close

DAERAH

DAERAH

Pj. Bupati Langkat Faisal Hasrimy Tindak Cepat Keluhan Petani Tanjung Ibus: Subsidi Pupuk, Irigasi, dan Infrastruktur Jadi Prioritas

Jelajahnegeriku.id,Langkat – Pemerintah Kabupaten Langkat bersama DPRD Kabupaten Langkat merespons cepat keluhan petani Desa Tanjung Ibus yang viral di media sosial, Kamis (2/1/2025). Dalam video yang beredar, para petani menyampaikan kesulitan mendapatkan subsidi pupuk, kebutuhan pembangunan saluran irigasi, dan perbaikan jalan yang mendesak.

Pj Bupati Langkat, H. M. Faisal Hasrimy, AP., M.AP., langsung memerintahkan Dinas Pertanian Langkat untuk menanggapi permasalahan tersebut. Pada Kamis (2/1), siang, Kadis Pertanian bersama anggota DPRD Langkat Fraksi Gerindra mengunjungi Kantor Desa Tanjung Ibus untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.

Keluhan Petani Tanjung Ibus

Abdul Hasan Lubis, salah satu petani yang videonya viral, menyampaikan keluhan utama terkait mahalnya harga pupuk dan kondisi infrastruktur.

“Saya meminta pembangunan saluran irigasi di desa ini. Tolong kami, Pak, kami hanya ingin petani bisa sejahtera,” ungkap Abdul. Ia juga berharap adanya perbaikan jalan demi kelancaran distribusi hasil pertanian.

Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy menegaskan komitmennya untuk menangani masalah tersebut. “Terkait saluran irigasi, kami telah menyampaikan kebutuhan ini saat kunjungan Wakil Presiden RI, yang langsung ditanggapi Menteri Pertanian RI. Kami juga membahasnya dalam rapat koordinasi dengan Sekretaris BNPB RI,” ujar Faisal.

Menurut Faisal, prioritas saat ini adalah penyelesaian bendungan primer dan sekunder Waduk Wampu, yang nantinya akan mengairi 12.000 hektare sawah di empat kecamatan, yakni Stabat, Wampu, Hinai, dan Secanggang.

Ia juga menegaskan akan menindak tegas pihak-pihak yang bermain dengan subsidi pupuk di Kabupaten Langkat. “Saya sudah memerintahkan Kadis Pertanian untuk menyelidiki alur distribusi subsidi pupuk,” tegasnya.

Kadis Pertanian Kabupaten Langkat melaporkan bahwa hingga Desember 2024, alokasi pupuk subsidi sudah tersalur 1.560 ton urea dan 1.220 ton NPK, dengan penyerapan mencapai 1.259 ton urea dan 1.112 ton NPK. Selain itu, melalui program OPLA Kementerian Pertanian, telah disalurkan benih padi seluas 226 hektare, 45 unit mesin pompa air, dolomit sebanyak 56.500 kg, dan 226 paket pestisida.

Menanggapi kebutuhan infrastruktur, Kadis PUTR Langkat Khairil Azmi akan berkoordinasi untuk menindaklanjuti perbaikan jalan di Desa Tanjung Ibus.

Ketua DPC Partai Gerindra Langkat, Dedek Pradesa, juga menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan saluran irigasi dan perbaikan jalan. “Kami akan segera melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas solusi konkret,” ungkapnya.

Dengan langkah cepat dan sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat, Pj Bupati Langkat berharap keluhan petani Desa Tanjung Ibus dapat segera teratasi. “Kami akan terus berupaya memastikan kesejahteraan petani di Langkat melalui program-program nyata,” tutup Faisal Hasrimy.(hj)

Selengkapnya
BUDAYADAERAH

DYMM Seri Sultan Harimugaya Abdul Djalil Rahmad Syah Laksanakan Ziarah dan Tepung Tawar di Masjid Azizi Tanjungpura sebagai Wujud Silaturahmi dan Doa untuk Kemakmuran Langkat

DYMM Seri Sultan Harimugaya Abdul Djalil Rahmad Syah melaksanakan prosesi zirah dan tepung tawar sedingin di Masjid Azizi Tanjungpura, Langkat, yang menandakan penetapannya sebagai Sultan Langkat IV. Acara ini merupakan simbol sahnya penggantian Sultan Langkat sebelumnya, Sultan Machmud Djalil Rahmad Syah (Sultan Langkat III). Sultan Harimugaya sendiri adalah cucu langsung dari Sultan Machmud, dan kini dipercaya untuk memimpin Kesultanan Langkat.

Setibanya di Masjid Azizi, Sultan Harimugaya disambut dengan penuh antusiasme oleh ratusan masyarakat Langkat. Sebagai tanda rasa syukur kepada Allah atas segala berkah yang diberikan kepada Bumi Langkat, Sultan Harimugaya langsung melaksanakan sholat tahyatul masjid. Sholat ini menjadi bentuk penghormatan terhadap kebesaran Tuhan yang telah menjaga dan memberkahi wilayah Langkat.

Setelah melaksanakan sholat, Sultan Harimugaya melanjutkan dengan berziarah ke makam orang tuanya, Tengku Yahya, serta makam para pemimpin Langkat terdahulu, seperti Sultan Musa Muadzam Syah, Sultan Azis Djalil Rahmad Syah, dan Sultan Machmud Djalil Rahmad Syah, serta makam ulama dan juga mufti di jaman kesultan langkat Syekh Muhammad Yusuf yang semuanya terletak di kompleks pemakaman Masjid Azizi. Ziarah ini menjadi momen penting dalam mengingat jasa para pendahulu yang telah berjuang untuk kemajuan Langkat.

Proses tepung tawar yang diadakan di dalam Masjid Azizi kemudian dimulai dengan dihadiri oleh perangkat Kesultanan Negeri Langkat, para datok, tokoh Melayu, dan masyarakat adat. Tepung tawar merupakan ritual yang penuh makna, yang menandakan pengesahan Sultan Harimugaya sebagai pemimpin yang sah dalam Kesultanan Langkat.

Acara ini juga memiliki nilai simbolis yang sangat penting. Selain menegaskan legitimasi Sultan Harimugaya sebagai Sultan Langkat IV, acara tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat dan melestarikan tradisi adat Melayu Langkat yang sudah turun-temurun. Proses ini sekaligus memperlihatkan betapa eratnya hubungan antara kesultanan dengan masyarakat dan adat yang ada di Langkat.

Dalam kesempatan tersebut, Sultan Harimugaya memberikan amanat kepada seluruh perangkat kesultanan, datok, dan tokoh masyarakat Melayu untuk segera membentuk Kerapatan Kesultanan Negeri Langkat. Ini bertujuan untuk mempererat ikatan antar perangkat kesultanan dan memperkuat fungsi kesultanan sebagai pemersatu masyarakat.

Sebagai langkah konkret, Sultan Harimugaya juga menunjuk Datok Seri Dr. Drs. OK Hendry Al Hajj sebagai Kepala Bantasul Kesultanan Negeri Langkat (Datok Cempa), serta Datok Sri Prof. Dr. Ansyari Yamamah Al Hajj sebagai Koordinator Pembentukan Kerapatan Adat. Pembentukan Kerapatan Adat ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk membahas berbagai hal terkait pelestarian adat dan budaya Langkat.

Selain itu, Sultan Harimugaya juga memerintahkan agar badan yang berfokus pada kemakmuran Masjid Azizi Tanjungpura segera dibentuk. Badan ini akan bertanggung jawab atas pemeliharaan dan pengelolaan masjid, serta memastikan bahwa masjid ini dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan budaya yang bermanfaat bagi masyarakat Langkat.

Dalam penutupan acara, Sultan Harimugaya menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai tradisi dan adat istiadat yang telah diwariskan oleh para leluhur. Hal ini diharapkan dapat membawa Langkat semakin maju, sejahtera, dan harmonis, dengan tetap menjaga warisan budaya yang ada sebagai landasan kehidupan masyarakat Langkat. Acara ini menandakan dimulainya era baru di bawah kepemimpinan Sultan Harimugaya, dengan harapan dapat membawa perubahan yang positif bagi Negeri Langkat.

Perdana menteri kesultanan negeri langkat Wan Kepi menyebutkan, hari ini kita melaksanakan acara silaturahim antara masyarakat Langkat perangkat kesultan langkat mendoa kan sultan dan masyarakat Langkat. 

Lanjutnya lagi kepi berharap agar masyarakat langkat betul-betul belajar tentang sejarah, adat budaya langkat agar terbohongi oleh orang-orang tertentu, “ujarnya.

Selengkapnya
DAERAHNASIONAL

Zulkifli Aneuk Syuhada: Publikasi Penerima Rumah Layak Huni 2025, Langkah Transparansi Pemerintah Aceh

Aceh Timur 18 Desember 2024 – Tokoh muda Pante Bidari Aceh Timur, Zulkifli alias Aneuk Syuhada mengapresiasi  langkah Pj Gubernur Aceh yang telah menginstruksikan Plt Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Aceh untuk mempublikasikan daftar calon penerima rumah layak huni untuk tahun anggaran 2025. Ia menilai kebijakan ini sebagai langkah strategis menuju keterbukaan informasi publik, yang selama ini sangat dinantikan oleh masyarakat Aceh.

“Kami menyambut baik langkah yang diambil oleh Pj Gubernur Aceh. Publikasi daftar penerima rumah layak huni ini merupakan wujud nyata dari transparansi pemerintahan. Program ini tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah,” ujar Aneuk Syuhada sapaan akrabnya Zulkifli dalam pers rilis yang diterima media ini, Rabu 18 Desember 2024.

Menurut Aneuk Syuhada, keterbukaan seperti ini sangat penting, terutama untuk program-program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat kecil. Ia berharap kebijakan ini dapat menjadi acuan bagi semua program bantuan sosial lainnya di Aceh agar lebih akuntabel dan transparan.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa transparansi dalam publikasi daftar penerima tidak cukup jika tidak diiringi dengan proses verifikasi yang ketat dan akurat. “Kami sangat berharap kepada tim verifikasi nantinya untuk menjalankan tugas mereka dengan benar. Jangan sampai ada kesalahan, apalagi ketidaktepatan dalam menentukan siapa yang berhak menerima bantuan rumah layak huni ini,  tegas Aneuk Syuhada. 

Zulkifli Aneuk Syuhada juga menyoroti pentingnya memastikan bahwa penerima bantuan benar-benar layak, sesuai dengan kondisi sosial dan ekonomi mereka. “Tim verifikasi harus turun langsung ke lapangan dan melakukan pengecekan yang mendalam. Jangan asal-asalan. Jangan sampai yang tidak layak mendapatkan rumah, sementara mereka yang benar-benar membutuhkan malah terlewatkan. Apalagi bantuan dari pokok pikiran (Pokir) anggota dewan, itu juga harus diverifikasi secara ketat, katanya.

Ia menambahkan bahwa peran kepala desa sangat krusial dalam proses ini. Kepala desa diminta aktif membantu tim verifikasi agar data yang diperoleh benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. “Kami berharap kepala desa dapat bekerja sama dengan baik. Jika memang ada yang tidak memenuhi syarat, jangan ragu untuk mencoretnya dari daftar penerima. Jangan sampai program ini menjadi tidak tepat sasaran, Tambah Zulkifli Aneuk Syuhada yang sedang menyelesaikan S1 nya bidang hukum pidana islam di STIS Dayah Amal Aceh Timur.

Lebih lanjut, Zulkifli Aneuk Syuhada menegaskan bahwa program rumah layak huni harus benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat miskin yang memang berhak. Ia juga berharap agar pemerintah Aceh terus meningkatkan pengawasan dalam pelaksanaan program ini di lapangan.

“Langkah Pj Gubernur ini sudah sangat baik, tetapi kita harus mengawal bersama agar implementasinya tidak menyimpang. Jangan sampai program yang bertujuan membantu masyarakat miskin ini justru menimbulkan masalah baru karena data yang tidak valid atau ketidaktepatan penerima, Ujar Putra Pante Bidari tersebut. 

Aneuk Syuhada juga mengapresiasi masyarakat yang aktif mengawasi program-program bantuan seperti ini. Ia menyebut, partisipasi masyarakat dalam memberikan masukan dan informasi yang akurat akan sangat membantu pemerintah dalam memastikan keadilan sosial bagi seluruh warga Aceh.

“Keterbukaan informasi seperti ini adalah awal yang baik. Namun, kita harus pastikan bahwa pelaksanaannya benar-benar sesuai harapan. Dengan adanya transparansi dan kerjasama semua pihak, saya yakin program rumah layak huni ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat miskin di Aceh, tutup Aneuk Syuhada. 

Reporter:Mauliddin

Editor=ijrah

Selengkapnya
DAERAH

BRI Branch Office Medan Sisingamangaraja Gelar Gathering Bersama Mitra Agen LPG, Sembako, dan Pupuk

Jelajahnegeriku.id,Medan – Bank BRI Branch Office Medan Sisingamangaraja menggelar gathering bersama mitra agen LPG, agen sembako, dan agen pupuk di Kembar Kafe Medan.

Kegiatan gathering tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kerja sama antara BRI dan para agen di wilayah Kota Medan dalam penguatan ekonomi bisnis.

Hadir pada kegiatan gathering tersebut, perwakilan agen yang telah menjadi mitra BRI dalam upaya mendukung distribusi dan pengembangan ekonomi dan bisnis di tengah masyarakat.

Manajer Bisnis Mikro BRI B-O Medan Sisingamangaraja, M Rachmat mengatakan, melalui gathering temu mitra agen ini tidak hanya menjadi momen silaturahmi, tetapi juga sarana bagi BRI B-O Medan Sisingamangaraja untuk memberikan berbagai informasi terkait layanan-layanan terbaru yang dapat dimanfaatkan oleh para agen dalam mendukung kelancaran usahanya.

“BRI memberikan informasi terkait produk perbankan, seperti kredit usaha, layanan transaksi non-tunai, serta berbagai solusi finansial lain yang dapat memperkuat modal kerja para agen,” katanya, Jumat (29/11/2024).

Diharapkan, melalui pertemuan gathering temu mitra dengan para agen dengan BRI, dapat memberikan kemudahan dalam mengakses pembiayaan dan transaksi,sehingga proses distribusi ke masyarakat semakin lancar dan terjangkau.

“Kita berharap kegiatan gathering temu mitra ini, memberi manfaat dalam pengembangan ekonomi dan bisnis masyarakat,” pungkas M Rachmat.(fi)

editor=ijrah

Selengkapnya
DAERAHRAGAM

Syah Afandin Menang, Alam Langkat Turut Bersuka Cita

Penulis=Hijrah Lubis

Jelajahnegeriku..id,Langkat-Hujan deras dan angin kencang yang menyelimuti Kabupaten Langkat seolah menjadi simbol tepung tawar bagi kemenangan Syah Afandrm menuju kursi nomor satu di wilayah tersebut. Fenomena alam yang terjadi di tengah pesta demokrasi ini seakan menggambarkan restu yang turun dari langit untuk pemimpin baru di Bumi Melayu. 

Syah Afandrm, yang akrab disapa Bang Ondem, mendapatkan dukungan yang tak hanya mengalir dari masyarakat Langkat, tetapi juga terasa seolah alam turut merestuinya. Bagi warga, sosok ini dikenal sebagai pemimpin yang mudah berbaur dan akrab dengan masyarakat, sehingga banyak pihak yang menaruh harapan besar pada kepemimpinannya lima tahun ke depan.

Meski hujan disertai angin kencang berlangsung sejak malam sebelumnya, masyarakat Langkat tetap antusias mendatangi tempat pemungutan suara (TPS). Cuaca yang tidak bersahabat tidak menyurutkan semangat warga untuk menentukan pilihan mereka, membuktikan keinginan kuat mereka untuk membawa perubahan di tanah kelahiran.

Syah Afandrm sendiri memilih menyalurkan hak suaranya di TPS 005 Pangkalan Brandan bersama istrinya. Sebagai bagian dari persiapan, keduanya memutuskan menginap di rumah orang tua Syah Afandrm agar dapat lebih khusyuk menjalani momen bersejarah tersebut. Langkah ini, bagi pendukungnya, dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kekeluargaan yang kental dalam budaya masyarakat Langkat.

“Hujan deras yang mengguyur Langkat pada hari pencoblosan ini dianggap Maria Ulfa, sebagai tanda berkah. Mereka percaya, pemimpin baru yang telah mereka pilih akan membawa kesejahteraan dan kedamaian bagi Langkat, yang dikenal sebagai kota pendidikan dan kota para ulama. Harapan tersebut disematkan pada sosok Syah Afandrm yang telah lama dikenal dekat dengan rakyatnya.

Kini, kemenangan Syah Afandrm menjadi awal dari perjalanan besar untuk membawa Langkat ke arah yang lebih baik. Kepercayaan yang diberikan masyarakat adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Harapan besar pun mengiringi langkahnya untuk membangun, “ujar Maria Ulfa. 

Editor=ijrah

Selengkapnya
BUDAYADAERAHPENDIDIKAN

Hj. Endang Ziarah ke Makam Sultan Langkat dan Masturah, Sosok Wanita Hebat di Balik Kemajuan Langkat

Jelajahnegeriku.id,Langkat – Hj. Endang, istri dari calon Bupati Langkat, Syah Afanden, mengunjungi makam Sultan Langkat dan Masturah, wanita luar biasa yang pernah mendampingi Sultan Musa dalam memimpin Langkat. Kunjungan tersebut bertujuan untuk menghormati sejarah dan mengenang perjuangan Masturah, sosok yang sangat berperan dalam kemajuan Langkat, terutama dalam bidang pendidikan..

Hj. Endang bersama Tim Satria berziarah ke makam para pendiri Langkat, termasuk Sultan Langkat T. Musa Al-Mu’azansyah dan keluarga besar Kesultanan Langkat, serta makam ulama besar Syeikh Muhammad Yusuf Mereka memanjatkan doa dan memberikan penghormatan atas jasa-jasa para pendiri negeri.

Selama berada di makam Masturah, Hj. Endang tak kuasa menahan air mata mendengar kisah tentang sosok wanita hebat tersebut. Masturah, yang merupakan istri Sultan Langkat pertama, dikenal sebagai pelopor emansipasi wanita di wilayah Melayu pada abad ke-18. Dengan dedikasinya, Masturah memainkan peran kunci dalam membawa Langkat menjadi lebih maju, terutama dalam pendidikan yang setara bagi perempuan dan laki-laki.

“Ibu Masturah adalah wanita yang luar biasa. Selain menjadi pendamping Sultan, beliau juga memikirkan pentingnya pendidikan untuk anak-anak Langkat, bahkan mendirikan sekolah pada abad ke-18 yang dikenal dengan nama Sekolah Masturah,” ujar Hj. Endang dengan penuh kekaguman. Masturah dikenal sebagai sosok yang memajukan pendidikan di Langkat dan memperjuangkan emansipasi wanita pada masanya, sehingga jasa-jasanya dikenang hingga saat ini.

Hj. Endang sangat terharu karena kisah perjuangan Masturah selama ini tidak banyak dipublikasikan atau diangkat dalam sejarah. “Kenapa cerita ini tidak pernah dipublikasikan? Masturah bahkan lebih hebat dari Kartini, perjuangannya untuk Langkat luar biasa. Kita harus mengenang dan mengangkat sejarah besar ini,” kata Endang, sambil meneteskan air mata. Endang menegaskan bahwa sudah saatnya sejarah dan perjuangan Masturah diperkenalkan kepada generasi muda.

Sebagai bagian dari komitmennya untuk mengangkat sejarah Langkat, Hj. Endang berjanji akan memperkenalkan kisah Masturah melalui berbagai program, salah satunya melalui PKK. “Isyallah, jika suami saya terpilih menjadi Bupati, kami akan angkat sejarah Masturah ini. Jangan biarkan kisah ini hilang begitu saja. Generasi muda Langkat harus tahu bahwa pada abad ke-18, Langkat memiliki wanita hebat yang memperjuangkan kemajuan daerah ini,” tegas Endang.

Selain berziarah ke makam Masturah, Hj. Endang juga menyempatkan diri untuk mengunjungi makam Sultan Langkat dan mendoakan arwah beliau serta keluarga kerajaan. Tak hanya itu, Endang juga berziarah ke makam Syeikh Muhammad Yusuf, ulama besar yang turut berperan dalam perkembangan Islam di Langkat.

Dalam ziarah tersebut, Hj. Endang menaburkan bunga di pusara Syeikh Muhammad Yusuf dan memanjatkan doa agar perjuangan para tokoh sejarah ini dapat menginspirasi masyarakat Langkat dalam mewujudkan kemajuan daerah yang lebih baik. “Semoga Allah SWT selalu memberi rahmat kepada para tokoh besar ini dan semangat mereka terus hidup di hati masyarakat Langkat,” ujar Hj. Endang.(hj)

editor=iijrah

Selengkapnya
DAERAHPOLITIK

Hj.Endang: Peran Istri Calon Bupati, Langkat yang Menjadi Simbol Kekuatan Wanita dan Merakyat

Menjelang pemilihan Bupati Langkat yang hanya tinggal beberapa hari lagi, ketegangan politik semakin terasa. Kedua kubu calon bupati saling berlomba-lomba menyampaikan visi misi mereka, berupaya menarik dukungan masyarakat sebanyak-banyaknya untuk menentukan siapa yang akan memimpin Kabupaten Langkat dalam lima tahun ke depan.

Berbagai strategi dan taktik politik digunakan oleh kedua belah pihak dalam upaya meraih simpati publik. Namun, ada sesuatu yang menarik perhatian banyak orang, khususnya di kubu 01. Istri dari calon bupati Syah Apandin, Hj Endang, turut berperan aktif dalam mengkampanyekan suaminya.

Hj Endang, yang dikenal sebagai sosok yang sederhana, ramah, dan penyayang, telah menunjukkan dedikasinya dalam mendampingi perjalanan politik suaminya. Meskipun bukan seorang politisi, Hj.Endang tidak segan-segan turun ke pelosok daerah Langkat untuk bersilaturahmi dengan masyarakat dan memperkenalkan nama Syah Apandin sebagai calon bupati yang layak dipercaya.

Sebagai ibu dua orang anak, Hj Endang dikenal sangat dekat dengan masyarakat, khususnya kaum ibu rumah tangga. Ia menjadi sosok yang mudah diterima oleh berbagai lapisan masyarakat karena kesederhanaan dan ketulusannya dalam berbicara dan berinteraksi dengan orang banyak.

Melalui silaturahmi langsung ke masyarakat, Hj Endang terus menyuarakan dukungan terhadap suaminya. Ia tidak hanya hadir dalam kampanye terbuka, tetapi juga aktif dalam mengunjungi pengajian, majelis ibu-ibu, dan komunitas perempuan di seluruh penjuru Langkat. Peranannya semakin memperkuat posisi Syah Apandin di mata masyarakat yang menilai bahwa ia memiliki pasangan yang tangguh dan mendukung sepenuhnya ambisi suaminya.

Menurut maria Ulfa,Strategi yang dijalankan Hj. Endang sangat tepat, karena ia mampu merangkul kelompok ibu-ibu dan pengajian yang memiliki pengaruh besar dalam menentukan pilihan politik di tingkat lokal. Kehadiran sosoknya di tengah-tengah masyarakat memberikan warna baru dalam pemilihan bupati kali ini.

Ketangguhan dan semangat yang ditunjukkan oleh Hj.Endang semakin memperkokoh citra positif Syah Apandin sebagai calon yang tidak hanya memiliki kapasitas kepemimpinan, tetapi juga didukung oleh seorang istri yang peduli terhadap kesejahteraan rakyat. Sosok istri ini menjadi pelengkap yang kuat dalam perjuangan politik sang suami, ” ucapnya Maria Ulfa. 

Di kalangan masyarakat Melayu Langkat salah satunya Muslim melihat, peran Hj.Endang di samping suaminya sering dibandingkan dengan sosok Masturah, istri dari Sultan Musa, pemimpin Langkat yang sangat dihormati pada masa lalu. Lanjutnya Masturah dikenal sebagai wanita hebat yang mendampingi suaminya memajukan Langkat hingga dikenal di Asia dan mancanegara.

Dibawah kepemimpinan Sultan Musa, Langkat menjadi pusat pendidikan dan agama yang terkenal. Masturah mendatangkan guru-guru dari Arab dan Kairo, serta mengundang ulama-ulama besar untuk mengajarkan ilmu agama di Langkat. Ini mengangkat Langkat menjadi kota pendidikan dan pusat keagamaan di kawasan Asia Tenggara, “ucap Muslim. 

“Sama halnya dengan Masturah, Hj. Endang kini menjadi simbol kekuatan wanita di samping suaminya. Ia tidak hanya mendampingi, tetapi juga aktif terlibat dalam memajukan daerah dan memberikan warna baru dalam dunia politik Langkat. Keberadaannya memberi kesan bahwa pemimpin yang kuat didampingi oleh sosok wanita yang juga tangguh dan peduli terhadap rakyat.

Peran Hj. Endang yang dekat dengan masyarakat Langkat, dianggap sebagai figur yang sangat merakyat. Ia mewarisi sifat-sifat kepemimpinan yang ditunjukkan Masturah, yang dikenal sangat dekat dengan masyarakat. Masyarakat Langkat merasa ada ikatan emosional yang kuat dengan Endang, karena ia tidak hanya sekadar pendamping suami, tetapi juga seorang wanita yang peduli terhadap kemajuan daerahnya, “terang Muslim. 

Maka, tidak mengherankan jika banyak warga Langkat yang semakin yakin untuk memberikan suara mereka kepada Syah Apandin. Karena mereka tahu, di samping calon bupati tersebut ada seorang istri yang tidak kalah hebat dan berperan aktif dalam membangun Langkat. Bagi masyarakat Langkat, dukungan kepada Syah Apandin berarti dukungan kepada sosok wanita hebat yang mendampinginya, “tegas Muslim. 

Selengkapnya
1 42 43 44 45
Page 44 of 45