close

Ijra Lubis

DAERAH

Hari Pertama Bertugas, Bupati Langkat Syah Afandin Tandatangi Komitmen Penerapan UHC

Jelajahnegeriku.id,Langkat-Serah terima jabatan Penjabat Bupati Langkat H. M. Faisal Hasrimy, AP., M.AP kepada Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH telah resmi dilaksanakan. Pasca sertijab, dihari pertamanya bekerja, Bupati Langkat H. Syah Afandin langsung bergerak menerapkan pelaksanaan Universal Health Converage (UHC) di Kabupaten Langkat.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan komitmen menerapkan UHC di Kabupaten Langkat yang ditandatangani oleh Kepala BPJS Kesehatan Medan, Kadis Kesehatan Langkat serta Bupati Langkat. Kegiatan ini berlangsung di Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat, Senin (3/3/25) pagi. 

UHC sendiri merupakan jaminan kesehatan yang adil dan berkualitas kepada seluruh masyarakat. Program ini merupakan Asta cita Presiden Republik Indonesia  dan merupakan visi misi Gubernur Sumatera Utara.

Di Kabupaten Langkat sendiri, sebanyak 96% capaian peserta dengan angka peserta aktif sebesar 72%. Nantinya sebanyak 22.130 jiwa akan didaftarkan peserta jaminan kesehatan nasional (JKN) sehingga capaian ya mencapai angka 98%.

Bupati Langkat Syah Afandin menyampaikan bahwa program ini akan mengarah pada kemudahan akses pelayanan kesehatan.

“dimana masyarakat hanya membutuhkan KTP untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” ucapnya.

Ia mengajak kepada seluruh Forkopimda beserta seluruh ASN di Kabupaten Langkat untuk bersama bergerak membangun Kabupaten Langkat.

“ bismilllahirahmanirahim, mari kita bergerak bersama mewujudkan visi misi kami “Menuju langkat maju, sehat, sejahtera, religius san berkelanjutan” untuk kebaikan Kabupaten Langkat kedepannya,” tutupnya.

Sementara, Faisal Hasrimy yang telah menyerahkan jabatan kepada Bupati Langkat sekaligus mewakili Gubernur Sumut ucapkan selamat dan menyampaikan harapannya untuk kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Langkat periode 2025-2030.

“ saya ucapkan selamat kepada Bapak H. Syah Afandin, SH dan Ibu Tiorita Br Surbakti, SH, semoga kepemimpinan bapak ibu dapat membawa Kabupaten Langkat menuju arah yang lebih baik,” tutupnya.

Serah terima jabatan tersebut ditandai dengan  penandatanganan berita acara serah terima jabatan berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor : 100.2.1.3-221 tahun 2025, bahwa pihak pertama Penjabat Bupati Langkat H. M Faisal Hasrimy menyerahkan kepada pihak kedua Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH tanggung jawab jabatan Bupati Langkat periode 2025-2030, ditandatangani oleh Penjabat Bupati Langkat, Bupati Langkat serta Ketua DPRD Kabupaten Langkat.(hj)

Selengkapnya
RAGAMNASIONAL

Masjid Azizi: Warisan Sejarah Islam di Bumi Langkat yang Masih Kokoh Berdiri

Jelajahnegeriku.id,Langkat – Masjid Azizi, salah satu peninggalan bersejarah dari Kesultanan Langkat, masih berdiri megah di pusat Kota Tanjungpura setelah lebih dari 123 tahun sejak didirikan. Masjid yang menjadi saksi penyebaran Islam di tanah Melayu ini tetap menjadi kebanggaan masyarakat hingga saat ini.

Masjid yang didominasi warna kuning khas Melayu ini memiliki keunikan arsitektur dengan perpaduan budaya India, Persia, Arab, dan Turki. Keindahan masjid tampak dari ukiran-ukiran artistik di bagian luar dan dalam, bentuk kubah, serta menara yang menjulang tinggi. Di dalamnya, lampu hias mewah menerangi ruangan, sementara dinding masjid dihiasi potongan ayat suci Al-Qur’an.

Salah satu peninggalan berharga lainnya adalah mimbar kayu yang didatangkan langsung dari Turki, yang tetap kokoh meskipun sudah berusia lebih dari satu abad.

Masjid Azizi dibangun oleh Sultan Abdul Aziz Djalil Rahmat Syah pada tahun 1898 dan rampung pada 1902. Sejak saat itu, masjid ini menjadi pusat peribadatan dan pendidikan Islam di Langkat.

Kompleks pemakaman Kesultanan Langkat yang berada tak jauh dari masjid ini menjadi tempat peristirahatan terakhir para sultan, seperti Sultan Musa, Sultan Abdul Aziz, dan Sultan Machmud, serta para ulama besar seperti Syekh Muhammad Yusuf, Syekh Muhammad Taib, dan Syekh Abdurahman, yang memiliki peran penting dalam dakwah Islam di wilayah ini.

Pada masa kejayaannya, Langkat dikenal sebagai kota agama dan pusat pendidikan Islam yang menarik banyak pelajar dari berbagai daerah. Hingga kini, Masjid Azizi tetap menjadi tempat beribadah sekaligus destinasi religi bagi masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan.

Awaluddin, salah satu tokoh masyarakat Tanjungpura, menyebut bahwa Masjid Azizi bukan sekadar bangunan bersejarah, tetapi juga simbol kejayaan Islam dan budaya Melayu. “Masjid ini adalah kebanggaan kita semua, mencerminkan kejayaan Kesultanan Langkat dalam menyebarkan Islam,” ujarnya.

Dengan arsitektur yang megah dan nilai sejarah yang tinggi, Masjid Azizi terus menjadi ikon penting di Langkat, mengingatkan generasi masa kini akan kejayaan Islam di tanah Melayu.

Selengkapnya
DAERAH

Bupati Langkat Dorong Kolaborasi Perangkat Daerah dalam Penyusunan RKPD 2026

Jelajahnegeriku.id, Langkat –Forum ini merupakan bagian dari amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017 yang mengatur tata cara perencanaan, pengendalian, serta evaluasi pembangunan daerah. RKPD 2026 disusun berdasarkan prioritas pembangunan nasional dan provinsi serta mempertajam kebijakan daerah dengan mengusung tema “Menuju Langkat Maju, Sehat, Sejahtera, Religius, dan Berkelanjutan.”

Kepala BappedaLitbang Kabupaten Langkat, Rina Wahyuni Marpaung, S.STP., M.AP., menjelaskan bahwa penyusunan RKPD 2026 berlandaskan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang telah dilaksanakan di 23 kecamatan se-Kabupaten Langkat.

“Hasil inilah yang kita rembukkan dalam forum ini guna menyusun RKPD 2026 dengan patokan program prioritas Asta Cita Presiden RI,” ujar Rina.

Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, menegaskan bahwa penyusunan RKPD harus selaras dengan visi dan misi Bupati Langkat 2025-2030 serta mengacu pada 8 Asta Cita, 17 program prioritas, dan 8 proyek strategis nasional yang telah dicanangkan Presiden Republik Indonesia, PrabowoSubianto.

“Kami berharap setiap usulan yang diajukan harus sejalan dengan visi misi Bupati Langkat 2025-2030, sehingga implementasi program dapat berjalan optimal,” tegasnya.

Sebagai bagian dari komitmen pembangunan daerah, Wakil Bupati Langkat menguraikan 10 program prioritas yang akan dijalankan dalam RKPD 2026. Program tersebut meliputi:

1. Menuntaskan kemiskinan.
2. Meningkatkan pembangunan infrastruktur.
3. Mewujudkan kehidupan sehat dan sejahtera melalui integrasi pelayanan primer.
4. Meningkatkan kualitas pendidikan.
5. Memajukan sektor pertanian.
6. Menyelenggarakan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
7. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
8. Menuntaskan kawasan kumuh.
9. Mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan.
10. Meningkatkan nilai religiusitas dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Langkat juga menekankan pentingnya sinergi dan Kolaborasi seluruh kepala perangkat daerah dalam mewujudkan target pembangunan yang telah ditetapkan.

“Diperlukan kerja sama dan Kolaborasi yang solid dari seluruh Perangkat Daerah agar kita dapat mencapai tujuan bersama untuk menjadikan Kabupaten Langkat lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(hj)

Selengkapnya
RAGAMBUDAYA

Bupati Langkat Dukung Pelestarian Budaya Karo di Pesta Kerja Tahun Buluh Duri Kuala

Jelajahnegeriku.id,Langkat – Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH, menegaskan komitmennya dalam pelestarian tradisi budaya masyarakat Karo, pada Pesta Budaya Kerja Tahun di Dusun Buluh Duri, Desa Bekiung, Kecamatan Kuala, Sabtu malam (22/2/2025). Wakil Bupati Langkat, Ibu Tiorita Br Surbakti, SH, hadir mewakili bupati dalam acara tahunan yang menjadi bagian dari warisan adat Karo tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara Ricky Anthony, Camat Kuala Imanta PA, Kepala Desa Bekiung Suriadi Surbakti, serta para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Kuala.

Acara ini dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni khas Karo, seperti tarian tradisional yang dibawakan oleh generasi muda setempat serta hiburan dari artis-artis tanah Karo.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti mengucapkan selamat atas terselenggaranya Pesta Budaya Kerja Tahun 2025 di Dusun Buluh Duri. Ia menegaskan pentingnya menjaga dan mewariskan tradisi adat kepada generasi muda agar nilai-nilai budaya tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

“Tradisi ini adalah identitas masyarakat Karo yang harus terus dijaga. Pemerintah Kabupaten Langkat akan selalu mendukung pelestarian budaya sebagai bagian dari kekayaan daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bersatu dalam mendukung program pembangunan di Langkat, tanpa terpengaruh oleh perbedaan suku, agama, maupun politik.

“Mari bersama membangun Langkat yang lebih maju dan sejahtera dengan tetap menjaga persatuan dan budaya yang kita miliki,” pungkasnya(hj)

Selengkapnya
NASIONAL

Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan 2025 Jatuh pada Sabtu, 1 Maret

Jelajahnegeriku.id,Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agama akhirnya menetapkan awal Ramadan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Keputusan ini diumumkan dalam sidang isbat yang digelar Jumat malam, setelah proses pemantauan hilal di berbagai daerah di Indonesia. Penetapan tersebut sempat mengalami keterlambatan hingga pukul 19.00 WIB, karena hilal tidak terlihat di sebagian besar wilayah Indonesia.

Masyarakat Indonesia menyambut gembira pengumuman ini, meskipun harus menunggu hingga menjelang waktu salat Isya. Banyak yang sudah menanti kepastian sejak sore hari, tetapi pemerintah baru dapat mengonfirmasi setelah memastikan hasil rukyatul hilal dan musyawarah dalam sidang isbat.

Di Sumatera Utara, pengumuman penetapan Ramadan dilakukan hanya 10 menit sebelum masuk waktu salat Isya. Hal ini membuat masyarakat yang menunggu di depan televisi segera bergegas ke masjid untuk melaksanakan salat Isya dan Tarawih pertama secara berjamaah.

Keterlambatan pengumuman ini disebabkan oleh kondisi hilal yang sulit terlihat di sebagian besar daerah Indonesia. Hanya wilayah Aceh yang melaporkan adanya penampakan hilal dari laut Aceh, sehingga menjadi salah satu faktor pertimbangan dalam sidang isbat.

Sidang isbat yang digelar di kantor Kementerian Agama akhirnya menetapkan bahwa 1 Ramadan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Pengumuman ini disiarkan langsung melalui televisi nasional, sehingga umat Islam di seluruh Indonesia dapat segera bersiap menjalankan ibadah puasa.(Hj)

Selengkapnya
DAERAHRAGAM

Istri Bupati Langkat Hj. Endang Kurnia Sih Ziarah ke Makam Sultan dan Ulama, Kagumi Kepemimpinan yang Membesarkan Langkat

Jelajahnegeriku.id,Langkat-Di tengah kesibukannya sebagai istri Bupati Langkat, Hj. Endang Kurnia Sih menyempatkan diri untuk berziarah ke makam Sultan Langkat dan para ulama di kompleks pemakaman Masjid Azizi. Ziarah ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh-tokoh yang memiliki peran besar dalam sejarah Langkat.(Kamis 27/2/2025)

Kedatangan Hj. Endang didampingi oleh Ketua DMDI Langkat, Agung Kurniwan, Fitriany Siregar (atau lebih akrab dipangil ibu Pandi), tokoh pemuda Tanjungpura, abg Ami, serta rombongan lainnya. Mereka hadir untuk mengenang jasa para sultan dan ulama yang telah membangun Langkat hingga dikenal sebagai kota pendidikan dan kota agama, bahkan sampai ke mancanegara.

Setibanya di kompleks makam, Hj. Endang yang dikenal sebagai sosok sederhana dan ramah langsung memanjatkan doa bersama rombongan. Ia juga menaburkan bunga di makam Sultan Musa, Permaisuri Masturah, Sultan Azis, dan Sultan Mahmud sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan mereka dalam membangun Langkat.

Usai berziarah ke makam para sultan, istri Bupati Langkat Syah Afandin, melanjutkan kunjungan ke makam Syekh Muhammad Yusuf dan Syekh Muhammad Zaddah. Kedua ulama ini merupakan mufti pertama Kesultanan Langkat dan guru dari Syekh Abdul Wahab Rokan Al-Khalidy Naqsyabandiyah, yang lebih dikenal sebagai Tuan Guru Besilam Babussalam.

“Alhamdulillah, ini adalah kesempatan ketiga kalinya saya berziarah ke makam Sultan Langkat, Permaisuri Masturah, dan para ulama Kesultanan Langkat,” ujar Hj. Endang.

Ia menegaskan bahwa ziarah ini merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah Langkat. “Para sultan dan ulama telah membangun Langkat hingga menjadi besar dan dikenal luas sebagai kota pendidikan dan kota agama,” tambahnya.

Hj. Endang berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi kepemimpinan Langkat ke depan, terutama di bawah kepemimpinan suaminya, Syah Afandin. Ia bertekad untuk terus berkontribusi dalam membangun Langkat agar kembali menjadi pusat pendidikan dan keagamaan.

Selain itu, ia juga semakin tertarik dengan sejarah Kesultanan Langkat, terutama kepemimpinan para sultan yang membawa kejayaan bagi daerah ini. “Ke depan, melalui PKK, InsyaAllah kami akan memperkenalkan sejarah Langkat lebih luas, termasuk sosok Permaisuri Masturah sebagai wanita hebat yang berperan penting dalam Kesultanan Langkat,” ujarnya.

Dengan adanya ziarah ini, Hj. Endang berharap agar masyarakat Langkat semakin menghargai sejarah dan perjuangan para pendahulu, serta terus menjaga nilai-nilai keislaman dan pendidikan yang telah diwariskan.

Tak lupa Endang juga menyampaikan ucapan menyambut bulan suci ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi, “Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah mempertemukan kita kembali dengan bulan suci Ramadan, bulan penuh berkah dan ampunan.

Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Langkat, saya, Hj. Endang dan Bupati Langkat Syah Afandin, mengucapkan Marhaban Ya Ramadan. Mohon maaf lahir dan batin atas segala khilaf dan salah, baik yang disengaja maupun tidak. Semoga di bulan yang mulia ini, kita semua diberikan kesehatan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan bagi kita semua.Selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga Ramadan tahun ini menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita.Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.”ucapnya.(hj)

Selengkapnya
NASIONAL

Jelang Ramadhan, Menteri Imipas Gelar Makan Bersama Warga Binaan Rutan Cipinang

Jelajahnegeriku.id,Jakarta – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, makan bersama Warga Binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang, pada Selasa siang (25/02/2025).

Bukan sekadar makan bersama, kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan antara Warga Binaan dengan petugas serta memberikan semangat dalam menjalani pembinaan.

Menteri Agus Andrianto menyapa langsung warga binaan dan mengajak mereka untuk berdiskusi, membuka ruang kepada warga binaan untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Tidak hanya itu, bahkan Agus menawarkan warga binaan untuk mengikuti pelatihan di Bengkel Kerja Nusakambangan

“Pembinaan bukan hanya soal menjalani hukuman, tetapi juga tentang bagaimana menjalani masa pidana dengan baik, terus memperbaiki diri dan kembali menjadi individu yang lebih baik di masyarakat. Jika teman-teman berminat bisa kita ikutkan pelatihan kemandirian di Nusakambangan, kita sudah buat beberapa modul untuk pembelajaran disana,” ajaknya.

Sementara itu, bertepatan menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan, Agus Andrianto juga turut mengajak para warga binaan dan seluruh petugas pemasyarakatan untuk dapat lebih menghargai karunia Tuhan Yang Maha Esa.

“Bulan puasa ini seharusnya bisa menjadi ajang evaluasi diri agar menjadi insan yg lebih baik, kita semua perlu berpuasa dari hal-hal yang akan menjerumuskan atau merugikan diri, jika tidak bisa berbuat banyak kepada masyarakat setidaknya kita bisa menjaga diri agar tidak menjadi masalah bagi orang lain,” pesannya.

Menteri Agus bersama warga binaan rutan cipinang menikmati menu yang sama dengan warga binaan, sesuai dengan jadwal menu bagi warga binaan cipinang pada hari itu. Dimana, dalam kesempatan itu Agus juga turut bertukar jatah makan dengan salah satu warga binaan dan menyantapnya bersama.

Tidak sampai disitu, kegiatan makan siang bersama ini juga turut di isi dengan hiburan stand-up comedy oleh komedian Mongol, yang juga pernah menjadi Warga Binaan Rutan Cipinang tahun 2009.

Kehadiran Mongol tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para warga binaan bahwa perubahan ke arah yang lebih baik selalu memungkinkan melalui pembinaan yang tepat.

Lewat pengalaman pribadinya, ia memberikan motivasi kepada warga binaan untuk tidak menyerah dalam menjalani pembinaan dan terus berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

“Dulu saya sempat merasa terpuruk, tapi life must go on jadi ya saya jalani saja, dan bahkan saat masih Warga Binaan saya menjadi ketua Gereja pertama di Rutan Cipinang ini. Kalau teman-teman memang membutuhkan saya juga bersedia membantu memberikan pelatihan di bidang seni,” ujarnya.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya Pemasyarakatan dalam memberikan pembinaan yang lebih humanis.

Tidak hanya program pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian, pendekatan psikososial seperti ini diharapkan dapat meningkatkan optimisme Warga Binaan dalam menghadapi masa depan.

Agus Andrianto berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di berbagai Lembaga Pemasyarakatan dan Rutan lainnya sebagai bagian dari pembinaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Sementara itu, selain di hadiri oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, dalam kegiatan ini juga turut di hadiri oleh wakil menteri imigrasi dan Pemasyarakatan, Pimpinan Tinggi dan Ka.UPT Pemasyarakatan.(fi)

Selengkapnya
1 54 55 56 57 58 67
Page 56 of 67