close

NEWS

NEWS

Kepala BNPB Tinjau Langsung Banjir Langkat, Pastikan Penanganan Pasca Banjir Dengan Cepat

Jelajahnegeriku.id,Langkat –Pemerintah Kabupaten Langkat di bawah kepemimpinan Bupati H. Syah Afandin, SH terus memperkuat upaya penanganan banjir yang melanda sejumlah kecamatan sejak beberapa hari terakhir. Sebagai wujud dukungan pemerintah pusat, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Langkat pada Jumat (5/12/2025).

Kunjungan tersebut disambut oleh Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti, SH yang hadir mewakili Bupati Langkat, didampingi Sekretaris Daerah Amril dan jajaran pimpinan OPD di Alun-alun Tengku Amir Hamzah, Stabat.

Kepala BNPB tiba dengan helikopter dan melakukan pemantauan udara untuk melihat langsung skala genangan banjir di berbagai wilayah. Usai mendarat, jajaran Pemkab Langkat menyampaikan paparan kondisi terkini banjir yang menyebabkan ratusan warga mengungsi.

Dari laporan resmi yang diterima, banjir merendam 16 kecamatan di Kabupaten Langkat. Sejumlah fasilitas publik mengalami kerusakan, termasuk fasilitas kesehatan, sekolah, infrastruktur jalan dan jembatan, serta rumah warga yang terdampak dari kategori ringan hingga berat.

Setelah menerima paparan dari Pemkab Langkat, Kepala BNPB melanjutkan agenda kunjungan dengan meninjau langsung lokasi terdampak di Kecamatan Hinai, salah satu wilayah yang mengalami dampak terparah. Sesampainya di Kantor Camat Hinai, rombongan disambut Camat Bahrum bersama ratusan warga yang tengah mengungsi.

Pada kesempatan tersebut, Suharyanto menyerahkan bantuan bingkisan makanan ringan untuk anak-anak serta bantuan beras untuk warga dewasa. Ia juga mendengarkan langsung keluhan serta kebutuhan mendesak warga yang masih berada di pengungsian.

Dalam arahannya, Kepala BNPB menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat Bupati H. Syah Afandin, SH bersama jajaran Pemkab Langkat dalam menangani banjir. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat melalui BNPB akan terus memberikan dukungan hingga kondisi di Langkat pulih sepenuhnya.

“BNPB akan terus hadir dan memastikan seluruh kebutuhan penanganan bencana terpenuhi. Kami bersama pemerintah daerah akan bekerja maksimal hingga warga dapat kembali beraktivitas secara normal,” tegas Suharyanto.

Usai melakukan peninjauan dan dialog dengan para pengungsi, rombongan BNPB kembali ke Alun-alun Stabat untuk kemudian bertolak ke Medan menggunakan helikopter.

Pemerintah Kabupaten Langkat akan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk mempercepat penanganan darurat, memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran, serta mengutamakan keselamatan masyarakat di seluruh wilayah terdampak.(hj)

Selengkapnya
NEWS

Pemkab Langkat Percepat Penyaluran Bantuan ke 16 Kecamatan Terdampak Banjir

Jelajahnegeriku.id,Langkat –(Jumat, 5/12/2025) Pemerintah Kabupaten Langkat di bawah kepemimpinan Bupati H. Syah Afandin, SH terus memperkuat langkah percepatan penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah. Melalui Dinas Sosial yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB), distribusi bantuan dilakukan secara menyeluruh ke kecamatan-kecamatan terdampak sebagai bagian dari respons cepat atas perpanjangan status tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Langkat.

Laporan TRC-PB Multi Sektor per 4 Desember 2025 pukul 08.00 WIB mencatat bahwa banjir telah menyebabkan 11 korban jiwa, 43.451 KK terdampak, serta 11.350 jiwa mengungsi. Pemerintah daerah memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi melalui pengiriman bantuan logistik yang dibagi berdasarkan tingkat dampak di setiap kecamatan.

Pemkab Langkat telah menyalurkan bantuan ke 16 kecamatan prioritas yang terdampam banjir, dengan rincian sebagai berikut:
1. Pangkalan Susu: Beras 2.250 kg; minyak 108 bks; telur 150 papan; air mineral 10 ktk.
2. Pematang Jaya: Beras 5.275 kg; minyak 155 bks; telur 180 papan; air mineral 43 ktk; mie instan 120 ktk.
3. Brandan Barat: Beras 4.549 kg; minyak 25 bks; telur 200 papan; air mineral 55 ktk; mie instan 105 ktk.
4. Sei Lepan: Beras 8.300 kg; minyak 29 bks; telur 330 papan; mie instan 5 ktk.
5. Besitang: Beras 11.000 kg; minyak 120 bks; telur 300 papan; air mineral 150 ktk; mie instan 105 ktk.
6. Batang Serangan: Beras 2.000 kg; telur 200 papan; mie instan 15 ktk.
7. Sawit Seberang: Beras 2.350 kg; minyak 108 bks; telur 210 papan; mie instan 35 ktk.
8. Wampu: Beras 5.445 kg; minyak 120 bks; telur 315 papan; air mineral 30 ktk; mie instan 40 ktk.
9. Padang Tualang: Beras 10.875 kg; minyak 288 bks; telur 310 papan; air mineral 159 ktk; mie instan 295 ktk.
10. Binjai: Beras 1.050 kg; minyak 2 bks; telur 90 papan; air mineral 20 ktk; mie instan 40 ktk.
11. Tanjung Pura: Beras 22.850 kg; minyak 780 bks; telur 959 papan; air mineral 416 ktk; mie instan 1.072 ktk.
12. Gebang: Beras 5.600 kg; minyak 120 bks; telur 350 papan; air mineral 45 ktk; mie instan 20 ktk.
13. Secanggang: Beras 7.400 kg; minyak 150 bks; telur 355 papan; air mineral 65 ktk; mie instan 78 ktk.
14. Hinai: Beras 7.125 kg; minyak 101 bks; telur 655 papan; air mineral 31 ktk; mie instan 203 ktk.
15. Stabat: Beras 3.945 kg; minyak 102 bks; telur 347 papan; air mineral 99 ktk; mie instan 137 ktk.
16. Babalan: Beras 15.950 kg; minyak 534 bks; telur 300 papan; air mineral 121 ktk; mie instan 220 ktk.

Total bantuan yang telah disalurkan:
– Total Beras: 115.964 kg
– Total Minyak Goreng: 2.742 bungkus
– Total Telur: 5.251 papan
– Total Air Mineral: 1.244 kotak
– Total Mie Instan: 2.490 kotak

Dengan distribusi ini, seluruh wilayah prioritas telah menerima bantuan sesuai kebutuhan mendesak yang teridentifikasi dalam laporan lapangan.

Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menegaskan bahwa percepatan penyaluran bantuan adalah prioritas utama pemerintah daerah dalam situasi darurat ini.

“Saya instruksikan agar seluruh jajaran memastikan bantuan tiba tepat waktu dan tepat sasaran. Tidak boleh ada warga terdampak yang terlewat. Semua unsur pemerintah harus turun langsung mengawal pendistribusian bantuan,” tegas Afandin.

Bupati juga menambahkan bahwa Pemkab Langkat terus memantau perkembangan banjir di seluruh titik untuk memastikan penanganan berjalan efektif dan responsif.

Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, Amril, selaku Ketua TRC-PB, menyampaikan bahwa tim gabungan bekerja penuh selama 24 jam untuk mengawal distribusi dan memperbarui data harian.

“TRC-PB bersama TNI, Polri dan relawan terus bergerak di lapangan. Kami memastikan seluruh jalur distribusi aman dan bantuan benar-benar diterima warga. Data juga kami perbarui setiap hari untuk menentukan kecamatan prioritas berikutnya,” jelas Amril.

Ia menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor dan kecepatan pergerakan menjadi faktor utama keberhasilan penanganan bencana banjir tahun ini.

Untuk memudahkan koordinasi dan pelayanan masyarakat, Pemkab Langkat telah mengaktifkan posko logistik dan layanan darurat:
– Posko Logistik Utama Dinas Sosial, Jl. Imam Bonjol No. 67, Kwala Bingai
– Posko Terpadu Kecamatan Stabat
– Call Center Darurat 112 yang aktif 24 jam

Selain itu, dapur umum serta tim medis ditempatkan di sejumlah titik pengungsian untuk memberikan layanan cepat kepada warga.(hj)

Selengkapnya
NEWS

Wamenkes RI Beri Apresiasi atas Respons Cepat Bupati Afandin Pulihkan Layanan Kesehatan

Jelajahnegeriku.id,Langkat –Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH mendampingi Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Oktavianus, dalam kunjungan kerja meninjau fasilitas pelayanan kesehatan yang terdampak banjir di Kabupaten Langkat, Kamis (4/12/2025). Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat dalam percepatan pemulihan layanan kesehatan pascabencana.

Wamenkes disambut di Dinas Kesehatan oleh Bupati Syah Afandin, didampingi Sekda H. Amril, S.Sos., M.AP, Kepala BPKAD Drs. M. Iskandarsyah, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat dr. Juliana, MM.

Dalam arahannya, Wakil Menteri Kesehatan menyampaikan bahwa pemerintah pusat akan menyesuaikan langkah intervensi berdasarkan tingkat kerusakan sarana dan prasarana kesehatan di daerah terdampak.

“Kementerian Kesehatan akan memastikan dukungan sesuai kebutuhan daerah, sehingga pemulihan layanan kesehatan dapat berjalan cepat dan terarah,” ujar Wamenkes Benjamin.

Data Kerusakan Fasilitas Kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat, dr. Juliana, MM, melaporkan perkembangan kondisi fasilitas kesehatan pascabanjir sebagai berikut:

Rumah Sakit
– Total 7 rumah sakit
– Rusak ringan: 1
– Rusak berat: 1 (RSUD Tanjung Pura)

Puskesmas
– Total 32
– Terdampak: 23
– Rusak ringan: 15
– Rusak berat: 4

Pustu
– Total 176
– Rusak ringan: 46
– Rusak berat: 10

Polindes/Pokndes
– Total 200
– Rusak ringan: 60
– Rusak berat: 25

Akibat kerusakan tersebut, seluruh pasien RSUD Tanjung Pura telah dipindahkan ke RSU Putri Bidadari pada 30 November 2025. Untuk sementara, pelayanan RSUD Tanjung Pura dihentikan sampai proses pemulihan memungkinkan layanan kembali dibuka.

Sebagai langkah tanggap darurat, Dinas Kesehatan telah mengoperasikan posko siaga bencana 24 jam melalui PSC 119 untuk memastikan pelayanan medis tetap tersedia bagi masyarakat.

Selama masa darurat, warga telah memperoleh pelayanan kesehatan dari jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat.

Bupati Langkat Harapkan Dukungan Penuh Pemerintah Pusat

Bupati Langkat H. Syah Afandin menjelaskan bahwa banjir memberikan dampak yang besar terhadap sarana kesehatan, terutama kerusakan peralatan medis.

“Sekitar 70 persen alat kesehatan mengalami kerusakan. Kami berharap dukungan penuh dari Kementerian Kesehatan agar layanan kesehatan dapat segera pulih dan masyarakat bisa kembali terlayani dengan baik,” ujar Bupati Afandin.

Bupati juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat melalui kunjungan langsung Wakil Menteri Kesehatan, yang dinilai sangat membantu dalam percepatan penanganan dan pemulihan fasilitas kesehatan di Kabupaten Langkat.

Kunjungan Wamenkes selanjutnya akan dilanjutkan ke sejumlah titik terdampak untuk melihat kondisi lapangan dan menentukan langkah intervensi pemulihan

Selengkapnya
NEWS

Kolaborasi Dengan BNPB, Bupati Syah Afandin Perintahkan Jajaran Untuk Cepat Tangani Banjir Langkat

Jelajahnegeriku.id,Langkat –Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Tanggap Darurat penanganan banjir yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Selasa (2/12/2025). Rapat ini digelar untuk memastikan seluruh langkah penanganan bencana di 16 kecamatan terdampak berjalan cepat, terarah, dan terkoordinasi antara pemerintah daerah, TNI–Polri, serta pemerintah pusat melalui BNPB.

Rapat evaluasi tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan, S.IP, M.Si, Direktur Fasilitas Penanganan Korban dan Pengungsi BNPB Nelwan Harahap, SP, M.Tr, AP, Kabag SDM Polres Langkat Kompol Muhammad Hassan, SH, MH (mewakili Kapolres Langkat), Danramil 07/Stabat Kapten Inf Edi Susanto (mewakili Dandim 0203/Langkat), Sekda Langkat H. Amril, S.Sos, M.AP, para Staf Ahli Bupati, Asisten Setdakab, dan kepala perangkat daerah terkait.

Data Terbaru: 437.480 Jiwa Terdampak, 19.434 Mengungsi

Dalam laporannya, Sekda Langkat H. Amril menyampaikan perkembangan terbaru berdasarkan data sementara dampak banjir per 2 Desember 2025. Banjir masih melanda 16 kecamatan, yakni Brandan Barat, Gebang, Besitang, Babalan, Pangkalan Susu, Pematang Jaya, Sei Lepan, Tanjung Pura, Padang Tualang, Sawit Seberang, Batang Serangan, Stabat, Wampu, Binjai, Hinai, dan Secanggang.

Dari hasil pendataan, tercatat:
– Jumlah kecamatan terdampak: 16 kecamatan
– Jumlah jiwa terdampak: 437.480 jiwa
– Jumlah KK terdampak: 115.979 KK
– Jumlah pengungsi: 19.434 jiwa
– Jumlah korban meninggal dunia: 11 orang

Selain itu, ribuan rumah dan fasilitas umum masih terendam dengan ketinggian air antara 50–200 cm, mengganggu aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah.

Sekda menegaskan perlunya langkah cepat dan terpadu mengingat curah hujan yang masih tinggi.
“Penanganan harus dilakukan segera agar tidak terjadi dampak yang lebih luas,” ujarnya.

Bupati juga menginstruksikan agar pendistribusian logistik dilakukan dengan mekanisme yang jelas dan menyasar daerah yang sulit dijangkau. Selain itu, ia meminta pendataan kerusakan rumah serta fasilitas publik dipercepat sebagai dasar pemulihan pascabencana.

“Pemkab Langkat terus melakukan pendataan, penanganan darurat, serta koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi. Kami berharap dukungan penuh agar pemulihan berlangsung cepat dan tepat sasaran,” ujar Afandin.

BNPB: Keselamatan Rakyat adalah Hukum Tertinggi

Deputi Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, menegaskan bahwa BNPB berkomitmen penuh mendampingi Pemerintah Kabupaten Langkat dalam proses penanganan banjir.

“BNPB akan terus mendampingi pemerintah daerah. Yang terpenting adalah memastikan kebutuhan warga terpenuhi dan penanganan dilakukan sesuai standar, karena keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi,” tegasnya.

TNI–Polri Tambah Kekuatan di Lapangan

Kabag SDM Polres Langkat, Kompol Muhammad Hassan, memastikan personel Polres Langkat siap turun membantu proses evakuasi dan pengamanan wilayah.

“Personel Polres Langkat siap diturunkan kapan saja untuk mendukung pemerintah daerah dalam penanganan banjir ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kapten Inf Edi Susanto mewakili TNI menyampaikan bahwa tim dari Kodim 0203/LKT telah membantu pembukaan akses jalan, evakuasi warga, hingga mendukung operasional dapur umum di daerah yang masih tergenang.

Lima Keputusan Penting Rapat Evaluasi

Rapat tersebut menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang harus segera dijalankan, yakni:
1. Memperpanjang Status Tanggap Darurat selama 14 hari ke depan.
2. Penguatan koordinasi antara posko induk dan posko kecamatan.
3. Percepatan distribusi logistik ke seluruh titik pengungsian.
4. Penambahan personel dan peralatan evakuasi di wilayah yang masih tergenang.
5. Pendataan kerusakan rumah dan fasilitas umum sebagai dasar penetapan masa pemulihan.

Bupati Minta Semua Jajaran Tetap Siaga

Di akhir rapat, Bupati Syah Afandin meminta seluruh unsur terkait untuk tetap siaga dan memaksimalkan tugas masing-masing demi keselamatan masyarakat.

“Semua harus bekerja optimal. Prioritas kita adalah keselamatan warga dan percepatan penanganan bencana ini,” tegasnya.(hj)

Selengkapnya
NEWS

Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Pengunjung

Jelajahnegeriku.id,BAGANSIAPIAPI – Sebagai wujud nyata pelayanan publik dan implementasi slogan Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bagansiapiapi melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pengunjung di area layanan kunjungan Lapas, Rabu (17/12/2025).

Pemeriksaan kesehatan gratis tersebut merupakan bentuk kepedulian Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi terhadap kesehatan masyarakat, khususnya para pengunjung warga binaan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim medis Lapas dengan memberikan layanan pemeriksaan tekanan darah serta pemeriksaan darah meliputi gula darah, asam urat, dan kolesterol.

Dokter Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi, dr. Yeni, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi kondisi kesehatan pengunjung secara dini sekaligus memberikan edukasi kesehatan.

“Melalui pemeriksaan kesehatan ini, kami ingin membantu pengunjung mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini. Apabila ditemukan keluhan, kami berikan obat serta edukasi kesehatan agar dapat menjaga kesehatannya dengan lebih baik,” ujar dr. Yeni.

Selain pemeriksaan kesehatan, pengunjung yang mengalami keluhan juga mendapatkan pengobatan sesuai indikasi medis serta edukasi mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat. Kegiatan ini mendapat respons positif dari para pengunjung yang merasa terbantu dengan layanan kesehatan yang diberikan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang humanis dan berdampak langsung bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat.(fi)

Selengkapnya
NEWS

Ricky Anthony Minta Pemerintah Bantu Warga Kehilangan Rumah Akibat Bencana

Jelajahnegeriku.id,SUMUT –Beragama penderitaan dialami ratusan ribu masyarakat Sumut akibat terdampak bencana banjir bandang dan longsor di sejumlah kabupaten/kota. Termasuk masyarakat Sumbar dan Aceh turut terdampak bencana dahsyat.

Salah satunya, kehilangan rumah beserta seluruh harta benda akibat tersapu bencana banjir dan longsor di akhir 2025 ini.

Pimpinan DPRD Sumut, Ricky Anthony (Bung RA) meminta baik pemerintah pusat dan daerah membantu para warga korban banjir yang rumahnya hilang dalam proses penanggulangan pasca bencana.

“Kita tahu, masyarakat telah sangat menderita pada peristiwa bencana ini. Dari terpisah sampai kehilangan sanak keluarga, hingga harta benda,” ungkap Bung RA, Jumat (12/12/2025).

“Jadi pemerintah tidak boleh membiarkan masyarakat semakin menderita pasca bencana akibat rumahnya yang hilang dibiarkan begitu saja. Pemerintah harus hadir untuk membantu,” tegas Bung RA.

Berikut aturan mewajibkan bantuan pemerintah untuk perbaikan rumah warga yang rusak akibat terdampak bencana alam.

– *Peraturan Pemerintah (PP) No. 21 Tahun 2008*: Pemerintah memberikan bantuan perbaikan rumah masyarakat sebagai stimulan untuk membantu masyarakat memperbaiki rumahnya yang mengalami kerusakan akibat bencana.

– *Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 29 Tahun 2018*: Standar Teknis Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, yang mencakup penyediaan dan rehabilitasi rumah layak huni bagi korban bencana.

– *Peraturan Menteri Sosial (Permensos) No. 20 Tahun 2017*: Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni dan Sarana Prasarana Lingkungan.

– *Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)*: Bantuan stimulan perbaikan rumah rusak berat berwujud akhir rumah tipe 36 dengan standar minimal rumah layak huni/aman bencana/ rumah tahan gempa.

*Jenis Bantuan Di Antaranya:*
– Rehabilitasi rumah rusak ringan sampai sedang
– Pembangunan kembali rumah rusak berat
– Pembangunan baru/ relokasi rumah korban bencana
– Bantuan Akses Rumah Sewa Layak Huni.(hj)

Selengkapnya
NEWS

Ketua NasDem Sumut Minta Menhut Buka Data Perusahaan Perusak Hutan

Jelajahnegeriku.id,SUMUT-Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni didesak segera membuka dan umumkan data pemilik perusahaan dan oknum pembacking pembalakan hutan di kawasan ekosistem Batang Toru.

Desakan tegas ini dari Ketua DPW Partai NasDem Sumatera Utara (Sumut) Iskandar ST pada Jumat (12/12/2025).

Menurutnya, perusahaan pembalakan hutan penyebab bencana banjir bandang dan longsor harus mempertanggungjawabkan perbuatannya baik kepada masyarakat maupun hukum.

Jadi untuk bisa mengadilinya, Menhut wajib membuka data siapa saja pemilik perusahaan dan pihak terlibat lainnya pada praktik deforestasi.

“Kami yakin, kementerian punya data lengkap soal itu. Baik pihak eksternal maupun internal pemerintahan yang terlibat dalam perambahan hutan,” pungkas anggota DPR RI itu.

Ia menegaskan transparansi penegakkan hukum bagi aktor perusak hutan penyebab kesengsaraan ribuan masyarakat merupakan kewajiban dan hak publik di mata hukum.

“Keterbukaan data kepada publik adalah langkah penting memastikan proses hukum berjalan adil bagi masyarakat Sumut,” tandasnya.

Iskandar ST menambahkan, Kementerian Kehutanan melalui Polisi Kehutanan, memiliki tugas dan kewenangan mengawasi aktivitas di kawasan hutan, sehingga data mengenai perusahaan legal maupun ilegal semestinya dimiliki secara lengkap.

Apabila Menteri Kehutanan tidak berani mengumumkan data tersebut secara terbuka ke publik, maka kinerjanya patut dipertanyakan. Berimbas pada dugaan kementerian justru melindungi para mafia kehutanan yang seharusnya diberantas.

Iskandar turut menegaskan langkah pemerintah tidak boleh berhenti pada penyegelan empat perusahaan yang diduga terlibat.

“Paling penting adalah mengumumkan secara jelas siapa pemilik perusahaan dan siapa sebenarnya dalang di balik perambahan hutan Batang Toru,” tegasnya kembali.(hj)

Selengkapnya
1 3 4 5 6 7 12
Page 5 of 12