lagi menolak pasien karena alasan kamar penuh.

“Nggak ada alasan penuh, kalau kelas tiga dibilang penuh bisa naik ke kelas dua, tanpa tambahan biaya, biar tak ada alasan kepada pasien kamar penuh, atau kalau perlu Pak Bupati dan Walikota dicek rumah sakitnya, kalau kelas duanya penuh naik kelas satu, jadi nggak ada alasan rumah sakit (penuh),” pesannya.

Ia juga meminta setiap pihak untuk memaknai UHC bukan sekadar memfasilitasi administrasi masyarakat yang berobat saja. Menurutnya UHC harus dimaknai dengan melayani pasien sampai sembuh.

“Semua yang datang bisa sembuh, sehat dan dilayani, jangan nunggu lama-lama di IGD, ketika kamar penuh disuruh pulang, berarti UHC hanya mengcover rumah sakit tanpa bisa dilayani dengan baik,” ujar Bobby.

Bahkan melalui program UHC prioritas, ungkap Bobby, masyarakat Sumut bisa berobat di mana saja. Dicontohkan, ketika ada seseorang di Langkat, yang ingin berobat tapi rumah sakit penuh, maka ia bisa berobat ke daerah tetangga dengan menggunakan KTP Sumut.

“Kalau ada anak kuliah di Yogya, Bandung, kalau sakit di daerah tempatnya kuliah, Ia bisa berobat di rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS (Kesehatan),” kata Bobby.

Saat ini angka kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Sumut sudah mencapai 100,2 % dengan keaktifan peserta sekitar 80,2 %. Sehingga Sumut telah mencapai UHC Prioritas. Angka tersebut berhasil diraih dua tahun lebih cepat dari yang direncanakan.

Pimpinan DPRD Sumut, Ricky Anthony (Bung RA) memberikan apresiasi atas capaian Pemprov Sumut dan jajaran serta seluruh Pemerintah Daerah yang berhasil memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat Sumut.

“Alhamdulillah kini program UHC telah diresmikan Bang Bobby, Gubernur Sumut. Artinya seluruh masyarakat ber-KTP Sumut bisa berobat gratis dimana pun meski tidak miliki BPJS Kesehatan,” ujar Bung RA.

“Langkah ini menunjukkan upaya maksimal untuk memberikan pelayanan kesehatan merata bagi masyarakat, hal ini sesuai amanat undang-undang,” tambahnya.

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan David Bangun mengatakan, Sumut menjadi salah satu provinsi yang menjadi UHC dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia.

“Dilihat dari pencapaian yang dicapai Sumut, pencapaiannya menggembirakan, maka kami apresiasi Pak Gub serta jajaran, DPRD serta seluruh Pemkab dan Pemko,” kata David.

Ia juga mengapresiasi pemerintah daerah di Sumut yang mengcover 3,4 juta masyarakat Sumut untuk mendapatkan jaminan kesehatan. Menurutnya, hal ini capaian yang besar.

“Artinya lebih 20% penduduk Sumut ditanggung gotong royong antara provinsi dan kabupaten/kota,” kata David.(hj)

Selengkapnya
1 18 19 20 21 22 67
Page 20 of 67