close

Ijra Lubis

NASIONAL

Polres Langkat Tangkap Dua Pria Diduga Pengedar Narkotika jenis Sabu

Jelajahnegetiku.id,Langkat-Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat menangkap dua orang laki laki diduga pengedar narkotika jenis sabu di Dusun I pasar 4 Desa Suka Jadi Kecamatan Hinai Kabupaten. Langkat pada hari Jum’at Tanggal 03 Januari 2025 sekira Pukul 17:00 Wib,

Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, MSi melalui Kasat Resnarkoba AKP Rudi Sahputra, SH, MH, dikonfirmasi pada hari Senin 06 Januari 2025 mengatakan kedua pengedar itu berinisial DS (31) Dusun III Desa Berdikari Stabat Lama Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat dan ES (41) Dusun III Desa Berdikari Stabat Lama Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat.

Dijelaskannya, penangkapan tersebut berawal adanya informasi masyarakat bahwa ada di Dusun I pasar 4 Desa Suka Jadi Kecamatan Hinai Kabupaten. Langkat.

Setelah dilakukan penyelidikan, pada hari Jum’at Tanggal 03 Januari 2025 sekira Pukul 17:00 Wib, Team Opsnal Sat Resnarkoba Polres Langkat menangkap kedua tersangka DS dan ES di Dusun I pasar 4 Desa Suka Jadi Kecamatan Hinai Kabupaten. Langkat.

Kemudian turut diamankan barang bukti berupa 20 (Dua puluh) buah Plastik klip bening kecil yang didalamnya diduga terdapat narkotika jenis Sabu dengan brutto 3,18(Tiga koma delapan belas)Gram, 3(Tiga) buah plastik bening kosong, 1(satu) buah sekop, 1 (satu) buah Hp merk Oppo berwarna hitam, 1 (satu) buah HP merk Vivo berwarna merah, 2 (dua) buah plastik klip bening besar kosong.

Kedua tersangka mengaku pemilik barang bukti yang ditemukan tersebut sehingga kedua tersangka beserta barang bukti diboyong ke ruangan Sat Resnarkoba Polres Langkat.

“Kedua tersangka, DS dan ES sudah ditahan di RTP Mako Polres Langkat,” Pungkas AKP Rudi Sahputra.(hj)

Selengkapnya
NASIONALBUDAYA

Keindahan Kolam Renang Sultan Langkat yang Tertinggal di Tengah Pemukiman Warga

Jelajahnegeri.id,Langkat-Di tengah kehidupan yang penuh keterbatasan pada abad ke-18, ketika informasi dan alat masih sulit didapatkan, Kesultanan Langkat pada masa itu berhasil menunjukkan kemewahan yang luar biasa. Salah satu bukti kejayaan tersebut adalah sebuah kolam renang yang megah dan indah yang dibangun jauh sebelum zaman modern seperti sekarang.

Kolam renang yang kini terletak di Jalan Syehk Muhammad Yusuf, Kelurahan Pekan Tanjungpura, Kabupaten Langkat ini menjadi saksi bisu kebesaran Kesultanan Langkat pada masanya. Meskipun saat ini kolam tersebut sudah tertutup rerumputan dan pohon pisang, bentuk dan ukuran kolam yang masih terlihat kokoh menggambarkan betapa luar biasanya desain yang dibuat pada masa itu. Kolam ini memiliki lebar 40 meter dan panjang 50 meter, menjadikannya sebagai salah satu kolam renang terbesar di jamannya.

Menurut informasi dari Tengku Ony Cucuk Sultan Machmud Sultan Langkat ke-III, kolam renang ini dibangun oleh Sultan Musa dan digunakan khusus untuk keluarga kerajaan serta kerabat terdekat Sultan Langkat. Kolam ini memang memiliki tempat yang sangat istimewa, dengan berbagai fasilitas yang menunjukkan kemewahan pada zaman itu.

Di masa kejayaannya, kolam renang ini menjadi tempat favorit bagi permaisuri dan anak-anak Sultan Langkat untuk mandi. Bahkan sebelum mereka memasuki kolam, permaisuri dan anak-anak Sultan akan mengenakan minyak wangi atau temuah-rempah wangi yang menyebar harum ke seluruh penjuru area sekitar kolam. Hal ini menambah kesan mewah pada suasana di sekitar kolam renang.

Tengku Ony mengenang masa lalu dengan penuh kekaguman, “Bayangkan, kolam renang ini bentuknya begitu indah, bahkan lebih indah dari kolam renang yang ada saat ini yang pernah saya lihat,” ujarnya. Ia menambahkan, bahwa bentuk kolam renang tersebut memiliki empat sisi yang sangat simetris dan bernilai sejarah tinggi, yang sangat sulit ditemukan pada zaman sekarang.

Pada bagian depan dan belakang kolam, terdapat tangga masuk yang semakin memperlihatkan kesan kemewahan dan keindahan kolam tersebut. Di bagian belakang kolam, terdapat sebuah ruang tunggu yang nyaman bagi mereka yang ingin bersantai menunggu para kerabat yang sedang mandi. Semua ini menunjukkan betapa besar perhatian Sultan Langkat terhadap kenyamanan dan kemewahan bagi keluarganya.

“Ini tidak bisa saya bayangkan, betapa hebatnya nenek moyang saya dulu yang dapat berpikir untuk membangun kolam renang yang sampai saat ini masih terlihat mewah, meskipun tidak lagi difungsikan seperti dulu,” tambah Tengku Ony dengan nada penuh kekaguman.

Kolam renang yang dulunya menjadi simbol kemewahan Kesultanan Langkat ini memang mencerminkan kejayaan kerajaan tersebut. Pada masa itu, segala sesuatunya serba terbatas, baik informasi maupun teknologi, namun Sultan Langkat mampu menciptakan sesuatu yang luar biasa dan menjadi kebanggaan pada jamannya.

Tengku Ony juga mengungkapkan, “Dulu ibu saya pernah mandi di kolam ini. Kata ibu saya, kolam ini memiliki kedalaman yang bervariasi, ada bagian yang dangkal untuk anak-anak dan ada juga bagian yang lebih dalam untuk orang dewasa.” Hal ini menunjukkan betapa canggihnya desain kolam renang tersebut, sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan penggunanya.

Kolam renang ini adalah bukti nyata bagaimana Kesultanan Langkat mampu menciptakan kemewahan dan kebesaran meskipun di tengah keterbatasan zaman. Keberadaan kolam ini memperlihatkan seberapa majunya pemikiran Sultan Langkat dalam membangun fasilitas yang tidak hanya bermanfaat, tetapi juga memiliki nilai estetika yang tinggi.

Namun, di balik keindahan dan kemewahannya, kolam renang ini kini terlupakan. “Sayangnya, kolam peninggalan ini tidak dirawat dengan baik dan dibiarkan begitu saja. Rasanya sangat disayangkan, karena ini adalah warisan sejarah yang sangat berharga,” ujar Tengku Ony dengan nada kesal.

Kolam yang dulunya menjadi pusat aktivitas keluarga Sultan Langkat kini hanya bisa dikenang. Masyarakat setempat sering melewatinya, namun tak banyak yang mengetahui sejarah dan keindahan yang tersimpan di balik kolam tersebut. Sebuah simbol kejayaan yang seharusnya dijaga dan dilestarikan agar bisa menjadi bagian dari sejarah yang tak terlupakan.

Kolam renang Sultan Langkat yang terlupakan ini adalah sebuah warisan sejarah yang patut mendapat perhatian lebih, agar generasi mendatang dapat merasakan dan menghargai kekayaan budaya yang pernah ada. Keberadaan kolam ini harus menjadi pengingat akan betapa majunya Kesultanan Langkat di masa lalu, dan betapa pentingnya untuk melestarikan warisan budaya yang telah ada.(hj)

Selengkapnya
NASIONAL

Catatan Akhir Tahun 2024

Peluang dan Tantangan Bisnis Media Lokal

Oleh Ilona Juwita
(Wakil Ketua Umum SMSI Bidang Pengembangan Bisnis dan Digital Media)

Jelajahnegeriku.id-Bisnis media digital di Indonesia bertumbuh secara signifikan selama tahun 2024. Salah satunya ditandai dengan pencapaian ekonomi digital Indonesia yang diperkirakan mencapai Gross Merchandise Value (GMV) sebesar $90 miliar, naik 13% dibandingkan tahun 2023, menjadikannya yang terbesar di Asia Tenggara, berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2024 yang disusun oleh Google, Temasek, dan Bain & Company (Sumber: Google Blog)

Meningkatnya konsumsi konten digital, game, dan layanan streaming menjadi salah satu faktor besar tumbuhnya bisnis media digital, dengan GMV diperkirakan tumbuh 12% dari $7 miliar pada tahun 2023 menjadi $8 miliar pada tahun 2024.

Pertumbuhan ini juga berjalan seiring dengan meningkatnya pengguna internet di Indonesia. Menurut data Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII), jumlah pengguna internet di Indonesia pada awal 2024 mencapai 221 juta jiwa, atau sekitar 79,5% dari total populasi. Angka ini meningkat 2,75% dibandingkan awal tahun 2023.

Meskipun ada pertumbuhan, media digital menghadapi tantangan dalam hal pendapatan iklan dan persaingan dengan platform global. Penurunan belanja iklan perusahaan untuk media massa dan dominasi platform media sosial global menekan pendapatan media lokal. Selain itu, perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) menambah kompleksitas dalam industri ini.

Bagaimana media digital terutama media massa menghadapi tantangan ini kedepan?

Media digital perlu mengadopsi strategi inovatif, seperti memanfaatkan data pengunjung untuk meningkatkan interaksi dan pengalaman pengguna, serta mengembangkan model bisnis yang lebih beragam. Kolaborasi dengan pemerintah dan komunitas lokal juga penting untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan relevansi di era digital.

Pemanfaatan Data Pengunjung perlu diawali dengan membangun infrastruktur teknologi yang memadai. Media perlu mengimplementasikan platform manajemen data pelanggan yang memungkinkan media untuk memiliki database yang lebih terstruktur sehingga memudahkan analisa dan segmentasi. Selanjutnya media perlu melakukan berbagai inisiatif agar dapat mulai melakukan pengumpulan data termasuk salah satunya mendorong pengunjung berinteraksi dengan fitur, form registrasi, konten, dll. Media juga harus memastikan patuh terhadap regulasi hukum privasi terutama bagaimana data pelanggan tersebut akan digunakan. Melalui serangkaian analisis dan segmentasi yang bisa dilakukan melalui data tersebut, media dapat memberikan pengalaman berkunjung yang lebih personal, menawarkan targeting iklan yang lebih presisi, dan penawaran konten premium melalui skema berlangganan.

Skema bisnis berlangganan menjadi salah satu model bisnis baru yang patut dilirik terutama ketika media sudah mampu memastikan kualitas konten yang diproduksi dan pengelolaan data pelanggan yang tepat. Model bisnis ini menjadi salah satu bentuk inovasi media digital untuk memastikan bisnis yang berkelanjutan.

Kolaborasi dengan pemerintah dan komunitas lokal akan mendorong pertumbuhan media digital lebih baik lagi. Pemerintah melalui support infrastruktur digital dan literasi yang lebih luas akan meningkatkan indeks masyarakat digital. Hal ini akan mendorong tumbuhnya kebutuhan akan konten digital yang lebih beragam. Komunitas lokal selanjutnya memiliki peranan penting dalam menghadirkan konten tersebut tentunya dengan pendekatan lokal yang memiliki relevansi lebih baik.

Selengkapnya
PERISTIWANASIONAL

Penemuan Ular Piton Hebohkan Warga Desa Paya Perupuk, Setelah Berhari-hari Pencarian Akhirnya Berhasil Ditangkap

Jelajahnegeriku.id,Langkat-Desa Paya Perupuk, Tanjungpura, digemparkan oleh penemuan seekor ular piton berukuran sekitar lima meter yang sempat tertangkap oleh warga, namun berhasil lepas dan masuk ke dalam saluran got. Penemuan ini membuat warga sekitar merasa resah dan khawatir akan bahaya yang ditimbulkan oleh ular tersebut. Upaya pencarian pun dilakukan dengan intensif guna memastikan ular piton itu bisa ditangkap kembali.

Komando pencarian dipimpin oleh Kepala Desa Paya Perupuk, Muhammad Safari. Kades bersama warga berusaha melakukan berbagai upaya untuk menangkap ular tersebut. Tim pemadam kebakaran dari Kecamatan Tanjungpura pun dikerahkan untuk membantu, namun usaha mereka tidak membuahkan hasil. Bahkan, upaya menggunakan aliran listrik dari PLN Ranting Tanjungpura untuk menyetrum ular yang berada dalam gorong-goring juga gagal. Tidak menyerah, tim pemadam mencoba untuk menyempetot saluran tersebut dengan air dari mesin pemadam kebakaran, namun tetap tidak berhasil.

Kepala Desa Muhammad Safari yang tak ingin menyerah, segera mengumpulkan warga di kantor desa untuk mencari solusi terbaik. Upaya tersebut dilakukan demi mengatasi masalah yang terus membuat warga merasa was-was. Masyarakat pun mulai mencari cara alternatif, dan mereka sepakat untuk melanjutkan pencarian ular itu dengan berbagai teknik lain yang lebih mungkin berhasil.

Pada pukul 2 dini hari, setelah beberapa hari pencarian, warga akhirnya berhasil menangkap ular piton yang bersembunyi dalam gorong-gorong dengan cara Menjerat, ular yang sempat membuat ketegangan di desa tersebut akhirnya berhasil ditangkap tanpa ada korban atau kerusakan lebih lanjut. Keberhasilan ini disambut gembira oleh warga yang merasa lega setelah melalui berbagai upaya yang penuh tantangan.

“Alhamdulillah, setelah sekian lama kami berusaha menangkap ular piton ini, berbagai macam cara sudah kami lakukan. Terima kasih atas kerja sama yang baik dari semua pihak yang terlibat,” ucap Kepala Desa Muhammad Safari, yang tampak lega dan bersyukur atas keberhasilan ini.

Kades juga menyampaikan apresiasi kepada pihak yang telah banyak membantu, seperti petugas pemadam kebakaran Kecamatan Tanjungpura, petugas PLN Tanjungpura, serta masyarakat dari berbagai daerah yang turut serta dalam pencarian ular piton tersebut. Berkat bantuan semua pihak, ular piton yang meresahkan akhirnya dapat ditangkap pada pagi hari setelah melalui perjuangan yang cukup panjang.(hj)

Selengkapnya
NASIONALPARIWISATA

Pos Pengamanan Natal dan Tahun baru polres Langkat. Di Daerah Wisata Bukit Lawang.

Jelejahnegeriku.id,Langkat_Mengantisipasi pengunjung di daerah wisata Internasional. Polres langkat mendirikan pos pengamanan siaga demi kenyamanan para tamu pengunjung di objek wisata Bukit Lawang.

Dari keterangan salah satu anggota personil Pos Pengamanan Bohorok. Senin 30 Desember 2024. Daerah objek wisata bukit lawang, salah satu tempat yang paling banyak di kunjungi wisata mancanegara dan lokal.

Dimana daerah objek Pariwisata Bukit Lawang sudah terkenal akan keindahan alamnya, dan di daerah ini juga terdapat penangkaran orang hutan ( sipanse ).hingga pemandian alami yang sejuk dan jernih.

“Terpisah Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, MSi, Pos keamanan Natal dan Tahun baru yang didirikan oleh Polres langkat ,untuk kenyamanan, dan ketenangan para tamu yang berkunjung ke daerah wisata tersebut. diutamakan. Agar mereka merasa tenang, nyaman , saat berada di daerah wisata Bukit lawang.

Kenyamanan dan ketenangan di wilayah hukum Polres langkat sudah menjadi tradisi sejak dahulu. Mengantisipasi dari gangguan yang tidak di inginkan(Hj)

Editor=ijrah

Selengkapnya
NASIONAL

Catatan Akhir Tahun SMSI Sumut 2024

Membangun Kembali Tatanan Organisasi Pasca Pilkada

Oleh;
Erris J Napitupulu
M. Agus Utama

SERIKAT Media Siber Indonesia – Provinsi Sumatera Utara (SMSI Sumut) wajib menata kembali tatanan organisasi media siber terbesar di dunia, khususnya lingkup Provinsi Sumatera Utara terlebih pasca berakhirnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Pilkada 2024 telah berakhir, menyisakan sengketa di berbagai daerah (Kabupaten/Kota) berujung gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Apapun itu, sosok kepala daerah baru telah terpilih. Mulai gubernur hingga bupati dan wali kota.

SMSI Sumut punya peran dalam pemberitaan di medianya masing-masing, dan harus tetap punya marwah di mata pemimpin daerah, termasuk di tengah-tengah mata publik.

Tak bisa dipungkiri, SMSI secara umum juga mendambakan sosok pemimpin yang mampu mengakomodir kepentingan perusahaan pers. SMSI bukan relawan, apalagi kader politik yang hanya ‘mendukung’ satu dua pasangan calon.

SMSI adalah organisasi perusahaan media siber (online) yang bertugas mengusung Pers Pancasila, sesuai visi misi luhur yang diembannya.

Dalam praktiknya, SMSI juga memiliki ‘pasukan’ yang bernama wartawan yang ditugaskan meliput kontestasi politik tadi (Pilkada), dan di satu sisi kepentingan bisnis media harus tetap berjalan.

Apa hasilnya? SMSI tetap kembali kepada jalur yang semestinya, organisasi perusahaan pers yang lebih punya andil dalam menyiarkan sosok mana yang pantas dan layak memimpin daerah.

Seluruh anggota SMSI yang tadinya berpolitik, harus kembali kepada rumah besarnya sebagai organisasi multi peran, bukan sebagai partai politik!

Marwah SMSI terletak di situ, bukan kader pendukung apalagi simpatisan pasangan calon. Kembali pulang ke rumah!

Sosok pemimpin daerah hasil Pilkada 2024 tadi adalah pilihan masyarakat, suka tidak suka, harus diterima. Terlebih SMSI punya peran khusus dalam membangun citra pemimpin daerah yang kini sudah terpilih dan menunggu pelantikan di panggung pemerintahan.

Bak filosofi Sapu Lidi, media siber anggota SMSI tidak bisa berdiri sendiri, namun jika dirangkai menjadi sebuah ikatan maka sulit untuk dipatahkan.

250 media siber yang tergabung dalam wadah SMSI Sumut sebagai bagian dari 3.000-an anggota di seluruh Indonesia, harus tetap eksis sebagai organisasi yang kokoh, punya visi dan program kerja penting ke depan.

Tujuh tahun kiprah SMSI saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata, sebagai Konstituen Dewan Pers termuda, SMSI telah banyak melahirkan ide-ide pokok yang brilian, dengan pemikiran-pemikiran optimis bagi banyak pihak.

Saat ini, SMSI Sumut telah tumbuh dan berkembang di berbagai kabupaten kota, di antaranya; Kota Tebing Tinggi, Pematang Siantar, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Mandailing Natal, Batubara, Tapanuli Utara, Toba, Samosir, Tapanuli Selatan, Padang Sidimpuan, Labuhanbatu Raya (Labuhanbatu Induk, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara), Kepulauan Nias (Gunung Sitoli, Nias Barat, Nias Utara, Nias Selatan dan Nias Induk), Binjai, Langkat, Asahan, Dairi, Pakpak Bharat, Sedang Bedagai, Tanah Karo, Padanglawas Utara, Deliserdang, hingga Pengurus SMSI Kota Medan.

Sayap organisasi di daerah ini sudah cukup untuk membangun peran dan marwah SMSI lebih menonjol di mata publik, tentunya sebagai organisasi perusahaan pers yang aktif merangkul media siber yang baru tumbuh, berkembang hingga akhirnya menjadi media yang lebih profesional.

Tentunya peran SMSI di situ tak bisa dipungkiri, apalagi SMSI Sumut sukses menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) perdana yang terlaksana di Kabupaten Labuhanbatu, sebagai tuan rumah (SMSI Labuhanbatu Raya). Berkat support penuh SMSI Pusat yang menggandeng Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama).

Selain berperan penting dalam tumbuh kembang perusahaan pers yang aktif di tengah-tengah masyarakat pers, SMSI Sumut pun peduli dengan masyarakat secara umum.

Hal ini jelas terlihat dalam program kerja keagamaan sebagai simbol religius para anggotanya.

Program Ramadhan (Safari Ramadhan), Halal Bihalal, Berbagi Kasih Natal (Safari Natal) pun tak luput dari kinerja SMSI Sumut.

SMSI Sumut pun telah menjalin komunikasi intens dengan SMSI Bali dengan program pertukaran pengelolaan media siber, serta konsep-konsep pariwisata Bali-Sumut yang sangat baik.

Pelatihan Jurnalistik dan diskusi aktif dunia pers siber juga telah berjalan di sejumlah kabupaten di wilayah SMSI Sumut.

Sukses besar Ekspedisi Geopark Kaldera Toba pada momentum Hari Pers Nasional 2023 lalu, terus menjalar hingga di-launching-nya kembali (Launching kedua) Buku Ekspedisi Geopark Kaldera Toba di Medan, setelah sebelumnya di-launching-nya perdana di Jakarta oleh SMSI Pusat.

SMSI Sumut juga aktif mengikuti agenda umum SMSI Pusat di bawah komando Ketua Umum periode ke-2, Firdaus.

Pembentukan Forum Pemred SMSI Sumut yang sudah dalam tahap penggodokan pengurus, mengumpulkan segenap para Pemimpin Redaksi media siber lokal Sumut, menjadi organisasi yang punya taring.

SMSI tak boleh lupa, terus merangkul para pemilik perusahaan pers lokal agar terus berkembang dan terpacu maju dan sukses.

Visi Besar SMSI

SMSI dibangun atas buah pikir wartawan-wartawan senior di tubuh PWI Pusat. Dari sinilah visi misi besar itu terbangun.

Direncanakan atau tidak, tupoksi SMSI jauh lebih luas ketimbang organisasi pers personal.

SMSI tidak hanya wajib memikirkan profesionalisme kewartawanan, namun jauh dari itu, bisnis jasa informasi perusahaan pers siber juga harus menjadi pokok utama dari serangkaian visi misi itu.

Keluarga besar SMSI se-Indonesia dipastikan menghadapi tantangan yang lebih kurang serupa. Mengedepankan pengembangan bisnis jasa informasi media siber.

Di tengah gempuran media sosial yang belum ada aturan pasti, yang semakin menjamur di tanah air, mengharuskan SMSI terus melebarkan sayap konsep bisnisnya. Dengan memanfaatkan jejaring media sosial tentunya.

Belum banyak media siber yang secara total dan optimal menjadikan medsos sebagai perpanjangan tangan dalam penyebaran informasi, bahkan berita itu sendiri sebagai produk jurnalistik murni.

Percaya atau tidak, kala disinggung dalam kontestasi Pilkada 2024 yang baru saja usai, media siber benar-benar receh!

Marwah karya jurnalistik seolah murah harganya, dan para kontestan politik lebih menggemari media sosial ketimbang perusahaan pers yang profesional.

Independensi perusahaan pers (siber) benar-benar ‘diperjualbelikan’.

Sepatutnya, masyarakat pers sudah menyadari hal ini sedari awal. Narasi-narasi kartunis dan lucu-lucuan lebih disukai publik tertentu!

SMSI dari seluruh Indonesia harus menggaungkan kembali semangat Pers Pancasila yang punya nilai, berintegrasi dan kredibilitas tinggi sebagai salah satu Pilar Demokrasi.

SMSI jangan hanya menang kuantitas semata, namun juga punya kualitas tinggi dalam menerbitkan produk-produk jurnalistik tadi.

Buzzer seolah lebih menjual dari pada produk jurnalistik yang bertanggung jawab. Tapi memang itulah fakta dan maknanya.

Inilah zamannya, Marwah jurnalistik diuji dari segala sisi. Prospek masa depan pers siber di banyak daerah masih tertinggal dibanding perusahaan pers yang sekaliber nasional.

Perusahaan pers yang tumbuh dari sumbu kecil sulit bangkit dengan segala macam tetek bengek aturan.

Di sinilah peran besar SMSI, mengalirkan sumbu-sumbu kecil tadi ke objek pelita yang lebih besar, sehingga mampu bersatu menjadi ‘api unggun’ kualitas produk jurnalistik yang lebih marak, terang dan menyinari. (Hj)

Penulis adalah Ketua SMSI Sumut, dan Kabid Pendidikan & Pelatihan SMSI Sumut

Selengkapnya
NASIONAL

Catatan Akhir Tahun 2024:SMSI Memperluas Jaringan Internasional

Oleh: DR. Retno Intani ZA, Wakil Ketua Umum SMSI Urusan Luar Negeri

Jelajahnegeriku.id-SERIKAT Media Siber Indonesia (SMSI) yang berada di kepulauan Negara Kesatuan Republik Indonesia, tidak bisa mengurung diri secara eksklusif, hanya bergaul dengan sesama Indonesia. Pergaulan dan kerja sama internasional harus dijalin.

Indonesia berada di negara perlintasan antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, atau antara Teluk Benggala dan Laut China. Komunikasi internasional antara negara-negara tetangga terdekat tentu ada jalinan hubungan harmonis baik antar orang per orang, hubungan bisnis, organisasi, ataupun antar pemerintah.

Kita bisa lihat secara geografis di sekitar kepulauan Nusantara, ada sejumlah pantai negara tetangga yang berjarak sekitar 2000-an kilometer. Kita lihat ada Malaysia, Brunei, Singapura, Thailand, Filipina, Australia, dan China.

Tentu saja dengan negara-negara yang lebih jauh jaraknya, seperti Korea dan Saudi Arabia. Jalinan kerja sama bisnis dan tukar pikiran, pengetahuan dan pengalaman di bidang yang sama akan terus diperkuat dan diperluas.

Menjalin hubungan kerja sama lembaga/organisasi merupakan agenda penting Ketua Umum SMSI Firdaus untuk memajukan perusahaan pers siber.

Kegiatan Nyata

Urusan Luar Negeri (LN) SMSI 2024-2029, mempunyai agenda penting menggalang hubungan kerja sama intens dengan kedutaan- kedutaan asing.

Hubungan kerja sama
yang aktif dan efektif tentu untuk mewujudkan SMSI berwawasan luas dan berintegritas untuk memajukan bisnis perusahaan pers modern.

Dari sisi keredaksian juga diperlukan kerja sama dengan media-media online di luar negeri, sehingga bisa memperkuat dan menjaga keberlangsungan pers siber yang menyajikan informasi berkualitas, dapat dipercaya, dan
menjadi acuan dalam berbagai bidang.

Dalam menjalankan kegiatannya sejak pelantikan pengurus SMSI 2024-2029 pada bulan
September 2024 hingga Desember 2024, urusan LN meneruskan kegiatan yang telah
dirancang dan dilakukan sebelumnya dengan negara Taiwan.

Bulan Januari 2024, SMSI
menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas terpilihnya Lai Ching-te, dari Democratic Progressive Party menjadi Presiden Taiwan.

Bulan Februari 2024, Steve Chen,
Deputy Taipei Economic and
Trade Office (TETO), dan Morgan Yang, representative press information Taipei Economic and
Trade Office di Indonesia berkenan hadir dan memberi testimoni pada puncak acara Hari Pers Nasional (HPN) yang diselenggarakan SMSI di Ancol, Jakarta.

Kemudian, dalam memperkuat
kerja sama dengan Taiwan, 29 Mei 2024 ketua bidang LN SMSI, Retno
Intani disertai Sekjen SMSI (saat itu) M. Nasir dan Bidang Organisasi Yono Hartono memenuhi undangan
makan siang di Hotel Ritz Carlton, Jakarta. Meskipun tidak ada kesepakatan bentuk kerja sama secara konkret, namun pertemuan tersebut lebih bermakna merawat
hubungan SMSI dan TETO.

Pembicaraan tentang peluang kerjasama dengan TETO tahap awal, saling bertukar pikiran. Bulan September 2024, May Lin, Director Press Information Division
TETO yang baru, beserta Deputy TETO, Steve Chen berkenan hadir pada pelantikan pengurus SMSI Pusat periode 2024-2029 di Hall Dewan Pers.

Dan, untuk tahun ketiga kalinya, urusan LN SMSI menghadiri resepsi Perayaan Hari Nasional
Republic of China (Taiwan) tanggal 8 Oktober yang tahun ini merupakan perayaan ke-113 dengan mengambil tempat di Hotel Borobudur, Jakarta.

Hadir dari SMSI selain Wakil Ketua Umum (Waketum) LN, Retno Intani juga Waketum Pendidikan M Nasir dan Waketum Organisasi Yono Hartono, serta Ketua Bidang LN Henny Murniati.

Pada saat TETO mengundang untuk acara ulang tahun Taiwan Technical Mission ke-48 pada 25 Nov 2024 di Energy Building, dari SMSI hadir diwakili Waketum Organisasi,
Yono Hartono.

Sejak Januari 2024 hingga Desember 2024 ini, Press Information Division TETO
hampir setiap bulan menyampaikan informasi berbagai kegiatan TETO. Media jaringan SMSI pun memberi tempat untuk pemuatan berita kegiatan TETO.

Negara kedua yang dijalin kerja sama dengan SMSI adalah Republik Islam Iran. April 2024, Ketum SMSI Firdaus beserta tim kerja melakukan audiensi di Kedutaan Republik Islam Iran, Jakarta dan di terima langsung oleh Duta Besar Republik Islam Iran, Mohammad Boroujerdi.

Dalam pertemuan audiensi itu dibahas berbagai usulan dan harapan berkaitan dengan kerja sama SMSI – Kedutaan Iran.

Ketika Presiden Iran, Ebrahim Raisi mengalami musibah kecelakaan penerbangan helikopter bulan Mei 2029, Ketua Umum SMSI FIrdaus menyampaikan rasa duka yang mendalam. Tim SMSI diwakili saat itu Sekjen SMSI M. Nasir dan Kabid LN Retno Intani, turut menghadiri tahlilan di Rumah Dinas Dubes Republik Islam Iran.

Pada 12 Agustus 2024, di Kedutaan Republik Islam Iran dilaksanakan penandatanganan kerja sama SMSI-Iran. Penandatangan dilakukan oleh Ketum SMSI Firdaus.

Sedangkan dari pihak kedutaan Iran yang menandatangani Dr. Mohammad Reza Ebrahimi, Konselor Kebudayaan.

Selain kerja sama dengan negara Taiwan dan Iran, SMSI juga tengah menjajagi kemungkinan kerja sama dengan Moslem Institute Pakistan yakni lembaga penelitian
tentang dunia Islam.

Isaf, Humas dari Moslem Institute Pakistan diantar oleh Toni,
wartawan senior atas rekomendasi Ketum SMSI, menemui Waketum LN. Bersama-sama dengan Dewan Penasehat LN SMSI Bunyan Saptomo, Waketum LN Retno Intani menemui Isaf untuk melakukan pertukaran informasi kegiatan dan menjajagi berbagai
kemungkinan kerja sama.

Atas masukan Dewan Penasehat LN SMSI, Bunyan Saptomo,
ada peluang SMSI juga kerja sama dengan Kedubes Kazakstan.
Semoga berbagai kegiatan yang telah dan tengah dirintis, dapat menghasilkan kontribusi
konkret untuk SMSI.

Dan, pada tahun 2025, diharapkan dapat menambah kerja sama dengan negara-negara di kawasan maupun di luar kawasan ASEAN. (Hj)

Selengkapnya
1 66 67 68 69 70 72
Page 68 of 72