close

DAERAH

DAERAH

Razia Dadakan Kamar Hunian, Petugas Lapas Narkotika Pematangsiantar Amankan 5 Unit Hp Milik WBP

Jelajahnegeriku.id, MEDAN – Mengantisipasi adanya gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pematangsiantar gelar razia kamar hunian secara mendadak, Sabtu (11/10/2025) dini hari.

Dalam razia ini, sebanyak 23 orang petugas Lapas dan 2 orang petugas TNI dilibatkan untuk melakukan penggeledahan sejumlah kamar warga binaan yang ada di dalam blok hunian.

Satu persatu warga binaan dikeluarkan dari dalam kamar untuk dilakukan penggeledahan badan. Tidak hanya itu, petugas juga turut melakukan pemeriksaan setiap barang milik warga binaan yang ada di dalam kamar.

“Tadi malam kita lakukan razia dadakan di sejumlah kamar hunian yang ada. Seluruh warga binaan kita keluarkan dan dilakukan penggeledahan badan satu persatu,” Jelas KPLP Lapas Narkotika Pematangsiantar, Freddy Sitindaon, Sabtu (11/10/2025) sore.

Sambung Freddy, dari hasil penggeledahan yang dilakukan, pihaknya berhasil mengankan sejumlah barang terlarang berupa 5 unit handphone, kabel L rakitan, kawat gulung, gelas kaca, piring kaca serta botol kaca.

“Dari 7 kamar yang dilakukan penggeledahan, kami berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa Handphone serta beberapa barang terlarang lain yang tidak boleh ada di dalam kamar hunian warga binaan,” Ujarnya.

Selanjutnya sejumlah barang bukti hasil razia yang dilakuakan ini, langsung dilakukan penyitaan untuk selanjutnya dilakukan pemusnahan dengan cara di bakar.

Sementara itu, Freddy juga turut menjelaskan jika pihak nya akan terus memperketat barang bawaan setiap pengunjung yang melakukan kujungan guna meminimalisir adanya upaya penyelundupan barang terlarang masuk ke dalam lapas.

“Untuk sejumlah barang bukti yang kita sita ini, diduga kuat masuk kedalam lapas dari barang kunjungan yang dibawa keluarga warga binaan. Kedepannya, kita akan terus memperketat pemeriksaan agar tidak ada lagi barang terlarang yang masuk ke dalam,” Katanya mengakhiri.

Adapun kamar hunian yang dilakukan penggeledahan oleh petugas gabungan ini ialah, kamar 11 dan 29 blok sahardjo, kamar 03 dan 04 blok patimura, kamar 03 dan 06 blok kartini, serta kamar 05 blok rehabilitasi.(hj)

 

Selengkapnya
DAERAH

HNSI Langkat Dorong Pemerintah Buat Perda Tentang Zona Penangkapan Ikan

Jelajahnegeriku.id,Langkat – Himpunan nelayan seluruh Indonesia (hnsi) kabupaten langkat melakukan koordinasi dengan direktorat polisi perairan dan udara (Pol Airud) sumatera utara terkait penertiban dan pengawasan terhadap penggunaan jaring hela ikan berkantong (JHIB) atau yang lebih dikenal nelayan sebagai pukat troll, serta pukat teri di perairan laut Langkat.

Turut hadir dalam pertemuan Kompol Hendra G Simatupang, SH, KBO Polairud Polda Sumut ketua DPD HNSI SUMUT Zu Fahri Siagian, ketua DPC HNSI Langkat Ahmad. Dan sekertaris HNSI Langkat Ali Akbar.

Kegiatan penangkapan menggunakan alat tersebut diduga sering melanggar ketentuan permen kp nomor 36 tahun 2023 tentang zona penangkapan ikan terukur. banyak kapal yang beroperasi di luar jalur yang telah ditetapkan, sehingga merugikan nelayan lokal dan mengakibatkan kerusakan lingkungan laut.

Menurut ketua HNSI Langkat Ahmad aktivitas tersebut telah menyebabkan penurunan hasil tangkapan nelayan dan merusak ekosistem laut, seperti terumbu karang dan habitat biota laut. kondisi ini membuat nelayan kecil di wilayah Langkat semakin terdesak dan mengalami penurunan pendapatan yang cukup signifikan.

Untuk itu, Hnsi Langkat mendorong pemerintah kabupaten dan DPRD Langkat, terutama komisi ll, untuk membuat peraturan daerah (PERDA) tentang alat penangkapan ikan (API). perda tersebut diharapkan dapat mengatur secara jelas zona penangkapan ikan terukur agar keadilan dan ketertiban dalam pengelolaan sumber daya laut dapat terjaga.

HNSI Langkat meyakini, dengan adanya regulasi yang tegas dan pengawasan yang ketat, kesejahteraan nelayan dapat meningkat dan program asta cita presiden untuk menciptakan indonesia emas 2045 dapat terwujud, khususnya melalui penguatan sektor kemaritiman dan perikanan daerah.

Ketua Hnsi Langkat mengucapkan terima kasih kepada kompol hendra g simatupang, sh, Kbo Polairud Polda Sumut yang telah memfasilitasi pertemuan antara nelayan dan pihak terkait, sehingga komunikasi dan koordinasi dapat berjalan baik demi tercapainya solusi atas berbagai persoalan di sektor perikanan kabupaten Langkat.

Selengkapnya
DAERAH

SMSI, Gerakan Kolektif Menjaga Marwah Pers Digital

Jelajahnegeriku.id, JAKARTA-Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) bukan sekadar wadah organisasi, tetapi gerakan kolektif untukmenjaga marwah pers nasional di ranah digital.

Demikian Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, S.H., M.H., Guru Besar Bidang Hukum Kebijakan Publik yang juga Ketua Dewan Pembina SMSI dalam sambutannya ketika membuka dialog nasional bertema “Media Baru: Peluang dan Tantangannya”.

Dialog nasional yang mengambil tempat di Kantor SMSI Pusat, Jalan Vereran, Jakarta, dan diperluas dengan aplikasi zoom berlangsung Selasa, 7 Oktober 2025.

“Kita ingin memastikan transformasi media berjalan dengan etika, akurasi, dan keberpihakan pada
kebenaran serta kepentingan publik,” kata Harris Arthur Hedar dalam pembukaan dialog.

Hadir sebagai pembicara selain Ketua Umum SMSI Firdaus, juga Ketua Dewan Pakar SMSI, Prof. Yuddy Chrisnandi, Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto, dan pembicara lainnya seperti Dr. Abraham Samad, Prof. Henry Subiakto, Hersubeno Arif, dan Ilona Juwita,

Menurut Ketua Dewan Pembina Harris, SMSI harus terus berupaya:
⁃ Mendorong literasi digital bagi
masyarakat dan ekosistem media,
⁃ Memperjuangkan perlindungan hukum bagi jurnalis dan perusahaan media siber, serta.
⁃ Meningkatkan kompetensi teknologi dan bisnis media.
⁃ Menjaga sinergi dengan pemerintah, Dewan Pers, dan pemangku kepentingan lainnya.

“ Saya berharap dialog ini melahirkan pemikiran tajam dan rekomendasi konkret, baik untuk SMSI sendiri maupun bagi dunia media siber Indonesia,” tuturnya.

Tentu yang juga sangat penting bagaimana kita menghadapi derasnya konten user generated, algoritma platform global, serta tantangan etik dan hukum. Bagaimana media siber tetap menjadi watchdog demokrasi sekaligus adaptif terhadap perkembangan industri.

“Kita harus menjadikan SMSI rumah besar bagi media siber yang kredibel, berdaya, dan berpihak pada kepentingan bangsa. Akhir kata, saya mengapresiasi kerja keras
panitia, Dewan Pakar, dan seluruh pengurus SMSI atas penyelenggaraan forum penting ini.

Mari kita jadikan momentum ini sebagai pijakan memperkuat kualitas media siber Indonesia, agar
tetap tangguh, adaptif, namun tidak kehilangan jatidiri dan tanggung jawab sosialnya.

Terkait tema yang dipilih dalam dialog ini, bagi SMSI yang mempunyai ribuan perusahaan media siber, fenomena ini menghadirkan dua sisi.

Pertama peluang besar untuk memperluas jangkauan, mempercepat distribusi informasi,dan memperkuat demokratisasi pengetahuan.

Dan kedua, tantangan serius berupa arus disinformasi, hoaks, polarisasi opini, serangan siber, dan tekanan model bisnis media yang terus berubah.

Sebagai Dewan Pembina, saya memandang, Dialog Nasional ini menjadi momentum penting bagi SMSI untuk memperkuat kapasitas strategis media siber Indonesia, agar tetap independen, profesional, dan memiliki daya saing tinggi di era platform digital global. (Hj)

Selengkapnya
DAERAH

Lapas Bagansiapiapi Gelar Sidang TPP Bahas Usulan Integrasi dan Pengangkatan Tamping

Jelajahnegeriku.id,Bagansiapiapi – Rabu, 08 Oktober 2025, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi melaksanakan kegiatan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) yang berlangsung di Lapangan Lapas Bagansiapiapi. Kegiatan ini membahas dua agenda penting, yakni usulan program integrasi bagi narapidana dan evaluasi pengangkatan tamping (narapidana pendamping).

Sidang TPP dipimpin langsung oleh Ketua Tim Pengamat Pemasyarakatan yang juga menjabat sebagai Kasi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Binadik), Dasrial. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bagansiapiapi, Asih Widodo, dalam rangka memastikan pelaksanaan pembinaan dan pemberian hak warga binaan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam pelaksanaan sidang tersebut, sebanyak 10 orang narapidana diusulkan untuk mendapatkan hak integrasi, yang meliputi Pembebasan Bersyarat (PB), dan Cuti Bersyarat (CB). Sementara itu, sebanyak 19 orang narapidana diusulkan untuk diangkat sebagai tamping di berbagai bidang kegiatan dalam Lapas.

Pengangkatan tamping ini mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, di antaranya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 1999, Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 1999, serta Peraturan Menteri Hukum dan HAM terkait remisi, asimilasi, dan tata cara pengangkatan tamping.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota Tim Pengamat Pemasyarakatan yang terdiri dari pejabat struktural dan staf terkait. Usulan dibahas secara seksama dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti kepribadian, perilaku, serta hasil asesmen dari Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Balai Pemasyarakatan.

Evaluasi bagi narapidana yang diusulkan menjadi tamping dilakukan dengan menilai sikap, perilaku, loyalitas, serta kemampuan dalam melaksanakan tugas di dalam Lapas.

Kegiatan sidang TPP ini menjadi bentuk komitmen Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi dalam menerapkan sistem pembinaan yang objektif dan transparan, guna memastikan setiap warga binaan mendapatkan hak dan kesempatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.(fi)

Selengkapnya
DAERAH

EMP GEBANG LTD GELAR PENYULUHAN BAHAYA NARKOBA BAGI SISWA MA AR RAHMAN DESA BUBUN

Jelajahnegeriku.id,Langkat-PT Energi Mega Persada (EMP) Gebang Limited melalui Program Pelibatan Masyarakat (PPM) Bidang Kesehatan menggelar kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba bertema “Generasi Bersih, Generasi Hebat Tanpa Narkoba”. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang kelas MA (Madrasah Aliyah) Ar Rahman, Desa Bubun, pada Rabu (8/10) pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Acara tersebut diikuti oleh sekitar 100 siswa-siswi MA Ar Rahman bersama Kepala Sekolah Abdillah, para guru, serta Kepala Yayasan Pendidikan Ar Rahman. Turut hadir juga perwakilan Pemerintah Desa Bubun dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bubun. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian EMP Gebang Ltd terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda di sekitar wilayah operasinya.

Sebagai narasumber, Ronny Lilipaly selaku Field Coordinator EMP Gebang Ltd menyampaikan penyuluhan secara interaktif mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan cara menolak ajakan untuk mencobanya. “Berani menolak ajakan penggunaan narkoba itu simple hanya satu kata sederhana ‘berani’, tapi butuh niat dan tekad yang kuat untuk menyebutkannya dan mempraktikkannya. Jangan sekali-kali kita tergiur untuk mencobanya,” tegas Ronny di hadapan para siswa.

Sesi penyuluhan berlangsung aktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Para siswa tampak bersemangat bertanya dan menjawab pertanyaan seputar dampak narkoba terhadap kesehatan dan masa depan. Sebagai bentuk apresiasi, EMP Gebang Ltd membagikan merchandise berupa kaos, buku notes, dan tumblr minuman kepada siswa yang paling aktif selama sesi berlangsung.

Kepala Sekolah MA Ar Rahman, Abdillah, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak EMP Gebang Ltd. “Kami sangat berterima kasih telah mempercayakan kegiatan ini di sekolah kami. Adapun kegiatan ini sangat penting untuk diikuti oleh siswa-siswi kami agar memahami bahaya narkoba sejak dini,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, EMP Gebang Ltd berharap dapat meningkatkan kesadaran generasi muda untuk hidup sehat, berprestasi, serta menjauhi narkoba. Program ini juga menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendukung terbentuknya generasi yang bersih, berkarakter positif, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara siswa, guru, perwakilan desa, dan tim EMP Gebang Ltd di ruang kelas MA Ar Rahman. Momen penutupan juga ditandai dengan penandatanganan komitmen siswa-siswi untuk tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, serta pembagian gantungan kunci sebagai simbol dukungan terhadap gerakan “Generasi Bersih Tanpa Narkoba.”(hj)

Selengkapnya
DAERAHNEWS

Razia Blok Hunian Rutan Tarutung, Petugas Amankan Sejumlah Benda Terlarang

Jelajahnegeriku.id, TARUTUNG– Dalam rangka memperkuat pengawasan serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung, jajaran petugas melaksanakan kegiatan razia di seluruh kamar hunian warga binaan pada Selasa (7/10/2025) siang.

Hasil razia periode Oktober 2025 pada tanggal 2 Oktober 2025 petugas berhasil menemukan 2 (dua ) unit handphone dan
tanggal 7 Oktober 2025 petugas kembali berhasil menemukan 2 (dua) unit handphone.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring Amd.IP, SH. didampingi oleh Plh. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Jonias B. Pakpahan, Kasubsi Pengelolaan, Mian H.R. Simarmata, regu pengamanan, staf KPR serta personil dari Kodim/0210 Tapanuli Utara dan personil dari Polres Tapanuli Utara.

Razia dilaksanakan sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib), serta bagian dari implementasi program “Zero Halinar” (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Petugas bergerak secara menyeluruh menyisir setiap blok dan kamar hunian warga binaan. Pemeriksaan dilakukan dengan sangat teliti, mulai dari tempat tidur, lipatan pakaian, hingga sudut-sudut ruangan yang berpotensi dijadikan tempat penyimpanan barang-barang terlarang.

Selama pelaksanaan kegiatan, warga binaan diminta untuk bersikap tenang dan kooperatif. Suasana razia berlangsung kondusif dan tertib hingga seluruh kamar selesai diperiksa.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas berhasil menemukan 2 (dua) handphone yang disembunyikan di salah satu kamar hunian dan pada hari kamis tanggal 2 Oktober yang lalu petugas juga berhasil menemukan dua handphone pada kegiatan razia. Barang bukti tersebut kemudian diamankan untuk dilakukan pendataan, pemeriksaan lanjutan, dan dijadikan bahan evaluasi bagi petugas pengamanan.

Kepala Rutan Tarutung dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan razia merupakan bagian dari komitmen Rutan Tarutung dalam menjaga integritas serta memastikan tidak ada barang-barang terlarang yang beredar di dalam Rutan.

“Kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Tarutung. Kami menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap keberadaan barang-barang terlarang, terutama handphone, pungutan liar, narkoba hingga minuman keras. Temuan ini akan kami tindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Kepala Rutan Tarutung.

Lebih lanjut, Karutan Tarutung menegaskan kegiatan razia ini bukti nyata dalam mendukung penuh program akselerasi yang digagas oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto serta atensi dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno dalam mewujudkan transformasi pelayanan Pemasyarakatan yang lebih modern, transparan, dan berintegritas.

“Dalam hal ini saya menegaskan kepada seluruh petugas Rutan Tarutung untuk tetap mendukung Program dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto dan melaksanakan arahan/perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Bapak Mashudi. Saya harap seluruh petugas harus merah putih dan tegak lurus terhadap pimpinan, kalau tidak bisa berprestasi jangan buat masalah seperti yang telah di amanatkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” tegas Karutan Tarutung.

Karutan Tarutung menambahkan bahwa setelah penemuan barang bukti, petugas segera melakukan pemeriksaan internal untuk menelusuri asal usul barang tersebut serta melakukan pendataan terhadap penghuni kamar.

“Kami telah melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap warga binaan di kamar tempat handphone ditemukan. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan evaluasi dan pembinaan lebih lanjut agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, pihak Rutan Tarutung akan memperketat prosedur pemeriksaan barang titipan, meningkatkan pengawasan di area rawan, serta melakukan razia secara berkala baik siang maupun malam hari. Selain itu, sosialisasi kepada warga binaan juga akan terus digencarkan untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya menaati tata tertib.

Kepala Rutan Tarutung menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga Rutan Tarutung sebagai lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan kondusif bagi proses pembinaan warga binaan.

Rutan Tarutung juga telah bekerja sama dengan Kodim 0210/ Tapanuli Utara, Polres Tapanuli Utara dan Sub Detasemen Polisi Militer I/2-2 Tarutung dalam hal bantuan pengamanan di Rutan Tarutung.

“Kami berharap seluruh jajaran terus meningkatkan kewaspadaan dan kedisiplinan, sementara warga binaan juga diharapkan untuk taat terhadap aturan yang berlaku. Kegiatan ini bukan sekadar penegakan disiplin, tetapi juga bagian dari pembinaan karakter menuju perubahan yang lebih baik,” pungkas Karutan.

Kepala Rutan Tarutung menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Komandan Kodim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon, SH., M.Han, Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak, S.H., S.I.K., Komandan Sub Detasemen Polisi Militer I/2-2 Tarutung, Kapten CPM Sukarto Sembiring beserta jajaran atas dukungan dan bantuan pengamanan yang diberikan di lingkungan Rutan Tarutung.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno turut mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Rutan Tarutung dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, kegiatan seperti ini adalah bentuk nyata pelaksanaan instruksi pimpinan untuk memastikan seluruh jajaran bekerja sesuai standar operasional dan nilai integritas.

“Kami memberikan apresiasi atas langkah Rutan Tarutung yang terus konsisten melakukan deteksi dini dan penguatan pengamanan. Ini merupakan bagian penting dari pelaksanaan program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam bidang Pemasyarakatan. Seluruh jajaran di Sumatera Utara harus bergerak cepat, berintegritas, dan menjaga kepercayaan publik terhadap Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara.

Dengan adanya kegiatan razia ini, diharapkan Rutan Tarutung semakin bersih dari barang-barang terlarang, serta mampu mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berintegritas tinggi.(hj)

Selengkapnya
DAERAH

Bung RA Minta Pemkab Langkat Selesaikan Peremajaan Pohon Perindang

Jelajahnegeriku.id,Langkat-Tak ingin warganya kembali jadi korban tertimpa pohon, Pimpinan DPRD Sumut Ricky Anthony (Bung RA) minta Pemkab Langkat serius menyelesaikan peremajaan pohon perindang di pinggir jalan sekitar kota Stabat.

“Segera selesaikan peremajaan pohon rawan tumbang di pinggir jalan, jangan sampai ada korban lagi,” tegas Bunga RA, Rabu (1/10/2025).

Beberapa waktu lalu, Bung RA bersama Bupati Langkat Syah Afandin meninjau langsung pemotongan pohon di jalan Wonosari Kelurahan Perdamaian Stabat.

Diketahui, masih banyak pohon berusia tua dengan cabang dan dahan lebat, rawan tumbang dan membahayakan pengguna jalan.

“Jadi harus segera dipotong keseluruhan. Ini keinginan banyak masyarakat lantaran sudah memakan korban,” pungkasnya.

Menurut Bung RA, Pemkab Langkat harus serius merealisasikan aspirasi masyarakat tersebut dengan melengkapi alat-alat dan hal lainnya terkait peremajaan pohon perindang.

“Jangan ada alasan lagi, jangan terlalu lama, jangan buat masyarakat geram. Jadi harus segera dilanjutkan dan diselesaikan, keterbatasan alat itu bukan alasan memolorkan peremajaan, ini persoalan keselamatan warga yang memiliki APBD Rp 2,6 Triliun,” tegas politisi muda NasDem itu.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Langkat, Erwin Bachari mengatakan peremajaan pohon perindang sudah berjalan, namun terkendala keterbatasan peralatan.

“Besok tim kami melanjutkan pekerjaan di Wonosari. Kendalanya memang peralatan, karena alat yang tersedia hanya satu dan harus dipakai di beberapa lokasi berbeda,” jelas Erwin saat dikonfirmasi.(hj)

Selengkapnya
1 7 8 9 10 11 45
Page 9 of 45