close

Ijra Lubis

DAERAHRAGAM

Syah Afandin Menang, Alam Langkat Turut Bersuka Cita

Penulis=Hijrah Lubis

Jelajahnegeriku..id,Langkat-Hujan deras dan angin kencang yang menyelimuti Kabupaten Langkat seolah menjadi simbol tepung tawar bagi kemenangan Syah Afandrm menuju kursi nomor satu di wilayah tersebut. Fenomena alam yang terjadi di tengah pesta demokrasi ini seakan menggambarkan restu yang turun dari langit untuk pemimpin baru di Bumi Melayu. 

Syah Afandrm, yang akrab disapa Bang Ondem, mendapatkan dukungan yang tak hanya mengalir dari masyarakat Langkat, tetapi juga terasa seolah alam turut merestuinya. Bagi warga, sosok ini dikenal sebagai pemimpin yang mudah berbaur dan akrab dengan masyarakat, sehingga banyak pihak yang menaruh harapan besar pada kepemimpinannya lima tahun ke depan.

Meski hujan disertai angin kencang berlangsung sejak malam sebelumnya, masyarakat Langkat tetap antusias mendatangi tempat pemungutan suara (TPS). Cuaca yang tidak bersahabat tidak menyurutkan semangat warga untuk menentukan pilihan mereka, membuktikan keinginan kuat mereka untuk membawa perubahan di tanah kelahiran.

Syah Afandrm sendiri memilih menyalurkan hak suaranya di TPS 005 Pangkalan Brandan bersama istrinya. Sebagai bagian dari persiapan, keduanya memutuskan menginap di rumah orang tua Syah Afandrm agar dapat lebih khusyuk menjalani momen bersejarah tersebut. Langkah ini, bagi pendukungnya, dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kekeluargaan yang kental dalam budaya masyarakat Langkat.

“Hujan deras yang mengguyur Langkat pada hari pencoblosan ini dianggap Maria Ulfa, sebagai tanda berkah. Mereka percaya, pemimpin baru yang telah mereka pilih akan membawa kesejahteraan dan kedamaian bagi Langkat, yang dikenal sebagai kota pendidikan dan kota para ulama. Harapan tersebut disematkan pada sosok Syah Afandrm yang telah lama dikenal dekat dengan rakyatnya.

Kini, kemenangan Syah Afandrm menjadi awal dari perjalanan besar untuk membawa Langkat ke arah yang lebih baik. Kepercayaan yang diberikan masyarakat adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Harapan besar pun mengiringi langkahnya untuk membangun, “ujar Maria Ulfa. 

Editor=ijrah

Selengkapnya
RAGAM

Rutan Pangkalan Brandan Serahkan Bantuan Sosial Kepada 30 Perwakilan Keluarga WBP.

Jelajahnegeriku.id,Pangkalan Brandan – Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Pangkalan Brandan, menggelar kegiatan pemberian bantuan sosial kepada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis (21/11/2024).

Dalam kegiatan yang digelar di halaman Rutan Pangkalan Brandan ini, turut di hadiri oleh sejumlah anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) serta sejumlah pejabat struktural yang ada di Rutan Klas IIB Pangkalan Brandan.

Dimana, kegiatan ini yang di hadiri sebanyak 30 orang keluarga dari warga binaan ini sendiri di buka langsung oleh Karutan Pangkalan Brandan, Erwin Siregar.

Dalam sambutannya, Erwin Siregar mengatakan jika nantinya kegiatan pembagian bantuan sosial bagi keluarga dari warga binaan ini akan dilakukan secara berkesinambungan.

“Kegiatan ini, menjadi bagian dari 13 program akselerasi yang di usung menteri imigrasi dan pemasyarakatan. Dan nantinya, kegiatan ini akan terus kita lakukan secara berkesinambungan,” Ungkapnya.

Adapun bantuan sosial yang di berikan kepada 30 perwakilan dari keluarga warga binaan ini sendiri, merupakan sejumlah sembako yang dapat di manfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga.

Selain itu, DWP Rutan Pangkalan Brandan juga turut menyerahkan bantuan sosial berupa sembako ke panti asuhan Darul Yatama, yang beralamat di Jalan Datuk, Pangkalan Brandan.(Alfi)

Editor=iijrah

Selengkapnya
NASIONAL

Kapolsek Ranto Peureulak berasil Amankan Pelaku Penyalahgunaan Ganja siap edar.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Ranto Peureulak, Polres Aceh Timur, Polda Aceh Iptu Andi Ananta Grilya Utama, S.TrK memimpin langsung saat mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis ganja.

“Pelaku berinisial AL, 60 tahun, warga Kecamatan Ranto Peureulak,” ujar Ananta, Rabu, (13/11/2024).

Ananta mengatakan pengungkapan ini bermula informasi dari masyarakat yang menyebutkan pelaku (AL) sering melakukan transaksi dan mengedarkan narkotika jenis ganja di Desa Pasi Puteh, Kecamatan Ranto Peureulak.

“Informasi tersebut kami tindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan pengamatan tempat (lokasi) yang sering dijadikan tempat transaksi oleh AL dan pada hari Selasa, (12/11/2024) sekira pukul 12.30 WIB, anggota kami melihat AL berada di sebuah gubuk kebun milik masyarakat Desa Pasi Puteh kemudian AL kami amankan,” ungkap Ananta.

Setelah berhasil diamankan, lanjut Kapolsek dilakukan penggeledahan di lokasi tersebut dan ditemukan tas ransel yang didalamnya berisi paket narkotika jenis ganja berbagai ukuran.

“Kepada anggota kami, AL mengakui bahwa ganja tersebut adalah miliknya. Selanjutnya AL berikut barang bukti kami serahkan ke Satresnarkoba Polres Aceh Timur guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan,” kata Kapolsek.

Sejumlah barang bukti yang turut diamankan bersama AL diantaranya; 15 (lima belas) paket ganja kering ukuran kecil; 4 (empat) paket ganja kering ukuran besar; 2 (dua) kantong plastik berisi ganja kering; uang tunai Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah); 2 (dua) unit handphone; 1 (satu) buah dompet, 1 (satu) buah tas ransel dan 1 (satu) buah tas kecil.

Kapolsek juga mengapresiasi kepada warga yang turut mendukung pencegahan peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Ranto Peureulak dengan memberikan informasi terkait adanya tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Pemberantasan narkotika tidak hanya menjadi tugas Kepolisian semata, namun kewajiban kita bersama untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa.

Disamping itu menurut Kapolsek, pengungkapan ini sekaligus mendukung program Asta Cita, khususnya poin 7 yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Pada poin tersebut menitikberatkan pada reformasi politik, hukum, dan birokrasi dengan fokus utama pada pemberantasan korupsi dan narkoba.” Terang Kapolsek Ranto Peureulak Iptu Andi Ananta Grilya Utama, S.TrK. Ibu(hj/maulid)

edito=ijrah r

Selengkapnya
BUDAYADAERAHPENDIDIKAN

Hj. Endang Ziarah ke Makam Sultan Langkat dan Masturah, Sosok Wanita Hebat di Balik Kemajuan Langkat

Jelajahnegeriku.id,Langkat – Hj. Endang, istri dari calon Bupati Langkat, Syah Afanden, mengunjungi makam Sultan Langkat dan Masturah, wanita luar biasa yang pernah mendampingi Sultan Musa dalam memimpin Langkat. Kunjungan tersebut bertujuan untuk menghormati sejarah dan mengenang perjuangan Masturah, sosok yang sangat berperan dalam kemajuan Langkat, terutama dalam bidang pendidikan..

Hj. Endang bersama Tim Satria berziarah ke makam para pendiri Langkat, termasuk Sultan Langkat T. Musa Al-Mu’azansyah dan keluarga besar Kesultanan Langkat, serta makam ulama besar Syeikh Muhammad Yusuf Mereka memanjatkan doa dan memberikan penghormatan atas jasa-jasa para pendiri negeri.

Selama berada di makam Masturah, Hj. Endang tak kuasa menahan air mata mendengar kisah tentang sosok wanita hebat tersebut. Masturah, yang merupakan istri Sultan Langkat pertama, dikenal sebagai pelopor emansipasi wanita di wilayah Melayu pada abad ke-18. Dengan dedikasinya, Masturah memainkan peran kunci dalam membawa Langkat menjadi lebih maju, terutama dalam pendidikan yang setara bagi perempuan dan laki-laki.

“Ibu Masturah adalah wanita yang luar biasa. Selain menjadi pendamping Sultan, beliau juga memikirkan pentingnya pendidikan untuk anak-anak Langkat, bahkan mendirikan sekolah pada abad ke-18 yang dikenal dengan nama Sekolah Masturah,” ujar Hj. Endang dengan penuh kekaguman. Masturah dikenal sebagai sosok yang memajukan pendidikan di Langkat dan memperjuangkan emansipasi wanita pada masanya, sehingga jasa-jasanya dikenang hingga saat ini.

Hj. Endang sangat terharu karena kisah perjuangan Masturah selama ini tidak banyak dipublikasikan atau diangkat dalam sejarah. “Kenapa cerita ini tidak pernah dipublikasikan? Masturah bahkan lebih hebat dari Kartini, perjuangannya untuk Langkat luar biasa. Kita harus mengenang dan mengangkat sejarah besar ini,” kata Endang, sambil meneteskan air mata. Endang menegaskan bahwa sudah saatnya sejarah dan perjuangan Masturah diperkenalkan kepada generasi muda.

Sebagai bagian dari komitmennya untuk mengangkat sejarah Langkat, Hj. Endang berjanji akan memperkenalkan kisah Masturah melalui berbagai program, salah satunya melalui PKK. “Isyallah, jika suami saya terpilih menjadi Bupati, kami akan angkat sejarah Masturah ini. Jangan biarkan kisah ini hilang begitu saja. Generasi muda Langkat harus tahu bahwa pada abad ke-18, Langkat memiliki wanita hebat yang memperjuangkan kemajuan daerah ini,” tegas Endang.

Selain berziarah ke makam Masturah, Hj. Endang juga menyempatkan diri untuk mengunjungi makam Sultan Langkat dan mendoakan arwah beliau serta keluarga kerajaan. Tak hanya itu, Endang juga berziarah ke makam Syeikh Muhammad Yusuf, ulama besar yang turut berperan dalam perkembangan Islam di Langkat.

Dalam ziarah tersebut, Hj. Endang menaburkan bunga di pusara Syeikh Muhammad Yusuf dan memanjatkan doa agar perjuangan para tokoh sejarah ini dapat menginspirasi masyarakat Langkat dalam mewujudkan kemajuan daerah yang lebih baik. “Semoga Allah SWT selalu memberi rahmat kepada para tokoh besar ini dan semangat mereka terus hidup di hati masyarakat Langkat,” ujar Hj. Endang.(hj)

editor=iijrah

Selengkapnya
DAERAHPOLITIK

Hj.Endang: Peran Istri Calon Bupati, Langkat yang Menjadi Simbol Kekuatan Wanita dan Merakyat

Menjelang pemilihan Bupati Langkat yang hanya tinggal beberapa hari lagi, ketegangan politik semakin terasa. Kedua kubu calon bupati saling berlomba-lomba menyampaikan visi misi mereka, berupaya menarik dukungan masyarakat sebanyak-banyaknya untuk menentukan siapa yang akan memimpin Kabupaten Langkat dalam lima tahun ke depan.

Berbagai strategi dan taktik politik digunakan oleh kedua belah pihak dalam upaya meraih simpati publik. Namun, ada sesuatu yang menarik perhatian banyak orang, khususnya di kubu 01. Istri dari calon bupati Syah Apandin, Hj Endang, turut berperan aktif dalam mengkampanyekan suaminya.

Hj Endang, yang dikenal sebagai sosok yang sederhana, ramah, dan penyayang, telah menunjukkan dedikasinya dalam mendampingi perjalanan politik suaminya. Meskipun bukan seorang politisi, Hj.Endang tidak segan-segan turun ke pelosok daerah Langkat untuk bersilaturahmi dengan masyarakat dan memperkenalkan nama Syah Apandin sebagai calon bupati yang layak dipercaya.

Sebagai ibu dua orang anak, Hj Endang dikenal sangat dekat dengan masyarakat, khususnya kaum ibu rumah tangga. Ia menjadi sosok yang mudah diterima oleh berbagai lapisan masyarakat karena kesederhanaan dan ketulusannya dalam berbicara dan berinteraksi dengan orang banyak.

Melalui silaturahmi langsung ke masyarakat, Hj Endang terus menyuarakan dukungan terhadap suaminya. Ia tidak hanya hadir dalam kampanye terbuka, tetapi juga aktif dalam mengunjungi pengajian, majelis ibu-ibu, dan komunitas perempuan di seluruh penjuru Langkat. Peranannya semakin memperkuat posisi Syah Apandin di mata masyarakat yang menilai bahwa ia memiliki pasangan yang tangguh dan mendukung sepenuhnya ambisi suaminya.

Menurut maria Ulfa,Strategi yang dijalankan Hj. Endang sangat tepat, karena ia mampu merangkul kelompok ibu-ibu dan pengajian yang memiliki pengaruh besar dalam menentukan pilihan politik di tingkat lokal. Kehadiran sosoknya di tengah-tengah masyarakat memberikan warna baru dalam pemilihan bupati kali ini.

Ketangguhan dan semangat yang ditunjukkan oleh Hj.Endang semakin memperkokoh citra positif Syah Apandin sebagai calon yang tidak hanya memiliki kapasitas kepemimpinan, tetapi juga didukung oleh seorang istri yang peduli terhadap kesejahteraan rakyat. Sosok istri ini menjadi pelengkap yang kuat dalam perjuangan politik sang suami, ” ucapnya Maria Ulfa. 

Di kalangan masyarakat Melayu Langkat salah satunya Muslim melihat, peran Hj.Endang di samping suaminya sering dibandingkan dengan sosok Masturah, istri dari Sultan Musa, pemimpin Langkat yang sangat dihormati pada masa lalu. Lanjutnya Masturah dikenal sebagai wanita hebat yang mendampingi suaminya memajukan Langkat hingga dikenal di Asia dan mancanegara.

Dibawah kepemimpinan Sultan Musa, Langkat menjadi pusat pendidikan dan agama yang terkenal. Masturah mendatangkan guru-guru dari Arab dan Kairo, serta mengundang ulama-ulama besar untuk mengajarkan ilmu agama di Langkat. Ini mengangkat Langkat menjadi kota pendidikan dan pusat keagamaan di kawasan Asia Tenggara, “ucap Muslim. 

“Sama halnya dengan Masturah, Hj. Endang kini menjadi simbol kekuatan wanita di samping suaminya. Ia tidak hanya mendampingi, tetapi juga aktif terlibat dalam memajukan daerah dan memberikan warna baru dalam dunia politik Langkat. Keberadaannya memberi kesan bahwa pemimpin yang kuat didampingi oleh sosok wanita yang juga tangguh dan peduli terhadap rakyat.

Peran Hj. Endang yang dekat dengan masyarakat Langkat, dianggap sebagai figur yang sangat merakyat. Ia mewarisi sifat-sifat kepemimpinan yang ditunjukkan Masturah, yang dikenal sangat dekat dengan masyarakat. Masyarakat Langkat merasa ada ikatan emosional yang kuat dengan Endang, karena ia tidak hanya sekadar pendamping suami, tetapi juga seorang wanita yang peduli terhadap kemajuan daerahnya, “terang Muslim. 

Maka, tidak mengherankan jika banyak warga Langkat yang semakin yakin untuk memberikan suara mereka kepada Syah Apandin. Karena mereka tahu, di samping calon bupati tersebut ada seorang istri yang tidak kalah hebat dan berperan aktif dalam membangun Langkat. Bagi masyarakat Langkat, dukungan kepada Syah Apandin berarti dukungan kepada sosok wanita hebat yang mendampinginya, “tegas Muslim. 

Selengkapnya
DAERAHNASIONAL

Akselerasi Pemberantasan Narkoba, Rutan Pangkalan Brandan Gelar Apel Bersama BNNK, TNI dan Polri

Jelajahnegeriku.id,Pangkalan Brandan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pangkalan Brandan menggelar apel pagi bersama dengan Badan Narkotika Nasinal Kabupaten (BNNK) Langkat, Kamis (07/11/2024).

Selain BNNK Langkat, apel pagi yang digelar di halaman Rutan Pangkalan Brandan ini juga turut di ikuti oleh sejumlah personel TNI dan Polri yang bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam rangka akselerasi pemberantasan narkoba.

Dalam kegiatan kegiatan apel pagi ini, turut dihadiri oleh Kepala Rutan Pangkalan Brandan, Erwin Siregar, Kepala BNNK Langkat, AKBP S. Bangko, S.H., M.B.A., serta perwakilan dari Koramil 13 Pangkalan Brandan, Polisi Militer (PM) Pangkalan Brandan, dan Polsek Pangkalan Brandan yang diwakili oleh anggota dari masing-masing instansi.

Apel bersama ini, merupakan bentuk komitmen dan sinergi antara berbagai lembaga dalam upaya memberantas peredaran narkoba di lingkungan Rutan.

Dalam kesempatan tersebut, Ka Rutan menegaskan pentingnya kerjasama lintas instansi demi mewujudkan lingkungan rutan yang bersih dari narkoba.

“Kegiatan ini merupakan awal dari keseriusan kita untuk mewujudkan lingkungan rutan yang bersih dari narkoba” kata Erwin.

Kegiatan apel diakhiri dengan penandatanganan ikrar “Rutan Bersih dari Narkoba (BENAR) bagi petugas Rutan Kelas IIB Pangkalan Brandan”.

Selengkapnya
DAERAHNASIONAL

Menindaklanjuti Asta Cita Presiden Dan Wakil Presiden, Rutan Tarutung Gelar Rapat 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan

Tarutung – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung menggelar sosialisasi mengenai Asta Cita Presiden Bapak Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Bapak Gibran Rakabuming Raka, serta rapat dinas penguatan tugas dan fungsi sebagai bentuk menindaklanjuti perintah harian dan 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kegiatan ini di hadiri pejabat struktural, staf dan regu pengamanan yang bertempat di aula Rutan, Sabtu (02/11/2024).

Dalam arahannya kepada seluruh pegawai, Kepala Rutan Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring menyampaikan pentingnya pemahaman akan Asta Cita Presiden RI Bapak Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Bapak Gibran Rakabuming Raka sebagai langkah konkret membangun komitmen pegawai.

“kita dituntut untuk meningkatkan pelayanan publik yang berbasis HAM, bebas dari narkoba, korupsi, dan pungli dalam mewujudkan visi dan misi pemerintahan yang baru sekaligus mewujudkan komitmen pelaksanaan tugas pemasyarakatan melalui Panca Carana Laksya sebagai panduan kita dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang lebih transparan dan profesional di lingkungan pemasyarakatan,” ujar Karutan.

Lebih lanjut Karutan menyampaikan Pemberantasan peredaran Narkoba merupakan salah satu program dari “13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan”.

“Narkoba musuh kita bersama maka dari itu perlu disusun dan dimantapkan kembali mitigasi resiko terkait peredaran Narkoba diantaranya melakukan Monitoring dan Evaluasi terhadap SOP pemeriksaan orang dan badan, pengawasan dan penempatan CCTV di area-area rawan.

Terkait Program Ketahanan Pangan Karutan menyampaikan pemanfaatan ruang di luar Rutan dengan program sarana asimilasi dan edukasi (SAE) untuk Pertanian dan area tembok dalam (brandgang) untuk lahan perikanan.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan setiap subseksi terkait program yang sudah berjalan dan yang akan dijalankan sebagai tindak lanjut terhadap 13 Program Akselerasi dan Perintah Harian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang dimulai dari Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, James Bond Naibaho, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Jonias B. Pakpahan dan Kasubsi Pengelolaan, Mian H.R. Simarmata.

Tutup rapat dinas, Karutan mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Rutan Tarutung yang sudah bekerja dan menjalankan tugas pokok dan fungsi selama ini dengan baik serta mengajak kepada seluruh jajaran untuk berkomitmen memberantas Narkoba serta menciptakan Warga Binaan yang lebih produktif selaras dengan 13 Program Akselerasi dan wujud Misi Asta Cita Presiden Republik Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045.

Selengkapnya
1 64 65 66 67
Page 66 of 67