close

DAERAH

DAERAH

Bupati Langkat Syah Afandin Dukung Penyelesaian Konflik Lahan Lewat Rakor Bersama Menteri ATR

Jelajahnegeriku.id,Medan – Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menghadiri Rapat Koordinasi Pengelolaan Pertanahan dan Tata Ruang di Provinsi Sumatera Utara bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Republik Indonesia, Nusron Wahid. Rakor ini digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Rabu (7/5/2024).

Rapat ini merupakan forum strategis antara pemerintah pusat dan daerah untuk membahas berbagai persoalan pertanahan yang kerap terjadi di Sumatera Utara, khususnya menyangkut tumpang tindih klaim lahan antara masyarakat dan perusahaan.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dalam sambutannya menyoroti persoalan krusial terkait penggarapan lahan antara masyarakat dan PTPN.

“Sebagai Gubernur, saya harus hadir sebagai penengah. Untuk itu saya meminta masukan dan regulasi tertulis dari Bapak Menteri agar solusi yang diambil dapat menguntungkan kedua belah pihak,” tegasnya.

Bupati Langkat H. Syah Afandin turut menyampaikan bahwa Kabupaten Langkat juga menghadapi tantangan serupa. Ia menyambut baik diselenggarakannya rakor ini sebagai momentum penting untuk mendorong penyelesaian masalah agraria secara adil dan solutif.

“Di Langkat, masih banyak konflik lahan antara masyarakat dan perusahaan, khususnya PTPN. Rakor ini menjadi semangat baru bagi kami untuk menciptakan solusi yang mengedepankan kepentingan masyarakat tanpa mengesampingkan aturan hukum yang berlaku,” ujar Syah Afandin.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid juga menyerahkan sertifikat aset tanah milik Pemerintah Provinsi Sumut, barang milik BUMN, Pemerintah Kabupaten/Kota, wakaf, serta rumah ibadah secara simbolis. Penyerahan ini merupakan bagian dari program percepatan sertifikasi aset negara dan pelayanan pertanahan yang akuntabel dan transparan.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh para kepala daerah se-Sumatera Utara, Forkopimda, serta para kepala kantor pertanahan dari seluruh kabupaten/kota. Pemerintah Kabupaten Langkat, di bawah kepemimpinan Syah Afandin, menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat dalam upaya menciptakan keadilan agraria dan kepastian hukum pertanahan di daerah.(hj)

Selengkapnya
DAERAH

Bupati Langkat Syah Afandin Lepas 464 Jamaah Calon Haji, Titip Doa untuk Negeri Bertuah

Jelajahnegetiku.id,Langkat – Sebanyak 464 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Langkat resmi diberangkatkan menuju Asrama Haji Medan, Rabu (7/5/2025), oleh Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH. Pelepasan berlangsung di depan rumah dinas Bupati Langkat, Jalan Proklamasi, Stabat, dan dihadiri Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, SH, S.I.K, M.Si, Sekda Amril, Ketua TP PKK Endang Kurniasih, serta unsur Forkopimda dan keluarga jamaah.

Dalam sambutannya, Syah Afandin mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji yang merupakan ibadah fisik dan mental.

“Luruskan niat, bekali diri dengan kesabaran dan keikhlasan. Jaga stamina agar bisa menjalankan seluruh rukun dan syarat haji secara sempurna, sehingga menjadi haji yang mabrur,” pesan Bupati.

Ia juga meminta para jamaah untuk memanfaatkan momen-momen mustajab selama di tanah suci dengan memperbanyak doa, khususnya untuk Kabupaten Langkat.

“Doakan saya agar tetap menjadi pemimpin yang amanah, bermanfaat bagi masyarakat. Dan doakan Langkat menjadi negeri Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur, yang subur, makmur dan diberkahi,” ujarnya haru.

Lebih lanjut, Bupati menekankan kepada para camat se-Kabupaten Langkat untuk memastikan keluarga jamaah yang ditinggalkan berada dalam keadaan aman dan nyaman selama ditinggal berhaji.

“Pastikan mereka terpantau dan tidak merasa sendiri, agar para jamaah bisa fokus menjalankan ibadah,” tegasnya.

ekretaris Penyelenggara Haji Kabupaten Langkat, Siti Aminah, dalam laporannya menyampaikan bahwa 464 JCH tergabung dalam tiga kelompok terbang (kloter), yaitu kloter 6, 7 dan 8.

Kloter 6 terdiri dari 360 jamaah, dengan rincian 154 laki-laki dan 206 perempuan. Mereka didampingi empat petugas haji pusat, dua petugas haji daerah dari Langkat, serta satu petugas haji provinsi. Para jamaah diterima panitia haji Provinsi Sumatera Utara di Asrama Haji Medan pada pukul 08.20 WIB dan akan diterbangkan ke Madinah pada Kamis (8/5) pukul 04.20 WIB menggunakan pesawat Garuda GIA 3106.

Sementara itu, kloter 7 yang terdiri dari 103 jamaah akan diberangkatkan Kamis (8/5) pukul 05.00 WIB dari Alun-Alun Tengku Amir Hamzah Stabat, dan kloter 8 terdiri dari tiga orang yang akan bergabung dengan jamaah dari Kabupaten Karo, Pematang Siantar dan Medan.

Pemerintah Kabupaten Langkat, selain menyediakan konsumsi dan transportasi, juga memberikan cinderamata berupa kain sarung serta bekal khas berupa bumbu pecel.

“Alhamdulillah, sebagaimana tahun lalu, tahun ini Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati kembali memberikan bumbu pecel sebagai bekal, agar jamaah tetap bersemangat dan sehat selama beribadah,” ujar Siti Aminah.

Acara pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru, sebagai wujud dukungan moril dan spiritual dari pemerintah kepada para tamu Allah SWT. Turut hadir tokoh agama, kepala OPD, serta keluarga para jamaah yang memberikan doa dan pelukan hangat sebelum keberangkatan. (Hj)

Selengkapnya
DAERAH

Bupati Syah Afandin Apresiasi Gubsu Bobby Nasution Serahkan 1.600 Kartu BPJS untuk Nelayan Langkat

 

Jelajahnegeriku.id,Langkat –Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Nasution, SE, MM, menyerahkan secara simbolis 6.100 kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada para nelayan se-Sumut. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Langkat menjadi penerima terbanyak dengan alokasi sebanyak 1.600 kartu bagi nelayan setempat.

Penyerahan simbolis dilakukan pada Selasa (6/6/2025) di Pendopo Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat. Gubernur Sumut disambut hangat oleh Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH. Turut hadir Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut I Nyoman Suarjaya, Wakil Ketua DPRD Sumut Riky Antony, unsur Forkopimda Langkat, Sekda Langkat, serta jajaran kepala perangkat daerah dari Pemprov Sumut dan Pemkab Langkat.

Dalam sambutannya, Gubernur Bobby menegaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi sektor informal yang rentan terhadap risiko kerja, seperti para nelayan. Menurutnya, program ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin keselamatan kerja masyarakat.

“Program ini menjadi bukti kehadiran negara dalam memberikan jaminan perlindungan kerja bagi masyarakat. Kami ingin nelayan merasa lebih aman dan terlindungi saat bekerja,” tegas Bobby.

Tak hanya menyerahkan kartu kepesertaan, Gubernur Bobby Nasution juga menyerahkan santunan jaminan kematian kepada ahli waris dua nelayan asal Langkat yang telah meninggal dunia. Masing-masing ahli waris, yakni dari almarhum Bahtiar dan almarhum Zulkifli, menerima santunan sebesar Rp42 juta, dengan total Rp84 juta. Penyerahan ini menjadi bukti nyata manfaat dari kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, sekaligus bentuk kepedulian pemerintah terhadap keluarga pekerja rentan.

Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Gubernur Sumut atas perhatian serius terhadap kesejahteraan nelayan Langkat. Dari total 21.204 nelayan di Kabupaten Langkat, mayoritas tersebar di Kecamatan Pangkalan Susu dengan jumlah terbanyak mencapai 4.165 orang.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Bapak Gubernur atas alokasi 1.600 kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk nelayan Langkat. Ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang sebagian besar menggantungkan hidup dari laut,” ucap Syah Afandin.

Bupati menambahkan, pemerintah daerah telah menetapkan langkah konkret untuk memperluas perlindungan ketenagakerjaan bagi nelayan. Pada tahun 2025, Pemkab Langkat telah mengalokasikan anggaran untuk 500 nelayan miskin dan miskin ekstrem agar masuk sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Bahkan, Bupati menargetkan 7.052 nelayan dari kelompok desil 1 sampai 4 dapat tercover secara penuh melalui skema pembiayaan dari APBD, APBD Provinsi, CSR, Baznas, hingga sumber dana lainnya.

“Besar harapan kami ke depan seluruh nelayan Langkat bisa mendapat jaminan ketenagakerjaan. Kami akan terus berupaya menuntaskan ini pada masa kepemimpinan saya,” tegas Bupati.

Sementara itu, Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut I, Nyoman Suarjaya, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam memperluas cakupan perlindungan bagi pekerja informal.

“Pekerja informal seperti nelayan memiliki risiko kerja yang tinggi. Karena itu, sinergi dengan pemerintah daerah sangat penting untuk memberikan perlindungan yang layak,” jelas Nyoman.

Melalui kegiatan ini, Pemprov Sumut dan Pemkab Langkat juga mendorong edukasi publik agar lebih sadar akan pentingnya menjadi peserta aktif dalam program BPJS Ketenagakerjaan, khususnya bagi kelompok pekerja rentan.

Kabupaten Langkat di bawah kepemimpinan H. Syah Afandin, SH, terus menunjukkan komitmen kuat untuk melindungi dan meningkatkan kesejahteraan nelayan sebagai pilar penting pembangunan ekonomi daerah, utamanya di sektor kelautan dan perikanan.

Selengkapnya
DAERAH

Musrenbang RPJMD Sumut, Syah Afandin Siap Sinergi Wujudkan Indonesia Emas 2045

Jelajahnegeriku.id,Medan – Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025–2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Senin (5/5/2025).

Musrenbang ini dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dan dihadiri para kepala daerah kabupaten/kota se-Sumut, termasuk perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri RI, yakni Dirjen Bina Keuangan Daerah, Agus Fatoni. Dalam forum strategis ini, Bupati Langkat menunjukkan komitmen penuh untuk menyelaraskan program pembangunan Kabupaten Langkat dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi dan Pusat.

Gubernur Sumut Bobby Nasution menegaskan pentingnya sinkronisasi antara visi pembangunan pusat dan daerah, terutama menuju pencapaian Indonesia Emas 2045. Ia memaparkan sembilan target utama pembangunan Sumatera Utara 2025–2029, di antaranya peningkatan pertumbuhan ekonomi dari 5,03% menjadi 7,60%, peningkatan PDRB per kapita menjadi Rp115,3 juta, pengurangan angka kemiskinan hingga 2,8%, dan penurunan tingkat pengangguran terbuka menjadi 4,74% pada 2029.

Selain itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengurangan ketimpangan ekonomi (gini ratio), peningkatan indeks kualitas lingkungan hidup, serta penurunan emisi gas rumah kaca.

Dalam arahannya, Bobby juga memperkenalkan enam program unggulan yang telah berjalan, yaitu sekolah gratis, berobat gratis, jaminan kestabilan harga komoditas pertanian, digitalisasi layanan publik, pembangunan infrastruktur strategis terintegrasi, dan perlindungan rakyat melalui layanan restorative justice.

Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, menambahkan bahwa pemerintah daerah perlu lebih efisien dalam penggunaan anggaran, dan diarahkan pada program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, pengendalian inflasi, dan ketahanan pangan. Ia juga mengingatkan agar RPJMD 2025–2029 menjadi bagian dari strategi menyongsong Indonesia Emas 2045.

Menanggapi arahan tersebut, Bupati Langkat H. Syah Afandin menegaskan kesiapan Kabupaten Langkat untuk bersinergi secara aktif dalam mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Sumut. Ia menyambut baik dorongan kolaborasi antar-daerah dan inovasi dalam pembiayaan pembangunan, termasuk peluang pengembangan BUMD sebagai alternatif sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Langkat siap menjadi mitra strategis dalam percepatan pembangunan Sumut, termasuk menjajaki peluang kerja sama pengembangan BUMD di sektor energi seperti yang disampaikan oleh Gubernur,” ujar Bupati Afandin usai kegiatan.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemprov Sumut dan Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, PT Kawasan Industri Nusantara tentang pengelolaan tenaga kerja di KEK Sei Mangkei 2025–2026, serta penandatanganan MoU satu data dengan BPS Sumut, sebagai langkah menuju tata kelola pembangunan yang berbasis data dan terukur.

Musrenbang ini menjadi bukti komitmen Pemkab Langkat di bawah kepemimpinan H. Syah Afandin dalam memperkuat sinergi lintas sektor demi mewujudkan pembangunan yang merata, berkelanjutan, dan berorientasi masa depan.(hj)

Selengkapnya
DAERAH

Jeljahnegeriku.id, Langkat – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Langkat Amril, S.Sos, M.AP, menjadi pembina upacara yang digelar di Alun-alun T. Amir Hamzah, Stabat, pada Senin (5/5/2025).

Upacara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh para pelajar, guru, pejabat daerah, camat se-Kabupaten Langkat, serta masyarakat umum. Nuansa kebhinekaan semakin terasa dengan kehadiran peserta upacara yang mengenakan pakaian adat dari berbagai suku dan daerah.

Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, yang menjadi pengingat pentingnya peran seluruh elemen bangsa dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif, adil, dan berkualitas.

Mewakili Bupati Langkat, Sekda Amril menyampaikan ucapan selamat Hari Pendidikan Nasional kepada seluruh insan pendidikan di Langkat. Dalam sambutannya, ia juga membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

“Hari Pendidikan Nasional bukanlah sekadar seremonial, namun momentum untuk meneguhkan kembali komitmen kita dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana amanat konstitusi,” ujar Amril.

Ia menegaskan bahwa Undang-Undang Dasar 1945 menjamin hak setiap warga negara untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Sistem Pendidikan Nasional juga menekankan pentingnya kesetaraan akses pendidikan tanpa diskriminasi berdasarkan latar belakang agama, suku, ekonomi, atau kondisi fisik.

“Pendidikan adalah hak asasi yang melekat dalam diri setiap insan, dan menjadi proses penting dalam membangun kepribadian, akhlak mulia, serta peradaban bangsa,” lanjutnya.

Dalam pidato yang dibacakan, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto disebut menjadikan pendidikan sebagai prioritas pembangunan nasional. Komitmen tersebut tertuang dalam Asta Cita keempat, yakni membangun sumber daya manusia yang kuat sebagai agen perubahan menuju Indonesia yang adil dan makmur.

Pemerintah, lanjut Amril, terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai program, termasuk revitalisasi pembelajaran, transformasi digital, serta peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru.

“Guru diharapkan tidak hanya menjadi fasilitator, tetapi juga mentor, konselor, bahkan orang tua kedua bagi para murid. Mereka adalah agen pembelajaran dan agen peradaban,” imbuhnya.

Amril juga menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak bisa hanya ditopang oleh pemerintah semata, tetapi memerlukan partisipasi semesta—melibatkan orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media massa.

Sejak Oktober 2024, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah melaksanakan langkah konkret membenahi layanan pendidikan, baik dari sisi tata kelola, kurikulum, maupun pendekatan pembelajaran. Salah satunya adalah penerapan pembelajaran mendalam (deep learning), tes kemampuan akademik, pengenalan pembelajaran koding, serta kecerdasan artifisial sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.

Dengan semangat Hardiknas ini, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH melalui Sekda Amril, menegaskan komitmen Pemkab Langkat untuk terus mendukung transformasi pendidikan demi terwujudnya generasi cerdas, unggul, dan berdaya saing di masa depan.(hj)

Selengkapnya
DAERAH

May Day di Langkat Meriah dan Kondusif, Bupati Langkat Syah Afandin Apresiasi Kaum Buruh

Jelajahnegeriku.id,Langkat – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day tahun 2025 di Kabupaten Langkat berlangsung meriah, tertib, dan penuh suka cita. Kegiatan yang dipusatkan di Alun-alun T. Amir Hamzah Stabat, Minggu (4/5/2024), dihadiri langsung oleh Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH yang memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh buruh yang hadir dalam suasana penuh kebersamaan.

Berbeda dengan peringatan Hari Buruh di sejumlah daerah yang identik dengan aksi demonstrasi, di Kabupaten Langkat perayaan ini diwarnai kegiatan positif seperti jalan santai, hiburan rakyat, berbagi kepada anak yatim dan kaum dhuafa, hingga pembagian doorprize menarik seperti sepeda, setrika, dan hadiah lainnya.

Acara juga dirangkaikan dengan pemberian santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan Stabat kepada empat orang buruh, masing-masing menerima santunan sebesar Rp42 juta. Hal ini menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap nasib para pekerja dan keluarganya.

Dalam sambutannya, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH turut menyampaikan pesan dari Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto, yang sebelumnya disampaikan dalam peringatan Hari Buruh Nasional di Monas, Jakarta. “Presiden Indonesia akan menghapuskan sistem outsourcing. Ini merupakan bentuk nyata perhatian dan kepedulian Presiden terhadap nasib buruh di seluruh Indonesia,” ucap Syah Afandin.

Bupati Langkat menegaskan bahwa buruh adalah ujung tombak pembangunan daerah dan nasional, termasuk dalam menyumbang devisa negara serta mendukung peningkatan APBD Langkat. “Kesejahteraan buruh adalah tanggung jawab saya sebagai Bupati Langkat,” tegasnya di hadapan ribuan buruh yang hadir.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Syah Afandin menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi dan peran besar para buruh bagi kemajuan Langkat. “Selamat Hari Buruh untuk seluruh buruh di Kabupaten Langkat. Semoga buruh kita semakin sejahtera dan hak-haknya selalu diperjuangkan,” tutupnya penuh harap.

Perayaan May Day di Kabupaten Langkat tahun ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah dan buruh dapat membangun suasana harmonis, kondusif, serta berorientasi pada kesejahteraan bersama.(hj)

Selengkapnya
DAERAH

Jeljahnegeriku.id,Langkat – Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Langkat dengan Universitas Quality, pada Jumat, 2 Mei 2025. Penandatanganan berlangsung di Ruang Kerja Kantor Bupati Langkat dan dihadiri oleh jajaran pejabat Pemkab Langkat serta perwakilan Universitas Quality.

MoU ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kabupaten Langkat. Dalam sambutannya, Bupati Syah Afandin menyampaikan apresiasinya terhadap inisiasi kerjasama tersebut. Ia menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi.

“Kerjasama ini sangat bagus. MOU ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Bupati Syah Afandin.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa pemerintah tidak bisa mengarahkan calon mahasiswa untuk hanya memilih satu kampus tertentu, termasuk Universitas Quality, karena pilihan pendidikan di Sumatera, termasuk di Kabupaten Langkat, sangat beragam. Ia menekankan pentingnya pendekatan aktif dari pihak kampus kepada calon mahasiswa dan orang tua.

Sementara itu, Rektor Universitas Quality mengungkapkan harapannya agar kerjasama ini tidak hanya sebatas MoU di atas kertas, melainkan benar-benar mampu menghadirkan program edukasi dan penelitian yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Dengan adanya MoU ini, kami berharap dapat mendukung program-program pendidikan di Langkat, baik melalui riset, pengabdian masyarakat, maupun pengembangan kapasitas SDM lokal,” ujar Rektor Quality.

Penandatanganan MoU ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbolisasi komitmen bersama dalam mendukung pengembangan dunia pendidikan di Langkat. Dengan sinergi yang terjalin, diharapkan kualitas sumber daya manusia Langkat akan semakin meningkat dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi(hj)

Selengkapnya
1 29 30 31 32 33 45
Page 31 of 45