close
DAERAHPOLITIK

Hj.Endang: Peran Istri Calon Bupati, Langkat yang Menjadi Simbol Kekuatan Wanita dan Merakyat

Menjelang pemilihan Bupati Langkat yang hanya tinggal beberapa hari lagi, ketegangan politik semakin terasa. Kedua kubu calon bupati saling berlomba-lomba menyampaikan visi misi mereka, berupaya menarik dukungan masyarakat sebanyak-banyaknya untuk menentukan siapa yang akan memimpin Kabupaten Langkat dalam lima tahun ke depan.

Berbagai strategi dan taktik politik digunakan oleh kedua belah pihak dalam upaya meraih simpati publik. Namun, ada sesuatu yang menarik perhatian banyak orang, khususnya di kubu 01. Istri dari calon bupati Syah Apandin, Hj Endang, turut berperan aktif dalam mengkampanyekan suaminya.

Hj Endang, yang dikenal sebagai sosok yang sederhana, ramah, dan penyayang, telah menunjukkan dedikasinya dalam mendampingi perjalanan politik suaminya. Meskipun bukan seorang politisi, Hj.Endang tidak segan-segan turun ke pelosok daerah Langkat untuk bersilaturahmi dengan masyarakat dan memperkenalkan nama Syah Apandin sebagai calon bupati yang layak dipercaya.

Sebagai ibu dua orang anak, Hj Endang dikenal sangat dekat dengan masyarakat, khususnya kaum ibu rumah tangga. Ia menjadi sosok yang mudah diterima oleh berbagai lapisan masyarakat karena kesederhanaan dan ketulusannya dalam berbicara dan berinteraksi dengan orang banyak.

Melalui silaturahmi langsung ke masyarakat, Hj Endang terus menyuarakan dukungan terhadap suaminya. Ia tidak hanya hadir dalam kampanye terbuka, tetapi juga aktif dalam mengunjungi pengajian, majelis ibu-ibu, dan komunitas perempuan di seluruh penjuru Langkat. Peranannya semakin memperkuat posisi Syah Apandin di mata masyarakat yang menilai bahwa ia memiliki pasangan yang tangguh dan mendukung sepenuhnya ambisi suaminya.

Menurut maria Ulfa,Strategi yang dijalankan Hj. Endang sangat tepat, karena ia mampu merangkul kelompok ibu-ibu dan pengajian yang memiliki pengaruh besar dalam menentukan pilihan politik di tingkat lokal. Kehadiran sosoknya di tengah-tengah masyarakat memberikan warna baru dalam pemilihan bupati kali ini.

Ketangguhan dan semangat yang ditunjukkan oleh Hj.Endang semakin memperkokoh citra positif Syah Apandin sebagai calon yang tidak hanya memiliki kapasitas kepemimpinan, tetapi juga didukung oleh seorang istri yang peduli terhadap kesejahteraan rakyat. Sosok istri ini menjadi pelengkap yang kuat dalam perjuangan politik sang suami, ” ucapnya Maria Ulfa. 

Di kalangan masyarakat Melayu Langkat salah satunya Muslim melihat, peran Hj.Endang di samping suaminya sering dibandingkan dengan sosok Masturah, istri dari Sultan Musa, pemimpin Langkat yang sangat dihormati pada masa lalu. Lanjutnya Masturah dikenal sebagai wanita hebat yang mendampingi suaminya memajukan Langkat hingga dikenal di Asia dan mancanegara.

Dibawah kepemimpinan Sultan Musa, Langkat menjadi pusat pendidikan dan agama yang terkenal. Masturah mendatangkan guru-guru dari Arab dan Kairo, serta mengundang ulama-ulama besar untuk mengajarkan ilmu agama di Langkat. Ini mengangkat Langkat menjadi kota pendidikan dan pusat keagamaan di kawasan Asia Tenggara, “ucap Muslim. 

“Sama halnya dengan Masturah, Hj. Endang kini menjadi simbol kekuatan wanita di samping suaminya. Ia tidak hanya mendampingi, tetapi juga aktif terlibat dalam memajukan daerah dan memberikan warna baru dalam dunia politik Langkat. Keberadaannya memberi kesan bahwa pemimpin yang kuat didampingi oleh sosok wanita yang juga tangguh dan peduli terhadap rakyat.

Peran Hj. Endang yang dekat dengan masyarakat Langkat, dianggap sebagai figur yang sangat merakyat. Ia mewarisi sifat-sifat kepemimpinan yang ditunjukkan Masturah, yang dikenal sangat dekat dengan masyarakat. Masyarakat Langkat merasa ada ikatan emosional yang kuat dengan Endang, karena ia tidak hanya sekadar pendamping suami, tetapi juga seorang wanita yang peduli terhadap kemajuan daerahnya, “terang Muslim. 

Maka, tidak mengherankan jika banyak warga Langkat yang semakin yakin untuk memberikan suara mereka kepada Syah Apandin. Karena mereka tahu, di samping calon bupati tersebut ada seorang istri yang tidak kalah hebat dan berperan aktif dalam membangun Langkat. Bagi masyarakat Langkat, dukungan kepada Syah Apandin berarti dukungan kepada sosok wanita hebat yang mendampinginya, “tegas Muslim. 

Tags : langkatSultan azisSultan langkatSultan musaSyah Afandem

Leave a Response