close

Ijra Lubis

DAERAH

Syah Afandin Serahkan Penghargaan Kecamatan dan Kelurahan Terbaik 2025

Jelajahnegeriku.id,Langkat -Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH memberikan penghargaan kepada kecamatan dan kelurahan terbaik tingkat Kabupaten Langkat tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan usai memimpin apel gabungan jajaran ASN Pemkab Langkat di halaman Kantor Bupati Langkat, Senin (22/9/2025).

Syah Afandin yang didampingi Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti, SH menyerahkan Tunggul Kecamatan dan Kelurahan terbaik sebagai bentuk apresiasi atas kinerja camat dan lurah dalam memberikan pelayanan publik. Turut hadir Sekda Langkat H. Amril, S.Sos, M.AP, para Asisten dan Staf Ahli Setdakab Langkat, Inspektur Drs. H. Hermansyah, M.IP, para kepala perangkat daerah, Direktur RSUD Tanjung Pura, Direktur PDAM Tirta Wampu, camat dan lurah se-Kabupaten Langkat, Dharma Wanita Persatuan, serta TP PKK Kabupaten Langkat.

Dalam arahannya, Bupati Langkat menegaskan pentingnya peran camat dan lurah sebagai ujung tombak pelayanan publik. “Camat dan lurah adalah perpanjangan tangan pemerintah di lapangan yang harus mampu menerjemahkan dan melaksanakan kebijakan dengan penuh tanggung jawab. Penilaian ini harus dimaknai sebagai penghargaan atas kerja keras mereka dalam membangun hubungan baik dengan Forkopimcam dan masyarakat,” ujar Syah Afandin.

Ia menekankan bahwa penghargaan tersebut diharapkan mampu menjadi motivasi untuk meningkatkan pelayanan, kreativitas, dan inovasi dalam melaksanakan program kerja. “Jangan berpuas diri dengan capaian ini, justru harus mawas diri dan terus melakukan pembenahan,” pesannya.

Pada kesempatan itu, Bupati Syah Afandin bersama Wakil Bupati Tiorita mengucapkan selamat kepada Kecamatan Besitang yang berhasil meraih predikat juara 1 Kecamatan terbaik, serta Kelurahan Tanjung Selamat Kecamatan Padang Tualang sebagai juara 1 Kelurahan terbaik tingkat Kabupaten Langkat tahun 2025.

Selain itu, juga diumumkan para pemenang lain berdasarkan SK Bupati Langkat Nomor: 138-42/K/2025 tentang Kecamatan Terbaik dan SK Nomor: 138-43/K/2025 tentang Kelurahan Terbaik, yaitu:

Kecamatan Terbaik 2025:
1. Kecamatan Besitang (peringkat 1)
2. Kecamatan Batang Sarangan (peringkat 2)
3. Kecamatan Kuala (peringkat 3)
4. Kecamatan Pematang Jaya (harapan I)
5. Kecamatan Salapian (harapan II)
6. Kecamatan Stabat (harapan III)

Kelurahan Terbaik 2025:
1. Kelurahan Tanjung Selamat (peringkat 1)
2. Kelurahan Pangkalan Batu (peringkat 2)
3. Kelurahan Brandan Barat (peringkat 3)
4. Kelurahan Kwala Begumit (harapan I)
5. Kelurahan Tanjung Pura (harapan II)
6. Kelurahan Stabat Baru (harapan III)

Bupati Syah Afandin juga memberikan pesan khusus kepada Kecamatan Besitang yang akan menjadi duta Kabupaten Langkat pada lomba Kecamatan Terbaik tingkat Provinsi Sumatera Utara 2025. “Segera lakukan persiapan dan pembenahan dalam rangka menghadapi kunjungan tim penilai provinsi. Jadikan momentum ini sebagai inspirasi untuk meningkatkan daya saing, kredibilitas, dan keunggulan kompetitif,” pungkasnya.

Apel gabungan tersebut dipimpin oleh Camat Tanjung Pura T. Reza Aditya, S.STP, dengan perwira apel Kabag Pemerintahan M. Nawawi, S.STP,(hj)

Selengkapnya
DAERAH

Syah Afandin Siap Dukung Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih di Langkat

Jelajahnegeriku.id,Medan –Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menghadiri rapat konsolidasi Koperasi Merah Putih Satgas Nasional, Provinsi, dan Kabupaten se-Sumatera Utara yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis (18/9/2025).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Dr. Zulkifli Hasan, S.E., M.M selaku Ketua Satgas Nasional Percepatan Pembangunan Koperasi Merah Putih. Turut hadir Kepala Badan Pangan Nasional H. Areif Prasetyo Adi, S.T., M.T, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, serta Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, B.Sc.

Dalam paparannya, Surya menyebut Sumatera Utara memiliki potensi besar di sektor pangan dengan luas lahan mencapai 4,3 juta hektare yang menghasilkan komoditas unggulan seperti beras, jagung, cabai merah, dan bawang. Namun, ia juga menyoroti beberapa kendala yang dihadapi daerah, seperti keterbatasan modal, sumber daya manusia (SDM), dan regulasi yang belum sepenuhnya berjalan.

Menanggapi hal tersebut, Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa mulai 22 September 2025, koperasi desa sudah dapat mengajukan proposal pinjaman. Pemerintah telah melakukan perbaikan sistem agar pencairan dana lebih mudah.

“Unit Koperasi Merah Putih berhak meminjam maksimal Rp3 miliar dengan jangka waktu pengembalian enam tahun. Usaha yang bisa dijalankan meliputi toko sembako, simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, logistik desa, hingga gudang,” jelasnya.

Selain dukungan modal, pemerintah juga menyiapkan tenaga P3K maupun paruh waktu sebanyak dua hingga tiga orang untuk membantu operasional koperasi. Gaji mereka ditanggung oleh negara, sedangkan sisanya dapat dipenuhi dari keuntungan koperasi. Zulkifli Hasan menargetkan hingga November 2025, sebanyak 20.000 Koperasi Merah Putih di Indonesia dapat berjalan.

Data terkini menunjukkan, Koperasi Merah Putih di Sumatera Utara sudah mencapai 6.100 unit, dengan 202 unit yang telah beroperasi, dan di Kabupaten Langkat tercatat ada 277 Koperasi unit.

Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH yang juga Ketua Satgas Kabupaten menegaskan dukungannya terhadap percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih di wilayahnya.

“Kami siap mendukung peningkatan perekonomian desa lewat Koperasi Merah Putih. Ini menjadi peluang besar bagi masyarakat desa untuk mandiri secara ekonomi,” ucap Syah Afandin.

Selengkapnya
DAERAH

Syah Afandin Harap Lulusan Akbid Langkat Jadi Bidan Kompeten dan Berakhlak

Jelajahnegeriku.id,Medan -Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menyampaikan harapannya agar para lulusan Akademi Kebidanan (Akbid) Langkat menjadi tenaga bidan yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga berakhlak mulia. Pesan itu disampaikannya saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Studi Diploma III Kebidanan Akbid Langkat angkatan XX dan XXI di Hotel Madani Medan, Rabu (17/9/2025).

Pada kesempatan tersebut, sebanyak 56 mahasiswa resmi diwisuda setelah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun atau enam semester. Mereka berhasil melewati uji kompetensi dengan tingkat kelulusan mencapai 99 persen. Sidang senat terbuka dipimpin sekaligus dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, Amril, S.Sos., M.AP.

Direktur Akbid Langkat, Alfi Laili, S.Keb., SKM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa hingga tahun 2025, Akbid Langkat telah meluluskan sekitar 1.500 bidan. Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan Pemkab Langkat.

“Artinya, kita terus berupaya menciptakan tenaga medis terbaik yang handal dan mampu berbaur serta bermanfaat bagi masyarakat. Kami juga berkolaborasi dengan Pemkab Langkat untuk mempersiapkan pengembangan institusi menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Langkat, sehingga kampus ini terus eksis dan berdaya saing,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Langkat H. Syah Afandin mengucapkan selamat kepada para wisudawan yang telah berhasil menamatkan pendidikan. Ia menekankan bahwa peran bidan sangat penting bagi masyarakat, terutama dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.

“Selamat kepada 56 calon bidan yang diwisuda hari ini. Semoga kalian mampu menjadi bidan yang kompeten, selalu dibutuhkan, dan dicintai masyarakat di manapun kalian bertugas,” ujar Syah Afandin.

Ia juga mengingatkan para wisudawan agar menjunjung tinggi nilai moral dalam menjalankan profesinya.

“Kepada para wisudawan, tetaplah mengedepankan moral di atas segalanya. Kehadiran kalian akan benar-benar dirasakan manfaatnya bila disertai dengan sikap yang baik dan berakhlak mulia,” pesannya.

Acara wisuda berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pimpinan Akbid Langkat, para orang tua mahasiswa, serta tamu undangan lainnya

Selengkapnya
DAERAH

Bupati Langkat Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Harus Tepat Sasaran

Jelajahnegeriku.id,Langkat -Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menegaskan bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Langkat harus benar-benar tepat sasaran. Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Langkat di ruang kerja Bupati Langkat, Selasa (16/9/2025).

Pertemuan tersebut membahas progres pelaksanaan MBG di Langkat. Saat ini, penerima manfaat program sudah mencapai 12.000 orang atau sekitar 4% dari target.

Koordinator Wilayah SPPG Langkat, Ali Ihsan, melaporkan bahwa pada awal Oktober akan dibuka 10 dapur baru untuk mempercepat realisasi program MBG. “Dapur tersebut akan dibuka di sejumlah kecamatan, di antaranya Sei Lepan, Stabat, dan Tanjung Pura,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Syah Afandin meminta agar dapur MBG ditempatkan di lokasi yang strategis dan benar-benar dibutuhkan masyarakat.

“Di Kabupaten Langkat masih ada sekitar 11.000 kepala keluarga yang berstatus miskin ekstrem. Mereka yang paling membutuhkan, sehingga daerah dengan jumlah masyarakat miskin terbanyak harus lebih dulu diprioritaskan,” tegas Syah Afandin.

Lebih lanjut, Bupati menginstruksikan agar SPPG Langkat membentuk tim khusus untuk melakukan survei langsung di lapangan. Tujuannya, memastikan lokasi yang dipilih benar-benar mewakili masyarakat miskin ekstrem, sehingga program MBG dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran.

“Program ini tidak boleh hanya formalitas, tapi harus benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Bupati Langkat juga menyatakan dukungannya penuh terhadap program MBG, yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto. Bahkan, ia menawarkan pemanfaatan gedung-gedung pemerintahan yang ada di Kabupaten Langkat untuk dijadikan dapur MBG, terutama di wilayah terpencil.

“Kalau ada gedung pemerintah yang bisa dipakai, silakan dimanfaatkan. Yang penting masyarakat bisa segera merasakan manfaat dari program ini,” pungkasnya.

Dengan langkah tersebut, Pemkab Langkat optimis program MBG dapat mempercepat penurunan angka kemiskinan ekstrem sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga kurang mampu di Kabupaten Langkat.

Selengkapnya
DAERAH

Bupati Langkat Tegaskan Komitmen Perluas Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Jelajahnegeriku.id,Langkat -Pemerintah Kabupaten Langkat di bawah kepemimpinan Bupati H. Syah Afandin, SH terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja. Hal ini disampaikan Sekda Langkat, H. Amril, S.Sos, M.AP saat mengikuti wawancara online nominasi Paritrana Awards Provinsi Sumatera Utara 2025 melalui Zoom Meeting dari Langkat Command Center (LCC) Kantor Bupati Langkat, Selasa (16/9/25).

Dalam kesempatan itu, Sekda didampingi Plt Asisten Administrasi Ekbang H. Sutisuamto, S.Sos, M.AP, Kadisnaker Drs. Rajanami Yun Sukatami, M.Si, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Langkat Sugiyanto, serta sejumlah jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Paritrana Awards merupakan penghargaan yang digagas Pemerintah Pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan RI dan BPJS Ketenagakerjaan, untuk pemerintah daerah, perusahaan, maupun pelaku usaha yang dinilai mendukung optimalisasi pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Wawancara tersebut dipimpin Kadisnaker Provsu Ir. Yuliani Siregar, M.AP mewakili Sekdaprov selaku Ketua Tim Penilai, didampingi Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut I Nyoman Suarjaya, Kabiro Hukum Setdaprov Sumut Aprilia Siregar, unsur pengusaha Dr. Haposan Siallagan, serta unsur serikat pekerja Paraduan Papahan, SH.

Dalam paparannya, Sekda H. Amril menyampaikan berbagai inovasi dan langkah konkret Pemkab Langkat untuk meningkatkan perlindungan tenaga kerja. Ia menegaskan bahwa Pemkab Langkat tidak hanya menyasar pekerja formal, namun juga pekerja informal, termasuk tenaga rentan dan non-ASN.

“Pemerintah Kabupaten Langkat terus berupaya memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja melalui keikutsertaan dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan sosial tenaga kerja di daerah,” tegas Amril.

Selain itu, Pemkab Langkat secara konsisten melakukan sosialisasi serta menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas cakupan kepesertaan, sehingga target Universal Coverage Jamsostek (UCJ) dapat diwujudkan.

Tim penilai memberikan apresiasi terhadap langkah nyata Pemkab Langkat. “Langkat termasuk daerah yang proaktif dalam mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut dan dapat menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar Yuliani.

Hasil wawancara ini akan menjadi bahan pertimbangan bagi tim penilai dalam menetapkan penerima Paritrana Awards 2025 tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Dengan keikutsertaan ini, Bupati Syah Afandin optimis Pemkab Langkat dapat meraih hasil terbaik sekaligus memperkuat komitmen melindungi dan menyejahterakan para pekerja di Kabupaten Langkat

Selengkapnya
DAERAH

Syah Afandin Targetkan Balai Ternak Baznas Hingga ke Kecamatan untuk Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

Jelajahnegeriku.id,Langkat –Bupati Langkat, H. Syah Afandin, SH menegaskan komitmennya untuk mendorong hadirnya balai ternak hingga ke tingkat kecamatan sebagai upaya membangkitkan perekonomian masyarakat. Hal itu ia sampaikan saat launching Balai Ternak Sri Langkat Berkah Mulia, yang digelar bersama Ketua Baznas RI Prof. DR. K.H. Noor Achmad, MA dan Ketua Baznas Sumut Prof. Dr. H. Mohammad Hatta di Sekolah YPP Prof. Dr. H. Mohd Hatta, Kecamatan Stabat, Jumat (12/9/2025).

Sebanyak 176 ekor kambing bantuan dari Baznas RI dan Baznas Sumut diserahkan untuk dikelola Balai Ternak Sri Langkat Berkah Mulia. Balai ternak ini menjadi satu-satunya di Sumatera Utara dan uniknya dikelola oleh sekolah swasta peternakan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas ternak sekaligus menjadi sarana pemberdayaan ekonomi umat.

Bupati Syah Afandin menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk turut berkontribusi dalam pengembangannya.
“Saya akan instruksikan kepada Dinas Pertanian untuk mengembangkan bantuan kambing di balai ternak Baznas ini, karena manfaatnya begitu luar biasa bagi umat,” tegas Syah Afandin.

Menurutnya, sinergi dengan Baznas merupakan langkah nyata dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Kehadiran Ketua Baznas RI dalam kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi Pemkab Langkat untuk terus memperkuat kolaborasi.
“Kami sangat berterima kasih kepada Baznas yang telah bergerak bersama membangun Langkat. Ke depan kami berharap semakin banyak program yang bisa dibuat, khususnya dalam membantu kesejahteraan dan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Sumut, Prof. Dr. H. Mohammad Hatta menyampaikan rasa bangganya dapat berkontribusi di kampung halamannya. Ia berharap balai ternak ini menjadi titik awal kebangkitan ekonomi masyarakat.
“Baznas akan terus hadir dalam berbagai program yang sifatnya membangun, baik di Indonesia maupun khususnya di Kabupaten Langkat,” katanya.

Ketua Baznas RI, Prof. DR. K.H. Noor Achmad, MA, menambahkan bahwa program balai ternak bertujuan membekali para mustahik dengan keterampilan beternak yang baik dan berkelanjutan.
“Dengan begitu, mereka dapat mandiri secara ekonomi, memiliki sumber penghasilan stabil, bahkan berkembang menjadi muzaki di masa depan,” jelasnya.

Acara peresmian ditandai dengan launching Balai Ternak Sri Langkat Berkah Mulia yang dilakukan secara bersama oleh Ketua Baznas RI, Bupati Langkat, Ketua Baznas Sumut, dan Ketua Baznas Langkat, dilanjutkan dengan kegiatan memberi makan kambing bersama sebagai simbol dimulainya operasional balai ternak.

Kehadiran balai ternak ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Langkat.(hj)

Selengkapnya
DAERAH

Bung RA Bantu Biaya Perobatan Remaja Yatim Piatu Korban penyerangan Monyet di Pangkalan Brandan

Jelajahnegeriku.id,Medan-Pimpinan DPRD Sumut, Ricky Anthony atau yang akrab disapa Bung RA, memberikan bantuan biaya perobatan kepada Muhammad Farel, seorang pelajar SMA yang menjadi korban penyerangan monyet liar di Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat. Bantuan tersebut diserahkan melalui Tim Barisan Pendukung Ricky Anthony (BAPERA) saat menjenguk Farel yang tengah dirawat di Rumah Sakit Umum H Adam Malik, Medan, Sabtu (27/9/2025).

Bunga RA berharap bantuan yang diberikan bisa membantu mengurangi beban biaya perobatan remaja usia 16 tahun itu. Sembari mendoakan Farel lekas sembuh.

“Yang sabar dan tabah ya dek. Semoga cepet sembuh agar bisa kembali beraktivitas dan bersekolah,” doa Ketua KOMBAT Sumut itu.

Bung RA juga menekankan pihak terkait segera bisa menangkap monyet tersebut agar tidak ada lagi korban lainnya.

“Sudah delapan warga jadi korban, bahkan kabarnya monyet itu sempat mau menerkam balita. Jadi persoalan ini harus segera diselesaikan pihak terkait, monyet itu sudah sangat meresahkan dan membahayakan keselamatan banyak warga,” tegas Bung RA.

Diketahui, Muhammad Farel sebelumnya sempat kritis karena mengeluarkan banyak darah usai lehernya digigit monyet liar ekor panjang pada Kamis (25/9/2025), sekira pukul 17.30 WIB, di Pangkalan Brandan, Kecamatan Babalan.

Farel sempat dibawah warga ke RS Pertamina Brandan, namun harus dirujuk karena keterbatasan alat medis.

Saat itu, warga juga kebingungan terkait biaya perobatan yatim piatu itu lantaran tidak memiliki BPJS Kesehatan. Akhirnya warga bergotong royong mencari biaya perobatan Farel.

Nah bantu Bung RA ini, diharapkan bisa mengurangi beban biaya perobatan Farel di rumah sakit.(hj)

Selengkapnya
1 20 21 22 23 24 67
Page 22 of 67