Jelajahnegeriku.Id, Tanjungpura –Suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Tanjungpura berlangsung meriah pada Senin (27/8/2025). Acara yang digelar berkat kolaborasi Kelurahan Tanjungpura dan Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat ini menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari gerak jalan hingga penampilan drumband. Ratusan warga tampak antusias menyaksikan jalannya rangkaian acara yang digelar di halaman kantor Kelurahan Tanjungpura.
Namun di balik kemeriahan itu, ada momen istimewa yang berhasil mencuri perhatian para pengunjung. Saat penampilan tari persembahan Melayu yang dibawakan oleh siswa-siswi Sekolah Al Ansyar Tanjungpura, suasana menjadi penuh keharuan.
Hj. Endang, istri dari Bupati Langkat Syah Afandin, secara tiba-tiba berdiri dan menyapa salah seorang penari yang memberikan tepak persembahan kepadanya. Dengan penuh kasih sayang, Hj. Endang langsung memeluk erat penari cilik tersebut di hadapan para tamu undangan.
Kejadian itu sontak menjadi sorotan. Banyak warga dan tamu undangan yang mengabadikan momen tersebut dengan ponsel mereka. Suasana kian haru ketika Hj. Endang kembali menghampiri penari itu usai acara, lalu mengajaknya berbincang dengan penuh keakraban.

Dalam percakapan singkat tersebut, terlihat jelas ketulusan seorang Hj. Endang. Senyumnya yang hangat dan pelukan yang erat membuat sang penari kecil tak kuasa menahan air mata. Tangis haru pun pecah di wajahnya.
“Kenapa kamu menangis, Nak?” tanya Hj. Endang dengan lembut. Sambil terisak, penari tersebut menjawab, “Saya harus Bu, tidak pernah saya selama menari diperlakukan seistimewa ini.” Jawaban polos dari penari yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu membuat suasana semakin mengharukan.
Hj. Endang pun kembali memeluk sang penari sembari menghapus air mata yang menetes di pipinya. Sikapnya itu membuat banyak warga yang menyaksikan terharu dan memberikan apresiasi.
Kepada awak media, Hj. Endang mengaku dirinya menaruh perhatian khusus pada anak tersebut. “Anak itu mirip dengan cucu saya, makanya saya spontan memeluknya. Wajahnya begitu adem, apalagi ia membawakan tari yang sangat sakral bagi saya dan juga bagi suku Melayu,” ungkapnya.

Ia menambahkan, momen itu semakin menumbuhkan kecintaannya pada budaya Melayu yang penuh makna. “Ini menambah rasa kecintaan saya kepada Melayu. Budaya ini bukan hanya indah, tapi juga mengandung nilai-nilai luhur yang sangat luar biasa,” ujar Ketua TP PKK Kabupaten Langkat tersebut.
Momen kehangatan antara Hj. Endang dan penari cilik itu kini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Tanjungpura. Banyak warga yang menilai sikap istri Bupati Langkat tersebut sebagai cerminan kesederhanaan, ketulusan, dan rasa cintanya terhadap budaya Melayu.




